Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang penuh makna, siswa MTsN 6 Bantul melaksanakan Giat Pesantren Ramadhan selama tiga hari, yaitu pada tanggal 3, 4, dan 5 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang berbeda dari hari biasanya, di mana seluruh siswa mengenakan busana muslim sebagai bentuk penguatan karakter religius dan pembiasaan nilai-nilai Islami di lingkungan madrasah.
Siswa perempuan tampil anggun mengenakan gamis, sedangkan siswa putra mengenakan baju muslim lengkap dengan sarung. Penampilan tersebut mencerminkan semangat kesederhanaan, kerapian, serta kekhidmatan dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan.
Selama tiga hari pelaksanaan, siswa mendapatkan berbagai materi keagamaan yang bertujuan memperdalam pemahaman dan pengamalan ajaran Islam. Materi yang disampaikan meliputi Akidah, Thaharah, Al-Qur’an, praktik dan pemahaman Shalat, Muqodaman, serta Mujahadah. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti dengan penuh antusias oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Pada sesi Akidah, siswa diajak memperkuat keimanan dan memahami dasar-dasar keyakinan dalam Islam. Materi Thaharah memberikan pemahaman tentang pentingnya bersuci sebagai syarat sah ibadah. Sementara itu, pembelajaran Al-Qur’an diisi dengan tadarus dan muqodaman yang dilakukan secara bersama-sama, menciptakan suasana religius yang khusyuk di lingkungan madrasah.
Kegiatan Mujahadah menjadi momen refleksi spiritual bagi seluruh peserta didik untuk meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT serta membentuk karakter yang lebih sabar, disiplin, dan bertanggung jawab.
Rangkaian kegiatan ditutup pada hari Jumat, 5 Maret 2026, dengan pengajian peringatan Nuzulul Qur’an yang menghadirkan tausiyah penuh hikmah, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Momen tersebut menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah antar siswa, guru, dan seluruh warga madrasah.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Pesantren Ramadhan ini bukan hanya kegiatan rutin tahunan, tetapi merupakan sarana pembentukan karakter siswa agar semakin kuat dalam akidah, disiplin dalam ibadah, serta berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama tiga hari ini dapat terus diamalkan, tidak hanya di madrasah tetapi juga di rumah dan di lingkungan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan ini, diharapkan seluruh siswa semakin mencintai Al-Qur’an, memahami ajaran Islam dengan baik, serta tumbuh menjadi generasi yang religius, berilmu, dan berakhlakul karimah.(jos/ewh)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































