Dusun Ujung-Ujung, Jumat (17/7/2026) — Tim KKN-Tematik (KKN-T) 122 Universitas
Diponegoro (Undip) melaksanakan kegiatan penyuluhan dan praktik langsung pemanfaatan Eco Enzyme untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian. Kegiatan ini merupakan realisasi dari program multidisiplin bertajuk “Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga melalui Pembuatan dan Pemanfaatan Eco Enzyme Berbasis Ekonomi Sirkular”, dengan sasaran Kelompok Tani Dusun Ujung-Ujung.
Pengelolaan sampah organik dari sumbernya menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi timbulnya sampah sekaligus meningkatkan pemanfaatan kembali sumber daya. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi Eco Enzyme sebagai salah satu bentuk standar ekonomi sirkular yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun sebagai bahan pendukung dalam kegiatan pertanian.
Kegiatan berlangsung di sela-sela rapat rutin kelompok tani yang bertempat di rumah salah satu anggota kelompok, dan dihadiri oleh sekitar 30 anggota kelompok tani setempat. Perwakilan tim KKN-T 122 Undip turut hadir dan diberi kesempatan untuk menyampaikan materi mengenai pengenalan Eco Enzyme, bahan yang dapat digunakan, proses pembuatannya, serta berbagai potensi pemanfaatannya .
Sebelum pemaparan materi, tim membagikan brosur kepada peserta sebagai bahan pendamping yang dapat digunakan untuk memahami dan mengingat kembali materi setelah kegiatan berlangsung. Materi meliputi cara pembuatan Eco Enzyme secara singkat, serta cara pemanfaatannya untuk kebutuhan rumah tangga, termasuk perbandingan takaran antara air dan Eco Enzyme yang berbeda-beda sesuai kebutuhan penggunaan. Dalam pemaparannya, tim juga menjelaskan berbagai manfaat Eco Enzyme yang bisa dirasakan langsung oleh warga, mulai dari pembersih alami rumah tangga (seperti penghilang bau dan cairan pel lantai), hingga bahan pendukung budidaya tanaman, seperti larutan pendukung pemelihara tanaman dan pestisida alami pendukung. Selain ramah lingkungan, Eco Enzyme juga dinilai lebih hemat karena bisa dibuat sendiri dari sisa sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayur yang masih segar.
Selain pemaparan materi, tim juga mengadakan praktik langsung pemanfaatan Eco Enzyme . Kegiatan praktik dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga memahami penerapan secara langsung. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan terkait pembuatan serta pemanfaatan Eco Enzyme, khususnya dalam konteks kebutuhan rumah tangga dan pertanian.
Antusiasme warga terlihat tinggi, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada tim KKN-T 122 Undip selama sesi berlangsung. Interaksi tersebut menunjukkan ketertarikan masyarakat terhadap alternatif pengolahan limbah organik yang dapat diterapkan secara sederhana dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga maupun lingkungan pertanian.
Ketua Kelompok Tani Dusun Ujung-Ujung, Pak Slamet, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat bagi warga dan berharap pembuatan Eco Enzyme dapat dikembangkan dalam skala yang lebih besar agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, khususnya untuk mendukung kegiatan pertanian di dusun tersebut.
Melalui kegiatan ini, tim KKN-T 122 Undip berharap warga Dusun Ujung-Ujung dapat semakin memahami manfaat pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi Eco Enzyme , sekaligus mendorong penerapan konsep ekonomi sirkular di tingkat masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer




































































