Yogyakarta – MAN 1 Yogyakarta mengukuhkan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta Agen Perubahan dalam Rapat Kerja (Raker) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan tersebut dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) di Auditorium Kantor Cabang BSI Sudirman, Lantai 4.
Pengukuhan Tim Zona Integritas menjadi salah satu agenda penting dalam raker sebagai wujud penguatan komitmen madrasah dalam membangun tata kelola yang profesional, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Keputusan penetapan Tim Zona Integritas dibacakan langsung oleh Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd.
Tim Zona Integritas terdiri atas enam bidang kerja yang masing-masing dipimpin oleh seorang koordinator. Wakhid Hasyim, S.Pd.I., M.A. ditetapkan sebagai Koordinator Bidang Manajemen Perubahan. Dra. Endang Sri Utami KWPA, M.Pd. sebagai Koordinator Bidang Penataan Tatalaksana. Muhammad Amin, S.Ag., M.A. sebagai Koordinator Bidang Penataan Sistem Manajemen SDM. Irma Anggraeni, S.E. sebagai Koordinator Bidang Penguatan Akuntabilitas. Latifah Rahmawati, S.Ag., M.Pd. sebagai Koordinator Bidang Pengawasan dan Pemerintahan Bebas KKN. Sementara itu, Apriyata Dzikry Romadhon, S.Pd.I. dipercaya sebagai Koordinator Bidang Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Selain mengukuhkan Tim Zona Integritas, MAN 1 Yogyakarta juga membentuk enam Agen Perubahan yang akan menjadi motor penggerak transformasi budaya kerja di lingkungan madrasah. Agen Perubahan memiliki peran sebagai mediator dalam memperlancar proses perubahan, khususnya dalam mengatasi berbagai kendala yang muncul selama implementasi Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.
Enam Agen Perubahan yang dikukuhkan yaitu Soeprastiyono Nugroho MW, S.Pd., M.Pd.I. dengan program SAJADAH, Masayu Nurul Ana, S.Ant., M.Pd. dengan program PELUK MU, Hilman Abdullah, S.Hum. dengan program SAHABAT UMAT, Putri Luthfiana Khoirun Nisak, Lc. dengan program AR RAHMAN, Galang Romadhon, S.T. dengan program PRIMA MANSA, serta Malya Adzillina Silmi, S.Si. dengan program KOMPAS BESTARI.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar memenuhi tuntutan administrasi, melainkan merupakan upaya membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan.
“Zona Integritas harus menjadi budaya kerja yang hidup di lingkungan madrasah. Seluruh guru dan tenaga kependidikan memiliki tanggung jawab yang sama untuk mewujudkan tata kelola yang bersih, transparan, akuntabel, dan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik maupun masyarakat”, ujar Edi. (mzs)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































