Malang, 21 Juli 2026 — Bagaimana rasanya jika kemampuan berbicara bahasa Arab seseorang bisa dinilai secara otomatis, objektif, dan instan oleh kecerdasan buatan, tanpa harus menunggu koreksi manual dari guru? Pertanyaan itulah yang mendorong tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) merancang penelitian bertajuk “Pengembangan Model BERT Oral Learners sebagai Evaluasi Otomatis Profisiensi untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Arab”. Sebagai gambaran awal dari konsep yang akan dikembangkan, tim telah menyiapkan purwarupa antarmuka bernama LisānAI, yang dapat dilihat publik melalui tautan.
Penelitian ini masih berada pada tahap perencanaan dan akan dilaksanakan secara bertahap dalam skema Penelitian Dana Internal UM. Idenya bermula dari kegelisahan lama di dunia pendidikan bahasa: evaluasi keterampilan berbicara (maharah al-kalam) bahasa Arab selama ini masih mengandalkan penilai manusia yang rentan lelah, memiliki keterbatasan waktu, dan berpotensi bias antarpenilai. Padahal, kemampuan berbicara adalah kompetensi paling menantang untuk dikembangkan sekaligus paling sulit dinilai secara konsisten.
Riset ini digagas oleh Prof. Dr. Nurul Murtadho, M.Pd. sebagai ketua peneliti, bersama dua anggota peneliti, Dr. Abdul Adzim Irsyad, Lc., M.Pd. dan Prof. Dr. Gatut Susanto, MM, M.Pd., serta melibatkan kolaborasi peneliti luar negeri dari Universiti Putra Malaysia yaitu Prof. Dr. Mohd Azidan bin Abdul Jabar. Dua mahasiswa, Muhammad Ahsan Thoriq dan Rozy Zamroni, turut dilibatkan untuk membantu merancang desain antarmuka dan membangun media interaktif LisānAI, agar konsep evaluasi berbasis model bahasa yang kompleks ini dapat ditampilkan secara sederhana dan mudah dipahami pengguna.

Yang membuat rencana sistem ini menarik untuk ditunggu adalah rangkaian fitur yang telah dirancang dalam purwarupa antarmukanya. Pada menu Interaktif Berbicara, pengguna nantinya dapat memilih dialek target evaluasi, tingkat kompetensi, hingga jenis pemeriksa aksen, sebelum merekam suara langsung melalui mikrofon. Sistem akan menampilkan gelombang suara secara visual, mengukur frekuensi dasar dan resonansi akustik ucapan, lalu memetakan hasilnya ke dalam empat parameter penilaian: ketepatan makhraj dan panjang-pendek bacaan, kaidah nahwu-sharf serta kesesuaian gender kata, kekayaan diksi kosakata, dan tempo-kefasihan berbicara dalam satuan kata per menit, lengkap dengan rekomendasi perbaikan yang spesifik dan mudah dipahami.
Selain itu, purwarupa ini juga menyiapkan menu Modul Latihan berisi rangkaian pelajaran kontekstual oral yang akan membantu pengguna memahami kaidah kebahasaan sebelum mencoba evaluasi lisan, mulai dari perbedaan makhraj huruf-huruf tenggorokan, cara membedakan bunyi huruf yang mirip, keselarasan gender kata kerja, penggunaan idhafah dan na’at man’ut, hingga aturan tajwid dan intonasi tanya dalam percakapan sehari-hari. Setiap topik akan dilengkapi frasa latihan berbahasa Arab, transliterasi Latin, dan terjemahan Indonesia, sehingga pengguna dari berbagai latar belakang tetap dapat mengikuti materi.

Secara metodologis, penelitian ini akan menggunakan pendekatan Research and Development yang dipadukan dengan Design-Based Research dan metode quasi-eksperimen, melibatkan sekitar 150 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Penelitian direncanakan berlangsung dalam empat tahap besar, yaitu analisis masalah dan kebutuhan asesmen berbicara, perancangan serta fine-tuning model BERT menggunakan rekaman suara pembelajar, implementasi model melalui desain pretest-posttest pada kelas nyata, hingga evaluasi, refleksi, dan penyempurnaan model berdasarkan temuan lapangan.
Tim menargetkan penelitian ini kelak menghasilkan model evaluasi otomatis yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dengan luaran wajib berupa artikel pada jurnal bereputasi Scopus Q1 ReCALL serta Hak Kekayaan Intelektual atas model evaluasi yang dikembangkan. Publik yang penasaran dapat memantau perkembangan konsep purwarupa LisānAI secara gratis melalui https://lisnai.vercel.app/, sembari menanti rangkaian uji coba yang akan dilaksanakan tim dalam waktu mendatang.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































