sejumlah organisasi melaporkan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ke Kepolisian, Mereka melaporkan JK atas pernyataannya dalam ceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM), menurut mereka ucapan JK dalam forum itu menimbulkan polemik dan keresahan di publik.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Nasional Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Seluruh Indonesia (PENA ISMSI), Fuad B mengatakan bahwa harusnya Pernyataan JK di dalami secara sistematis dan tidak dimaknai secara tergesa-gesa sebagai ujaran kebencian, sebab menurutnya pernyataan JK itu adalah berangkat dari sebuah kondisi sosiologis saat itu bahwa konflik yang terjadi saat itu lebih cenderung soal agama dijadikan tameng untuk melakukan tindakan kriminal
“Saat Konflik itu terjadi, agama dijadikan tameng, ini yang mungkin menurut pak JK harus diwaspadai dengan cara memberikan edukasi terhadap publik soal begitu kompleks jika konflik sara itu terjadi, ini yang harus menjadi pegangan generasi saat ini dan kedepannya bahwa perbedaan keyakinan itu justru harus menjadi perekat persatuan sebagai bagian dari cir khas bangsa kita” kata Fuad di Jakarta, Minggu, (19/4/2026).
Mantan Ketua Ikatan Senat Mahasiswa Ilmu Sosial Politik Indonesia (ILMISPI) sekaligus Alumni FISIP Universitas Bosowa Makassar itu meyakini bahwa JK adalah tokoh bangsa yang selama ini track record sudah diketahui sebagai Tokoh pemersatu yang pernah berperan sebagai Juru damai saat Konflik SARA melanda bangsa ini
“Semua orang tahu kredibilitas dari sosok Pak JK selama ini, beliau sangat berperan aktif saat itu sebagai Tokoh Perdamaian tentunya kaitannya dengan saat ini beliau hanya menyampaikan realita sosial bahwa begitu parahnya konflik SARA sehingga generasi saat ini harus di edukasi agar permasalahan seperti itu tidak akan terjadi lagi kedepannya ” katanya.
Fuad juga memastikan bahwa Polemik pernyataan JK tidak terlalu besar dikonsumsi oleh masyarakat luas, karena publik menilai itu sebagai bagian dari peringatan bahwa konflik SARA sangat berbahaya bagi kehidupan berbangsa, olehnya itu pihaknya meminta persoalan ini agar tidak perlu dibesar-besarkan, sebaliknya masih banyak persoalan rakyat yang seharusnya perlu di sikapi dan dibicarakan
“Banyak persoalan rakyat yang harus kita sikapi ketimbang merespon hal hal beginian, masyarakat juga sudah cerdas menilai itu, sehingga kita harapkan agar wacana tersebut disudahi dan tak perlu dibesar-besarkan ” tutupnya
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































