Ryan Saputra, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan dan Ketahanan Pangan Gelombang 114 Universitas Hasanuddin, melaksanakan program kerja Pembuatan Peta Rawan Banjir di Desa Wara, Kecamatan Malangke Utara, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Peta ini resmi diserahkan pada Kamis, 14 Agustus 2025 di Kantor Desa Wara dan diterima langsung oleh Kepala Desa Wara sebagai bentuk kontribusi nyata dalam upaya mitigasi bencana.
Desa Wara terdiri dari tujuh dusun, yakni Dusun Teppo, Dusun Layar Putih, Dusun Rakki-rakki, Dusun London Dou, Dusun Labou, Dusun Warinni, dan Dusun Durian Bela. Wilayah ini memiliki kerentanan tinggi terhadap banjir, terutama saat musim hujan. Kondisi geografis yang relatif datar, keberadaan sungai di sekitar desa, serta curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama penyebab banjir.
Bencana banjir di Desa Wara tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga berdampak pada aktivitas sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Melalui pembuatan peta ini, wilayah dengan tingkat kerawanan banjir tinggi hingga sedang berhasil diidentifikasi. “Saya memetakan wilayah rawan banjir berdasarkan data lapangan, wawancara dengan warga, dan pengolahan data spasial,” ujar Ryan.
Peta ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk merencanakan jalur evakuasi, menentukan lokasi penampungan sementara, serta menyusun strategi pencegahan. Selain itu, program ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi warga mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi banjir.
Dengan adanya peta rawan banjir, Desa Wara diharapkan lebih siap, tanggap, dan terencana dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan, foto, gambar, ilustrasi, apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































