Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana MTsN 6 Bantul mengikuti kegiatan Sosialisasi Penggunaan Buku Teks Utama pada Madrasah yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan ini digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI sebagai bagian dari penguatan kebijakan perbukuan madrasah.
Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Nyayu Khodijah selaku Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya keseragaman dan standarisasi buku teks pelajaran agama sebagai upaya menjaga mutu, arah kebijakan kurikulum, serta penguatan karakter peserta didik madrasah.
Materi utama disampaikan oleh Muchamad Sidik Sisdiyanto, Kepala Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan pada Badan Riset dan Inovasi Nasional. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa ke depan setiap madrasah diwajibkan menggunakan Buku Teks Utama sebagai buku induk pembelajaran agama. Buku ini disusun oleh Kementerian Agama dan telah melalui proses penilaian resmi oleh Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan sehingga terjamin kelayakan isi, kualitas materi, serta kesesuaiannya dengan standar pendidikan madrasah.
Disampaikan pula bahwa regulasi teknis mengenai penggunaan Buku Teks Utama masih dalam tahap pembahasan, termasuk penentuan apakah buku akan diterbitkan dalam bentuk cetak melalui penerbit atau dalam format Buku Elektronik. Pertimbangan efektivitas dan efisiensi menjadi fokus utama dalam pengambilan kebijakan tersebut.
Meskipun demikian, madrasah tetap diperkenankan menggunakan buku teks lain sebagai pendamping, dengan ketentuan buku tersebut memiliki izin resmi dan kejelasan legalitas. Buku Teks Utama dari Kementerian Agama ini telah disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku saat ini, yakni Kurikulum Berbasis Cinta serta pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), sehingga diharapkan mampu memperkuat karakter, spiritualitas, dan kompetensi peserta didik secara holistik.
Waka Sarana dan Prasarana MTsN 6 Bantul menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat penting sebagai dasar perencanaan pengadaan buku dan penyesuaian sarana pembelajaran di madrasah. “Informasi ini menjadi acuan kami dalam menyusun perencanaan kebutuhan buku, baik dalam bentuk cetak maupun digital, agar sesuai dengan kebijakan pusat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 6 Bantul dalam komentarnya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan sosialisasi tersebut. “Kegiatan ini memberikan kejelasan arah kebijakan perbukuan madrasah. Dengan adanya Buku Teks Utama yang telah dinilai secara resmi, madrasah memiliki rujukan yang kuat dan terstandar dalam pembelajaran agama. Kami siap mendukung implementasinya, tentunya dengan mempertimbangkan kesiapan sarana prasarana serta efektivitas penggunaannya di lapangan,” tuturnya.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, MTsN 6 Bantul menunjukkan komitmennya untuk selalu responsif terhadap kebijakan terbaru Kementerian Agama serta terus berupaya meningkatkan mutu layanan pendidikan sesuai dengan regulasi dan perkembangan kurikulum yang berlaku.(jos/ewh)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































