TANGSEL– Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan mengajak, seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal arus informasi digital yang sehat bagi anak-anak dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026.
Hal tersebut, disampaikan Pilar usai memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional Mei 2026 dirangkaikan dengan Hari Kebangkitan Nasional, di Gedung Pusat Pemerintah Kota (Puspemkot), Serua, Ciputat, Rabu
Pilar menyampaikan, pidato Menteri Komunikasi dan Digital terkait penguatan PP Tunas sebagai benteng perlindungan anak dari dampak negatif arus informasi digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital saat ini memberikan dua sisi berbeda bagi masyarakat, yakni dampak positif dan negatif.
Karena itu, lanjut Pilar, Pemerintah Pusat melakukan langkah pembatasan dan penguatan pengawasan agar anak-anak tetap mendapatkan informasi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang mereka.
“PP Tunas ini harus diimplementasikan oleh pemerintah daerah dan juga disosialisasikan oleh seluruh ASN kepada masyarakat. Tujuannya agar anak-anak sebagai penerus bangsa mendapatkan arus informasi yang baik,” kata Pilar.
Selain membahas perlindungan anak di era digital, Pilar juga memberikan, apresiasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memperoleh penghargaan di bidang kearsipan.
Pilar menilai, pengarsipan menjadi bagian penting dalam tata kelola pemerintahan karena seluruh proses kerja, pertanggungjawaban, hingga evaluasi kinerja bergantung pada data dan dokumen yang tersusun dengan baik.
“Kita bekerja berdasarkan data. Semua harus teratur, melalui kajian dan catatan yang tertulis. Itu tidak akan berjalan tanpa pengarsipan yang baik,” terangnya.
Pilar menambahkan, saat ini digitalisasi kearsipan juga terus diperkuat melalui pemanfaatan bank data yang telah dimiliki pemerintah daerah agar dapat digunakan secara maksimal oleh seluruh OPD.
Selain itu, Pilar berpesan, kepada seluruh ASN agar bekerja secara profesional dan menjaga integritas, terutama dalam hal pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah.
Maka itu Pilar mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini membutuhkan kehati-hatian serta tanggung jawab penuh dari seluruh aparatur pemerintah.
“Pertanggungjawaban keuangan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya dan jangan pernah bermain-main dengan hal tersebut,” tutupnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































