Bogor-Sabtu, 27 Juni 2026 – Human Resource & Development (HRD) elTAHFIDH Indonesia menyelenggarakan kegiatan pengembangan sumber daya manusia Abi Jhon Edy Rahman dalam materinya memberikan “Filosofi Kereta Api dalam Organisasi” sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya kerja, kepemimpinan, dan kolaborasi di lingkungan lembaga. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh elemen organisasi dengan semangat membangun organisasi yang solid dan berorientasi pada pelayanan.
Dalam sesi ini, Abi Jhon mengajak memahami bahwa sebuah organisasi dapat dianalogikan seperti sebuah rangkaian kereta api. Lokomotif diibaratkan sebagai pemimpin yang menentukan arah perjalanan, sementara setiap gerbong melambangkan individu maupun unit kerja yang memiliki fungsi berbeda, tetapi tetap terhubung dalam satu tujuan yang sama. Kereta hanya dapat melaju dengan baik apabila seluruh komponennya bekerja secara selaras, saling mendukung, dan memiliki komitmen terhadap visi organisasi.
Salah satu pembahasan yang menjadi perhatian peserta adalah perumpamaan tentang gerbong yang rusak. Dalam analogi tersebut dijelaskan bahwa ketika satu gerbong mengalami kerusakan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh gerbong itu sendiri, tetapi dapat menghambat bahkan membahayakan seluruh rangkaian kereta. Demikian pula dalam organisasi, ketika ada individu atau unit kerja yang tidak menjalankan perannya dengan baik, kehilangan disiplin, enggan berkolaborasi, atau tidak memiliki komitmen terhadap nilai-nilai organisasi, maka kinerja tim secara keseluruhan dapat terganggu.

Namun, juga menekankan bahwa gerbong yang rusak bukan untuk ditinggalkan atau disalahkan, melainkan harus segera diidentifikasi penyebabnya, diperbaiki, dan dikembalikan agar dapat berfungsi secara optimal. Dalam konteks organisasi, hal ini diwujudkan melalui pembinaan, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan komunikasi yang konstruktif. Apabila setiap permasalahan diselesaikan dengan cepat dan tepat, organisasi akan tetap mampu melanjutkan perjalanannya menuju tujuan yang telah ditetapkan.

Selain itu, peserta diajak memahami bahwa rel melambangkan aturan, budaya kerja, dan nilai-nilai organisasi yang menjadi jalur bagi seluruh anggota dalam menjalankan tugasnya. Stasiun dimaknai sebagai target, capaian, atau visi yang ingin diraih bersama, sedangkan masinis menggambarkan pemimpin yang bertugas mengarahkan perjalanan dengan penuh tanggung jawab. Sementara itu, setiap gerbong memiliki kapasitas dan fungsi yang berbeda, tetapi semuanya sama pentingnya dalam membawa “penumpang”, yakni amanah dan tanggung jawab organisasi.
“Organisasi adalah rangkaian kereta; keberhasilan kita bukan hanya tentang arah sang masinis, tetapi tentang setiap gerbong yang bergerak selaras, saling menjaga, dan penuh tanggung jawab di atas rel yang sama.” — Abi Dr.Jhon Edy Rahman.SH.,M.Kn
Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui diskusi, refleksi, dan penyampaian studi kasus yang relevan dengan dinamika organisasi pendidikan. Para peserta didorong untuk tidak hanya menjadi pribadi yang kompeten, tetapi juga menjadi rekan kerja yang mampu saling menguatkan, saling mengingatkan, dan bersama-sama menjaga agar “rangkaian kereta” organisasi tetap berjalan dengan aman, cepat, dan tepat menuju tujuan.

Melalui kegiatan ini, Human Resource & Development elTAHFIDH Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya organisasi yang profesional, adaptif, dan berkarakter. Filosofi kereta api diharapkan menjadi pengingat bahwa keberhasilan organisasi bukan hanya ditentukan oleh pemimpinnya, melainkan oleh seluruh anggota yang menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab. Ketika setiap “gerbong” berada dalam kondisi terbaiknya, organisasi akan mampu bergerak lebih kuat, lebih cepat, dan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































![Blok M Jadi Surga Nongkrong Gen Z di Jakarta Selatan 37 Kepadatan pengunjung kawasan Blok M
[Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi]](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/06/1000862511-360x180.jpg)







































