Surabaya — Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dari program Pengabdian kepada Masyarakat Non Reguler 6 Sub Kelompok 7 melaksanakan kegiatan pelatihan pengolahan telur bebek bagi warga RW 08 Kelurahan Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo. Program ini dirancang untuk memperkuat keterampilan usaha ibu ibu PKK sekaligus mendorong terciptanya kemandirian ekonomi keluarga.
Pelatihan ini muncul dari kondisi warga yang selama ini hanya menjual telur mentah tanpa sentuhan inovasi. Melihat peluang pengolahan telur bebek sebagai produk bernilai lebih tinggi, mahasiswa mengajarkan tiga jenis olahan, yaitu telur asin, salted egg sauce, dan kerupuk telur asin. Produk produk ini dipilih karena mudah dibuat, memiliki permintaan pasar yang stabil, dan dapat menjadi peluang usaha rumahan.
Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, praktik langsung, hingga pendampingan desain kemasan dan pemasaran digital. Para peserta diajak mempelajari teknik produksi yang benar, sekaligus memahami pentingnya branding agar produk memiliki daya tarik di pasaran. Warga juga berlatih membuat logo dan kemasan sederhana menggunakan aplikasi digital sebagai bekal membangun identitas produk.
Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan yang cukup signifikan. Peserta mampu menghasilkan olahan dengan kualitas yang lebih baik dan memahami dasar dasar pengelolaan usaha kecil. Tim mahasiswa juga menyiapkan Buku Panduan Pelatihan dan Pengolahan Telur Bebek yang dapat digunakan warga sebagai acuan dalam produksi mandiri.
Berdasarkan analisis sederhana, usaha telur asin dalam skala kecil terbukti memberikan keuntungan yang menjanjikan, sehingga berpotensi berkembang sebagai usaha berkelanjutan. Dampak ini membuka peluang terbentuknya usaha baru berbasis olahan telur bebek di lingkungan RW 08.
Dosen pembimbing, Dr. Estik Hari Prastiwi, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat. Ia berharap warga dapat melanjutkan usaha yang telah dirintis sehingga manfaatnya dapat terasa dalam jangka panjang.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi dan penyusunan rencana pendampingan lanjutan bagi warga yang ingin mengembangkan usaha secara mandiri. Mahasiswa berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain yang memiliki potensi serupa.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































