Bandar Lampung, 24 April 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Malahayati yang tergabung dalam kelompok 4 mata kuliah sistem transportasi melaksanakan kegiatan edukasi keselamatan penggunaan moda transportasi kepada siswa-siswi SMK Yadika Bandar Lampung pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dan penggunaan moda transportasi yang aman, nyaman, serta bertanggung jawab.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut dibimbing oleh dosen pembimbing, Ir. Amelia Oktavia, S.T., M.T., CST., CSP. Program ini di ikuti oleh 83 siswa SMK Yadika Bandar Lampung menjadi salah satu bentuk pengabdian dan kontribusi mahasiswa Teknik Sipil dalam mendukung terciptanya budaya keselamatan transportasi di kalangan pelajar.
Dalam era mobilitas yang semakin tinggi, siswa sekolah menengah kejuruan merupakan kelompok usia yang cukup aktif menggunakan berbagai moda transportasi, baik kendaraan pribadi, sepeda motor, angkutan umum, maupun transportasi berbasis daring. Kondisi tersebut menuntut adanya pemahaman yang baik mengenai keselamatan berkendara dan etika berlalu lintas guna meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Tim pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa edukasi ini bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai pentingnya keselamatan transportasi sejak usia sekolah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk perilaku disiplin dalam berlalu lintas sehingga para siswa dapat menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab.
“Keselamatan transportasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para siswa bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” ujarnya.
Materi Edukasi Keselamatan Transportasi
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Teknik Sipil Universitas Malahayati menyampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan keselamatan penggunaan moda transportasi. Materi pertama membahas pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sebagai langkah utama dalam mencegah kecelakaan. Para siswa diberikan pemahaman mengenai arti rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, serta pentingnya mematuhi batas kecepatan.
Materi berikutnya menekankan penggunaan perlengkapan keselamatan saat berkendara. Bagi pengguna sepeda motor, penggunaan helm berstandar nasional menjadi hal yang wajib dilakukan. Selain itu, siswa juga diberikan pengetahuan mengenai pentingnya menggunakan jaket, sepatu, serta perlengkapan pendukung lainnya untuk mengurangi risiko cedera apabila terjadi kecelakaan.
Mahasiswa juga menjelaskan bahaya penggunaan telepon genggam saat berkendara. Kebiasaan menggunakan ponsel untuk mengirim pesan, bermain media sosial, atau menerima panggilan ketika mengemudi dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, siswa diajak untuk membiasakan diri fokus selama perjalanan.
Selain keselamatan berkendara, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai penggunaan transportasi umum yang aman. Materi ini meliputi cara memilih kendaraan umum yang layak, menjaga barang bawaan, memperhatikan keselamatan saat naik dan turun kendaraan, serta pentingnya menghormati pengguna transportasi lainnya.
Antusiasme Siswa dalam Mengikuti Kegiatan
Kegiatan edukasi berlangsung secara interaktif dengan metode presentasi, diskusi, tanya jawab, dan simulasi sederhana. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Berbagai pertanyaan diajukan terkait keselamatan berkendara, aturan lalu lintas, hingga pengalaman mereka dalam menggunakan moda transportasi sehari-hari.
Melalui sesi diskusi, mahasiswa memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbagi pengalaman mengenai kondisi lalu lintas yang sering mereka temui di lingkungan sekitar sekolah maupun tempat tinggal. Dari diskusi tersebut diketahui bahwa masih terdapat beberapa perilaku yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari dua orang, dan kurang memperhatikan rambu lalu lintas.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa menekankan pentingnya perubahan perilaku sejak dini. Kesadaran individu dalam mematuhi aturan lalu lintas diyakini dapat memberikan dampak besar terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak pengetahuan baru mengenai pentingnya keselamatan dalam berkendara. Menurutnya, materi yang disampaikan mudah dipahami dan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari para pelajar.
Peran Pendidikan dalam Membangun Budaya Keselamatan
Dosen pembimbing kegiatan, Ir. Amelia Oktavia, S.T., M.T., CST., CSP, menyampaikan bahwa pendidikan keselamatan transportasi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. Pelajar sebagai generasi penerus bangsa perlu dibekali dengan pengetahuan dan kesadaran yang kuat mengenai pentingnya keselamatan sejak dini.
Beliau menjelaskan bahwa tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia produktif dan pelajar menunjukkan perlunya peningkatan edukasi secara berkelanjutan. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi melalui kegiatan penyuluhan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa sehingga mereka mampu menerapkan perilaku berkendara yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab. Keselamatan harus menjadi budaya yang dimulai dari diri sendiri,” ungkapnya.
Pihak sekolah juga menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut pihak sekolah, edukasi keselamatan transportasi sangat penting mengingat sebagian besar siswa menggunakan kendaraan untuk berangkat dan pulang sekolah setiap hari. Kegiatan semacam ini dinilai mampu meningkatkan wawasan serta kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga keselamatan di jalan.
Harapan dan Tindak Lanjut
Melalui kegiatan edukasi keselamatan penggunaan moda transportasi ini, mahasiswa Teknik Sipil Universitas Malahayati berharap para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya diterapkan oleh peserta kegiatan, tetapi juga disebarluaskan kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitar.Kegiatan ini menjadi
salah satu bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter, khususnya terkait budaya keselamatan transportasi. Dengan meningkatnya kesadaran dan pemahaman masyarakat, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan serta tercipta lingkungan transportasi yang lebih aman bagi semua pengguna jalan.
Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Malahayati berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan edukatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kolaborasi berbagai pihak, budaya keselamatan transportasi dapat terus ditanamkan dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda Indonesia. disangkutkan kegiatan ini merupakan peneraparan materi mata kuliah sistem transportasi kepada mahasiswa agar bisa berkontribusi dalam penerapan ilmu yang diberikan dikampus kepada masyarakat khususnya dilingkungan sekolah Yadika.
Tim Pelaksana
Kegiatan ini merupakan tugas Pengabdian Kepada Masyarakat mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Malahayati pada mata kuliah Sistem Transportasi, di bawah bimbingan dosen Ir. Amelia Oktavia, S.T., M.T.,CST..,CSP dengan anggota Kelompok 4 sebagai berikut:
1. Usma annisatul habibah 25110055
2. Nada fatyyah hafidhoh 25110048
3. Intan syifadilah 25110019
4. Ikrar surya qalbi 25110041
5. M. umam ibnu soim 25110010
6. Rafly alfarizi 25110022
7. M. Reyhan al rasya 25110027
8. Agus salim ariga 25110035
9. Galih afriza isaputra 25110038
10. Maulana hasan 25110044
11. Shendi dwi prabowo 25110053
12. M. reza fahyumi 25110062
Malahayati Edukasi Keselamatan Penggunaan Moda Transportasi DIikalanga Siswa-Siswi SMK Yadika Bandar Lampung Sistem Transportasi.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































