Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di MTsN 6 Bantul semakin bermakna melalui kegiatan kokurikuler bertajuk “Berkebun Itu Keren”. Program ini menjadi implementasi langsung materi Pertumbuhan dan Perkembangan pada tumbuhan yang dipelajari siswa di kelas.
Kegiatan berkebun melibatkan seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan pembagian jenis tanaman yang berbeda. Siswa kelas VII menanam terong, kelas VIII menanam tomat, dan kelas IX membudidayakan kangkung. Sebelumnya, para siswa telah melakukan pengolahan tanah, pembuatan bedengan, serta proses penanaman bibit sesuai dengan prosedur yang dipelajari dalam pembelajaran IPA.
Pada Selasa, 3 Maret 2026, kegiatan dilanjutkan dengan perawatan tanaman berupa penyiraman, penyiangan gulma, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan secara terjadwal dan terpantau oleh guru IPA sebagai bagian dari penilaian proyek pembelajaran.
Guru IPA MTsN 6 Bantul menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami teori tentang faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, tetapi juga mampu mengamati langsung proses tersebut di lapangan. Melalui praktik berkebun, siswa dapat melihat pengaruh cahaya matahari, air, unsur hara, serta media tanam terhadap pertumbuhan tanaman.
Selain meningkatkan pemahaman konsep, kegiatan “Berkebun Itu Keren” juga menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan. Siswa terlihat antusias saat melakukan perawatan tanaman, bahkan saling berdiskusi mengenai kondisi daun, tinggi batang, serta pertumbuhan akar tanaman mereka.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono mengapresiasi pelaksanaan kegiatan kokurikuler ini sebagai bentuk pembelajaran kontekstual yang selaras dengan penguatan keterampilan abad 21. Menurutnya, pembelajaran berbasis praktik seperti ini mampu membangun pengalaman belajar yang lebih mendalam dan menyenangkan bagi siswa.
“Kami sangat mendukung kegiatan kokurikuler seperti ini karena siswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga belajar langsung dari alam. Melalui kegiatan berkebun, siswa memahami secara konkret proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Ini adalah pembelajaran yang bermakna dan membekas,” ungkapnya.
Melalui program “Berkebun Itu Keren”, MTsN 6 Bantul berharap siswa tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan hidup (life skills) serta kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dengan belajar dari alam, siswa memahami bahwa ilmu pengetahuan bukan sekadar teori di kelas, melainkan sesuatu yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.(jos/ewh)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































