Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama empat minggu di Toko Dendo Jersey, salah satu produsen jersey custom terkemuka di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Program ini berjalan di bawah bimbingan langsung Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Shevti Arbekti Arman, S.Kom., M.Kom.
Meningkatnya volume pesanan di Toko Dendo Jersey sempat mendatangkan tantangan manajerial, seperti pelambatan alur kerja konvensional (bottleneck) serta pengelolaan data absensi karyawan yang masih manual berbasis kertas. Guna mengatasi masalah tersebut, Asep mengimplementasikan keilmuan Sistem Informasi melalui tiga program digitalisasi terpadu.
Langkah pertama diawali dengan perancangan Flowchart Alur Kerja visual. Bagan alur ini memetakan prosedur baku operasional toko dari hulu ke hilir—mulai dari tahap penerimaan pelanggan oleh Customer Service, proses desain, cetak kain (printing sublimation), penjahitan, hingga pengiriman barang. Standardisasi visual ini terbukti ampuh menyelaraskan koordinasi dan mencegah tumpang tindih tanggung jawab antar divisi karyawan.
Selanjutnya, untuk memberikan solusi pada pengawasan produksi, dibangun Database Produksi berbasis Cloud Spreadsheet. Melalui sistem ini, setiap divisi di Toko Dendo Jersey dapat memperbarui status pengerjaan pesanan secara real-time. Hasilnya, pemilik usaha (owner) kini dapat memantau jalannya bisnis dan melacak progres pesanan pelanggan dari jarak jauh (remote tracking) tanpa harus selalu hadir di lokasi pabrik fisik.
Tidak hanya menyasar lini produksi, aspek tata kelola SDM juga diperbarui melalui peluncuran Sistem Absensi Digital berbasis Google Form. Dengan fitur pembatasan waktu (timestamp) otomatis, sistem ini tidak hanya meningkatkan kedisiplinan staf, melainkan juga mempermudah owner dalam melakukan rekapitulasi data kehadiran bulanan secara instan dan akurat untuk keperluan penggajian.
“Tujuan utama dari KKN ini adalah menciptakan efisiensi kerja yang nyata bagi karyawan dan kemudahan kontrol manajerial bagi pemilik usaha,” ujar Asep Fathul Mubin saat diwawancarai. Di akhir masa baktinya, Asep juga menyerahkan Projek yang sudah dibuat serta mengadakan sesi pelatihan intensif guna menjamin sistem ini dapat terus beroperasi secara mandiri oleh mitra.
Dosen Pembimbing Lapangan, Shevti Arbekti Arman, S.Kom., M.Kom., memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan luaran KKN ini. Program pendampingan ini diharapkan menjadi bukti nyata kontribusi civitas akademika ITB Ahmad Dahlan Jakarta dalam mewujudkan visi Socio Technopreneur University yang membawa dampak positif bagi kemajuan ekonomi kreatif daerah.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































