Sinergi Akademisi: Tiga Lembaga di UTM Rutin Gelar Diskusi Strategis Isu Konstitusi dan Korupsi
BANGKALAN – Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (FH UTM) terus memperkuat iklim akademis dan pengabdian masyarakat melalui kolaborasi lintas lembaga. 2 unit instansi penting di bawah naungan UTM, yakni Pusat Studi Pancasila dan Konstitusi (PUSPAK), Pusat Kajian Anti Korupsi dan Hak Asasi Manusia (PuKAK-HAM), serta lembaga bantuan hukum dibawah naungan FH UTM, Tim Klinik Konsultasi dan Bantuan Hukum (KKBH), secara rutin menyelenggarakan diskusi berkala untuk membedah persoalan hukum terkini.
Kegiatan diskusi ini dirancang sebagai wadah pertukaran gagasan antara dosen, praktisi, dan mahasiswa untuk merespons dinamika hukum nasional yang kian kompleks.
Fokus Utama Diskusi
Diskusi lintas lembaga ini menitikberatkan pada tiga pilar utama yang menjadi konsentrasi masing-masing unit:
- Penguatan Nilai Konstitusi: PUSPAK memimpin pembahasan mengenai harmonisasi kebijakan negara dengan nilai-nilai Pancasila.
- Penegakan HAM dan Antikorupsi: PuKAK-HAM memberikan analisis kritis terkait transparansi pemerintahan dan perlindungan hak-hak sipil.
- Akses Keadilan (Access to Justice): Tim KKBH membawa perspektif praktis dari lapangan, terutama terkait kendala masyarakat dalam mendapatkan bantuan hukum.
Wujud Implementasi Teori ke Praktis
Perwakilan dari Tim KKBH FH UTM menyampaikan bahwa diskusi ini bukan sekadar wacana teoritis di ruang kelas. “Hasil dari diskusi rutin ini seringkali menjadi landasan bagi kami dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat luas, sehingga bantuan hukum yang diberikan lebih tepat sasaran,” ungkapnya.
Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas internal, output dari diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan (policy paper) yang dapat disumbangkan kepada pemerintah daerah maupun pusat.
Membangun Budaya Kritis Mahasiswa
Keterlibatan aktif mahasiswa dalam diskusi ini juga menjadi prioritas. Dengan berinteraksi langsung dengan para ahli di PUSPAK dan PuKAK-HAM, mahasiswa diharapkan memiliki nalar kritis yang tajam dan integritas moral yang kuat sebelum terjun ke dunia profesional.
Rangkaian diskusi rutin ini membuktikan komitmen FH UTM untuk tidak hanya menjadi “menara gading”, tetapi menjadi institusi yang hadir memberi solusi atas problematika hukum yang dihadapi bangsa.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































