Pamekasan – Dua mahasiswa Fakultas Hukum dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM),Ach Fauzan Ramadhan dan Habbeb, sukses menyelesaikan program magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama 50 hari kerja di Bagian Hukum Sekretariat Daerah yang bertempat di Kabupaten Pamekasan. Selama hampir dua bulan tersebut, keduanya terlibat aktif dan menjadi motor penggerak tambahan yang meringankan beban kerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bagian Hukum.
Kedua mahasiswa ini mengungkapkan bahwa pengalaman magang mereka sangat berkesan, terutama berkat bimbingan intensif dari pembimbing lapangan,Ulfatun Nadimah, yang juga dikenal karena dedikasinya dalam memberikan arahan.
Kami merasa sangat diterima dan nyaman bekerja di sini. Tidak seperti anak magang pada umumnya, kami merasa menjadi bagian dari keluarga besar di kantor ini,” ujar Habbeb.
Selama magang, mereka terlibat dalam berbagai tugas termasuk membantu mengoreksi, menguji konsistensi pasal, hingga melakukan proofreading terhadap draf Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) dan Keputusan Bupati. Ketelitian mereka dalam menyisir diksi hukum dan menyelaraskannya dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi (sinkronisasi regulasi) sangat membantu para ASN dalam memangkas waktu asistensi produk hukum tersebut sebelum ditandatangani oleh kepala daerah.
Fauzan dan Habbeb juga berperan penting dalam mempercepat alur birokrasi dan administrasi surat-menyurat kedinasan. Mereka secara aktif membantu para ASN mengawal proses birokrasi dengan mengantarkan Surat Keputusan (SK) yang telah selesai diproses di Bagian Hukum menuju ke ruangan Asisten Daerah untuk mendapatkan telaah lebih lanjut dan disposisi. Kehadiran mereka selama 50 hari kerja ini diakui sangat membantu mempercepat ritme kerja koordinasi antar-bidang di Sekretariat Daerah, sekaligus membuktikan kesiapan mahasiswa UTM dalam terjun ke dunia kerja pemerintahan yang dinamis.
Berbagai kegiatan ini memberikan mereka wawasan praktis yang mendalam terkait hukum administrasi dan pemerintahan.
Dari pengalaman ini, kami banyak belajar tentang pentingnya ketelitian dalam mengelola berkas, karena semuanya berhubungan dengan kepentingan umum. Selain itu, kami juga memperoleh wawasan akademik yang mendukung pemahaman kami di bidang hukum pemerintahan,” ujar Ach Fauzan Ramadhan.
“Pengalaman magang ini benar-benar membuka mata kami terhadap pentingnya kolaborasi, etika kerja, dan profesionalisme di dunia kerja. Kami sangat bersyukur telah diberikan kesempatan untuk belajar dan berkembang di sini,” tambah Habbeb.
Sementara itu, Ulfatun Nadimah , selaku pembimbing lapangan, turut memberikan apresiasi atas dedikasi keduanya selama magang.
Tidak terasa ya, waktu magang kalian sudah selesai. Semoga ilmu dan pengalaman yang kalian dapatkan di sini dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan kalian,” ujarnya.
Program praktik kerja lapangan ini tidak sekadar berfungsi sebagai media pembelajaran empiris, melainkan juga menjadi instrumen strategis dalam membangun sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan rumpun birokrasi pemerintahan. Melalui kerangka program ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan sintesis teori akademis ke dalam tatanan praktis, tetapi juga menginternalisasi secara komprehensif mengenai dinamika tantangan pelayanan publik serta kompleksitas tanggung jawab tata kelola instansi negara.
Dengan berakhirnya program magang ini, Ach Fauzan Ramadhan dan Habbeb berharap ilmu yang mereka peroleh dapat berguna dalam karier mereka di masa depan. Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah membantu selama program berlangsung, terutama kepada Ulfatun Nadimah ,selaku pembimbing lapangan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































