TANGSEL –Wali Kota Tangerang Selatan(Tangsel), Benyamin Davnie menegaskan, bahwa keberadaan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo di Kabupaten Bogor memang menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah, namun hingga kini manfaatnya bagi Tangsel belum terlalu signifikan.
Menurutnya, meski Tangsel mendapat alokasi pembuangan 300 hingga 500 ton per hari, realisasinya saat ini hanya 10 ton per hari.
“Kapasitas ini jelas belum memberi arti besar untuk Tangsel, karena kebutuhan kita jauh lebih tinggi,” kata Benyamin saat ditemui posrakyat.id di Gedung Pemerintah Kota, Serua, Ciputat, Selasa 9 September 2025.
Benyamin menjelaskan, perjanjian kerjasama pengelolaan TPPAS Lulut Nambo telah ditandatangani sejak 2024 lalu bersama Gubernur Jawa Barat dan seluruh bupati/wali kota di provinsi tersebut.
Lebih lanjut, Rencananya, kawasan tersebut akan dikelola dengan sistem Refuse Derived Fuel (RDF) dengan PT Semen Cibinong sebagai penerima. Namun, target operasional penuh baru bisa terealisasi pada 2027.
Meski begitu, lanjutnya lagi, Tangsel mendorong adanya percepatan dengan memanfaatkan opsi sanitary landfill lebih dulu.
“Kalau bisa sanitary landfill didahulukan. Prinsipnya kementerian siap membantu soal perizinan, jadi mudah-mudahan akhir tahun ini atau awal tahun depan bisa mulai jalan,” jelasnya.
Terkait biaya, Benyamin menyebutkan, mekanisme yang akan digunakan adalah sistem tipping fee. Semula biaya per ton ditetapkan Rp125 ribu, namun hasil evaluasi terbaru naik menjadi sekitar Rp 250 ribu per ton.
“Kalau itu sudah keputusan, kami siap,” tutupnya.
Benyamin menegaskan, pihaknya akan terus melaporkan perkembangan ini kepada Gubernur Banten untuk mendorong koordinasi lebih baik antara pemerintah daerah.
Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan sendiri oleh daerah dengan keterbatasan lahan, melainkan memerlukan kerja sama lintas wilayah. (DION)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































