CILEGON – Ditengah menderunya mesin industri baja di Kota Cilegon, sebuah langkah konkret diambil untuk menyiapkan tenaga kerja masa depan yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga tangguh secara mental dan karakter. Jum’at 24 April 2026, tim dosen dari Program Studi Manajemen Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Kota Serang menggelar program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang menyasar siswa-siswi SMK YPW Krakatau Steel Cilegon.
Kegiatan ini berfokus pada satu misi utama: Pengelolaan SDM Siswa untuk Meningkatkan Kompetensi Teamwork dan Time Management.
Tantangan Pascapandemi di Sektor Manufaktur
Latar belakang inisiatif ini bermula dari fenomena “gap kompetensi” yang dirasakan dunia pendidikan pascapandemi Covid-19. Meski fasilitas laboratorium dan bengkel di SMK YPW Krakatau Steel tergolong memadai dan sangat dekat dengan ekosistem industri baja nasional, terdapat kendala serius pada aspek soft skills siswa. Ketergantungan yang tinggi pada gadget untuk hal-hal non produktif telah menciptakan sekat individualisme di antara siswa.
Dampaknya terasa nyata saat praktik lapangan. Koordinasi antar siswa seringkali terhambat, dan manajemen waktu yang buruk membuat ritme kerja menjadi tidak efisien. Padahal, industri baja adalah sektor dengan risiko tinggi (high risk). Di tempat seperti Krakatau Steel, keterlambatan sekian menit atau kegagalan koordinasi dalam tim bukan sekadar masalah administrasi, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan kerja dan keberhasilan operasional manufaktur modern.

Melampaui Teori dengan Experiential Learning
Menyadari bahwa kurikulum soft skills yang bersifat teoritis kurang efektif dalam mengubah perilaku, tim dosen Unpam Serang yang terdiri dari Ria Safitri, S.Sos., M.M., Awan Anhara, S.E., M.E., dan Pebrianti Pawestri, S.E., M.E., menerapkan metode experiential learning.
Metode ini mengajak siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung. Literasi teknologi tidak lagi dipandang sebagai hambatan, melainkan alat manajemen. Strategi yang diterapkan mencakup empat tahapan krusial:
Persiapan Observasi: Siswa diajak mengidentifikasi masalah komunikasi yang sering terjadi saat menggunakan teknologi di lingkungan sekolah.
Simulasi Proyek: Menggunakan platform digital, siswa harus menyelesaikan proyek teknis yang mensyaratkan pembagian tugas yang presisi.
Pendampingan Group Discussion: Dosen bertindak sebagai fasilitator untuk membedah hambatan ego sektoral dalam kelompok.
Monitoring Proyek: Mengajarkan siswa menggunakan perangkat teknologi untuk memantau tenggat waktu (deadline) secara real-time.
Hasil Nyata: Kolaborasi di Atas Individualisme
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan perubahan signifikan pada paradigma berpikir siswa. Melalui simulasi yang ketat, para siswa mulai menyadari bahwa dalam dunia kerja industri, keberhasilan individu tidak akan berarti tanpa keberhasilan tim. Partisipasi aktif dalam diskusi kelompok meningkat tajam, dan penggunaan teknologi dialihkan sebagai media koordinasi tugas, bukan sekadar hiburan pribadi.

“Industri baja membutuhkan disiplin baja pula. Keterlambatan satu orang adalah hambatan bagi seluruh lini produksi,” ujar Ria Safitri dalam salah satu sesi materinya. Ia menekankan bahwa literasi teknologi harus diarahkan untuk mendukung kecepatan kerja (speed) dan ketepatan (accuracy).
Menuju SDM Unggul Cilegon
Kegiatan PKM ini tidak hanya memberikan dampak sesaat. Dengan meningkatnya tanggung jawab dan disiplin waktu, siswa SMK YPW Krakatau Steel kini lebih siap menghadapi standar kerja profesional. Inisiatif dari para dosen Manajemen Unpam Serang ini membuktikan bahwa sinergi antara akademisi dan sekolah kejuruan adalah kunci utama dalam menciptakan SDM yang siap pakai (ready to use).
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini, mengingat tantangan industri masa depan menuntut lulusan yang lincah secara digital namun tetap memiliki integritas dan kemampuan kerja sama tim yang solid. Dengan penguasaan teamwork dan time management yang lebih baik, siswa SMK YPW Krakatau Steel Cilegon kini memiliki modal kuat untuk menjadi aktor utama dalam kemajuan industri nasional.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































