Bantul – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Yogyakarta. Tomzy ArzuLeo, murid kelas XI Program Keagamaan (PK) 1, berhasil meraih Juara 1 Kompetisi Orasi Tingkat Regional Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Selasa (10/06/2025).
Kompetisi yang berlangsung di Gedung Pascasarjana UMY tersebut diikuti oleh pelajar SMA, MA, dan SMK sederajat dari berbagai sekolah di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Pada tahun ini, panitia mengangkat tema “Membangun Peradaban Digital dengan Etika yang Beradab”, sebuah tema yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital.
Dalam penampilannya, Tomzy menyampaikan orasi yang menyoroti pentingnya membangun budaya digital yang sehat melalui penguatan nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab dalam bermedia sosial. Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kematangan karakter agar ruang digital tidak hanya menjadi sarana pertukaran informasi, tetapi juga wadah untuk menebarkan kebaikan, literasi, dan peradaban yang beradab.
Kemampuan Tomzy dalam mengolah gagasan, menyusun argumentasi yang kritis, serta menyampaikannya dengan lugas dan persuasif berhasil memikat perhatian dewan juri. Atas prestasinya tersebut, ia berhak membawa pulang trofi Juara 1, sertifikat penghargaan, dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UMY selaku penyelenggara kegiatan.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa murid madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dalam keterampilan komunikasi publik, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan yang konstruktif untuk menjawab persoalan-persoalan kontemporer.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, H. Edi Triyanto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut.
“Prestasi yang diraih Tomzy menunjukkan bahwa generasi muda madrasah memiliki kapasitas intelektual, keberanian, dan kemampuan komunikasi yang sangat baik. Di era digital saat ini, kemampuan menyampaikan gagasan secara santun, kritis, dan bertanggung jawab merupakan keterampilan yang sangat penting. Saya berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh murid MAN 1 Yogyakarta untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta berani tampil memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga bijak dan berakhlak dalam menggunakannya,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa madrasah akan terus mendukung pengembangan bakat dan minat peserta didik melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik yang mampu membentuk generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Keberhasilan Tomzy ArzuLeo ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus berprestasi, berani berkarya, serta menjadikan nilai-nilai etika dan akhlak sebagai fondasi dalam menghadapi dinamika kehidupan di era digital. Dengan semangat belajar dan kerja keras, murid madrasah mampu menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban. (H.A)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































