SERANG – Di tengah ketidakpastian ekonomi yang masih menghantui banyak keluarga, warga Desa Gosara, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, kini mulai bernapas lega. Mereka tak lagi sekadar mengandalkan pendapatan bulanan tanpa arah yang jelas. Sebab, pada Minggu (17/5/2026), Puluhan mahasiswa dan dosen dari Universitas Pamulang (Unpam) PDSKU Serang turun langsung menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Sosialisasi dan Edukasi Manajemen Keuangan Rumah Tangga yang Efektif”.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Gosara, Jalan Ciptayasa Km 04 itu, dihadiri oleh Kepala Desa Gosara, Saprudin, beserta jajaran perangkat desa. Tak hanya itu, antusiasme masyarakat pun terlihat membeludak. Mereka duduk dengan khidmat sejak pagi, menyimak setiap materi yang disampaikan, dan tak ragu bertanya soal pengelolaan uang keluarga yang selama ini dianggap sepele.

Latar Belakang: Ekonomi Sulit, Literasi Keuangan Rendah
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 tercatat sebesar 5,11%. Angka ini memang menunjukkan tren positif. Namun, di tingkat desa, realitanya tak selalu seindah statistik.
Hasil observasi yang dilakukan mahasiswa Unpam di Desa Gosara menunjukkan fakta mencengangkan: 40 persen penduduk desa masih belum memahami pengelolaan keuangan rumah tangga secara baik. Mereka belum mampu membedakan antara kebutuhan pokok dan keinginan, serta jarang melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran.
“Kami melihat langsung bahwa minimnya literasi keuangan ini berpotensi menjerumuskan masyarakat pada masalah serius, seperti pinjaman online berbunga tinggi hingga utang konsumtif tanpa perencanaan,” ujar Umar Zen, salah satu mahasiswa pelaksana kegiatan.

Solusi Nyata: Dari Teori ke Praktik Harian
Kegiatan PKM ini tak sekadar memberikan ceramah. Tim yang terdiri dari Umar Zen, Allburroh, Ainun Azizah, dan Irsyad Rahmatulloh Husaini, serta didampingi oleh dosen Ratu Anggi Triani, S.M., M.M., merancang sesi interaktif yang aplikatif.
Masyarakat diajarkan:
Cara mencatat pemasukan dan pengeluaran harian dengan metode sederhana.
Menyusun anggaran rumah tangga berdasarkan skala prioritas.
Membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
Menyiapkan dana darurat dan tabungan masa depan.
“Kami tak hanya memberikan teori, tapi juga pendampingan langsung. Kami ingin masyarakat tidak sekadar tahu, tapi mampu menerapkan di rumah masing-masing,” jelas Ratu Anggi Triani, dosen pendamping.
Dampak Positif dan Antusiasme Warga
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh itu menuai respons positif. Peserta terlihat antusias dalam sesi tanya jawab maupun praktik mencatat keuangan sederhana. Salah satu warga bahkan mengaku baru pertama kali mendapatkan pemahaman seperti ini.
“Selama ini saya jarang mencatat pengeluaran rumah tangga. Setelah mengikuti kegiatan ini, saya jadi lebih paham cara mengatur uang keluarga dan menyusun anggaran bulanan,” ungkap salah satu peserta dengan mata berbinar.
Warga lainnya juga mengaku terbantu dengan materi perbedaan kebutuhan dan keinginan. Menurutnya, edukasi semacam ini sangat penting agar pengeluaran tak membengkak di akhir bulan.
Kepala Desa Gosara, Saprudin, turut menyambut baik inisiatif mahasiswa Unpam. “Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan. Karena masyarakat kami sangat membutuhkan pengetahuan praktis seperti ini, terutama dalam menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis,” ujarnya.

Pengabdian yang Berkelanjutan
Ratu Anggi Triani menegaskan bahwa keberhasilan program ini tak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan, melainkan dari sejauh mana ilmu yang diberikan dapat terus dipraktikkan masyarakat.
“Perlu komitmen bersama. Kami di Unpam siap melakukan pendampingan lanjutan jika dibutuhkan. Karena literasi keuangan adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Gosara semakin sadar bahwa mengelola keuangan bukanlah hal yang rumit. Mulai dari catatan kecil di buku, hingga menyisihkan penghasilan untuk tabungan semua bisa dimulai dari langkah sederhana. Yang terpenting, niat untuk berubah dan disiplin menjalankannya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































