Mahasiswa UBSI Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air Lewat Pengenalan Budaya di Panti Asuhan Mizan Amanah
Dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, Kelompok 5 mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi kebudayaan bagi anak-anak di Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Mizan Amanah Narogong, Bekasi. Kegiatan ini mengusung tema “Mengenal Berbagai Kebudayaan di Indonesia sebagai Bentuk Cinta Tanah Air”.
Kegiatan yang dilaksanakan di Jl. Taman Narogong Indah No. 11 ini dilatarbelakangi oleh pentingnya membentengi identitas bangsa di tengah arus globalisasi. Mahasiswa menilai bahwa anak-anak usia sekolah dasar berada pada tahap yang tepat untuk belajar menghargai perbedaan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa.
Adu Kecepatan Lewat Kuis Rebutan Kelompok yang beranggotakan Desthya Ramadhani Putri, Mary Christine Simbolon, Reva Listy Rahmawati, Salwa Dwi Haniah, Sabrina Nur Fitria, dan Zahra Nurfadillah ini menyampaikan materi yang sangat beragam. Peserta diajak mengenal berbagai aspek budaya, mulai dari:
Rumah adat dan pakaian adat dari berbagai provinsi di Indonesia.
Tarian tradisional serta alat musik khas daerah.
Identifikasi ciri khas kebudayaan lokal untuk memperkuat jati diri bangsa.
Suasana menjadi sangat meriah saat memasuki sesi kuis pertanyaan singkat. Mahasiswa memberikan tantangan berupa soal pilihan ganda mengenai materi yang telah disampaikan. Sistem kuis dilakukan secara rebutan, di mana anak-anak dengan penuh semangat dan kecepatan mengangkat tangan untuk menjawab setiap pertanyaan. Metode interaktif ini sengaja dipilih untuk melatih daya ingat, rasa ingin tahu, serta rasa percaya diri anak-anak.
Manfaat bagi Anak dan Pengajar Selain menanamkan rasa bangga, pembelajaran ini memberikan manfaat nyata seperti meningkatkan wawasan kebangsaan dan membentuk sikap toleran. Dengan mengenal budaya daerah lain, anak-anak dibiasakan untuk bersikap inklusif dan tidak membeda-bedakan latar belakang suku maupun tradisi.
Bagi para mahasiswa, kegiatan ini merupakan sarana melatih kreativitas dalam mengelola kelas dan membangun kepekaan sosial sebagai generasi muda. “Dengan memahami berbagai kebudayaan di Indonesia, kita bisa belajar menghargai perbedaan, menumbuhkan rasa persatuan, serta memperkuat jati diri bangsa,” ujar Reva Listy Rahmawati sebagai perwakilan kelompok.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































