Serang, 15 Juni – Dalam rangka memperoleh informasi mengenai perkembangan anak usia dini, penulis melaksanakan kegiatan wawancara dengan salah satu orang tua siswa yang menitipkan anaknya di Daycare Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada tanggal 15 Juni. Wawancara ini bertujuan untuk mengetahui pandangan orang tua mengenai proses tumbuh kembang anak, pola pengasuhan yang diterapkan di rumah, serta upaya yang dilakukan dalam mendukung perkembangan anak sejak usia dini.
Narasumber dalam wawancara ini adalah seorang ibu berusia 30 tahun yang memiliki anak berusia 3 tahun. Pada usia tersebut, anak sedang berada pada masa golden age atau masa emas perkembangan, yaitu periode ketika kemampuan berpikir, bahasa, sosial, emosional, dan motorik berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, peran orang tua menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi proses tumbuh kembang anak.
Dalam wawancara, penulis mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan pengalaman ibu dalam mendampingi anak sehari-hari. Pertanyaan pertama membahas cara ibu mengatasi anak ketika sedang mengalami tantrum atau sulit diatur. Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana orang tua menghadapi ledakan emosi anak dengan cara yang tepat sehingga anak tetap merasa aman sekaligus belajar mengendalikan emosinya.
Selanjutnya, penulis menanyakan faktor yang menurut ibu paling berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui pandangan orang tua mengenai aspek-aspek yang berperan penting dalam perkembangan anak, seperti pola asuh, lingkungan keluarga, pemenuhan gizi, pendidikan, hingga kasih sayang yang diberikan setiap hari.
Selain itu, penulis juga menanyakan aktivitas yang sering dilakukan ibu bersama anak untuk membantu proses belajarnya. Melalui pertanyaan ini, diharapkan dapat diketahui bagaimana orang tua memberikan stimulasi kepada anak melalui berbagai kegiatan sederhana di rumah, seperti membaca buku bersama, bermain permainan edukatif, menggambar, bernyanyi, bercerita, maupun aktivitas lain yang mampu mengembangkan kemampuan bahasa, motorik, kreativitas, dan interaksi sosial anak.
Kegiatan wawancara ini memberikan gambaran bahwa orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam mendukung perkembangan anak, tidak hanya melalui pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga melalui perhatian, komunikasi yang baik, serta pemberian stimulasi yang sesuai dengan usia anak. Kehadiran orang tua yang aktif dalam proses belajar anak dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan berpikir, serta perkembangan emosional anak secara optimal.
Melalui kegiatan wawancara ini, diharapkan dapat menambah pemahaman mengenai pentingnya kolaborasi antara keluarga dan lembaga pendidikan, khususnya daycare, dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Hasil wawancara ini juga diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus referensi dalam memahami peran orang tua sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak pada masa usia dini.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































