NATAL, 19 Juni 2026 — Setiap pagi sebelum kegiatan belajar dimulai, suara kecil itu hampir selalu terdengar dari sudut ruang kelas taman kanak-kanak di Kecamatan Natal.
“Ummi, MBG datang hari ini?”
Pertanyaan sederhana itu menjadi hal yang paling ditunggu anak-anak sejak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berjalan di TK/PAUD S.A.M. pada Desember 2024. Bagi mereka, momen kedatangan makanan bukan hanya soal makan bersama, tetapi juga bagian dari rutinitas yang selalu mereka nantikan setiap hari sekolah.
Di sekolah ini, sebanyak 73 peserta didik menerima manfaat program MBG. Menu yang disajikan pun berganti setiap hari, mulai dari ayam, telur, hingga makanan kering yang biasanya diberikan pada hari tertentu. Variasi menu ini membuat anak-anak semakin bersemangat menunggu waktu makan tiba.
RI, salah satu guru kelas, mengatakan bahwa sejak awal program berjalan, antusiasme anak-anak sangat terlihat jelas.
“Anak-anak selalu senang. Hampir setiap hari mereka bertanya apakah MBG datang atau tidak,” ujarnya saat diwawancarai pada 19 Juni 2026.
Menurut RI, program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga mengubah kebiasaan mereka di sekolah. Sebelum adanya MBG, tidak semua siswa membawa bekal dari rumah, sehingga terkadang mereka harus berbagi makanan dengan teman lainnya.
Kini, seluruh anak mendapatkan makanan yang sama. Suasana makan bersama menjadi lebih tertib, teratur, dan terasa lebih adil bagi semua peserta didik.
Perubahan juga terlihat pada kedisiplinan anak-anak. Mereka mulai terbiasa mengikuti aturan sederhana, seperti mengantre, menunggu giliran, dan menjaga kebersihan setelah makan selesai.
Selain itu, anak-anak juga dilibatkan dalam kegiatan ringan yang melatih tanggung jawab. Sebagian membantu mengambil wadah makanan, sementara yang lain membantu mengumpulkan dan merapikan kembali perlengkapan setelah digunakan.
“Anak-anak senang ketika dilibatkan. Mereka merasa punya peran kecil yang bisa dilakukan bersama teman-temannya,” kata RI.
Meskipun terlihat sederhana, kebiasaan ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran karakter sejak usia dini. Melalui kegiatan makan bersama, anak-anak belajar disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta pentingnya pola makan bergizi.
Bagi lingkungan pendidikan anak usia dini, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya sekadar menyediakan makanan di sekolah. Lebih dari itu, program ini menghadirkan pengalaman belajar yang nyata dan membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari anak.
Dan setiap kali pertanyaan itu kembali terdengar di pagi hari, “Ummi, MBG datang hari ini?”, tersimpan makna bahwa program ini telah menjadi bagian penting yang selalu mereka nantikan di sekolah.
Narasumber:RI (inisial), Guru Kelas TK/PAUD S.A.M., Kecamatan Natal.
Wawancara:19 Juni 2026.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































