Senin, 15 Juni 2026 11.00 2 WIB – Perkembangan anak usia dini tidak hanya dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, tetapi juga oleh lingkungan sekolah yang mampu memberikan stimulasi yang tepat. Hal tersebut terlihat dari perkembangan positif yang dialami oleh Said, salah satu peserta didik di (Daycare). sejak tahun 2025.
Berdasarkan hasil wawancara dengan orang tua Said pada kegiatan pelepasan peserta didik, berbagai perubahan positif dirasakan sejak anak mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Orang tua Said mengungkapkan rasa senang, bahagia, dan bangga melihat perkembangan yang dialami anaknya. Menurutnya, Said menjadi lebih mandiri dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari, seperti makan sendiri, memakai pakaian, menggunakan kaus kaki, hingga mengenali jadwal seragam sekolah dari hari Senin sampai Jumat.
Selain itu, kemampuan sosial Said juga mengalami peningkatan yang signifikan. Jika sebelumnya ia cenderung pemalu karena lebih banyak menghabiskan waktu di rumah pada masa awal pandemi Covid-19, kini Said tumbuh menjadi anak yang lebih aktif, percaya diri, dan mudah bergaul dengan teman-teman seusianya.
“Sekarang Said jauh lebih aktif, kreatif, dan sangat antusias ketika pergi ke sekolah. Bahkan, ia lebih senang berada di lingkungan sekolah karena bisa bermain dan belajar bersama teman-temannya,” ujar orang tua Said.
Berbagai kegiatan yang diberikan di (Daycare) juga membantu mengembangkan kreativitas dan keterampilan motorik anak. Kegiatan seperti membuat kerajinan tangan, menyusun daun menjadi kalung, hingga membuat bingkai sederhana menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak. Tidak hanya itu, perkembangan kemampuan bahasa dan sosial emosional Said juga semakin terlihat. Ia kini lebih berani mengungkapkan perasaan senang, sedih, maupun kecewa kepada orang tuanya.
Orang tua Said juga berperan aktif dalam mendukung proses belajar anak di rumah dengan rutin berkomunikasi dengan wali kelas dan mengulang kembali materi yang telah dipelajari di sekolah, seperti hafalan hadis, ayat, dan surat-surat pendek. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan kecil dalam proses tumbuh kembangnya, salah satunya membiasakan Said untuk mandi secara mandiri. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan antusiasmenya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Di akhir wawancara, orang tua berharap Said dapat terus berkembang menjadi anak yang mandiri, berakhlak baik, sopan santun, dan mampu mengikuti pelajaran dengan baik. Kisah perkembangan Said menjadi bukti bahwa kerja sama antara sekolah dan orang tua merupakan kunci utama dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Lingkungan belajar yang positif, didukung pendampingan yang konsisten di rumah, dapat membantu anak berkembang menjadi pribadi yang aktif, kreatif, dan percaya diri.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































