CIAMIS, (15 JUNI 2026) – Sebagai bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian alam dan pengembangan sektor pariwisata daerah, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Galuh (Unigal) menggelar kegiatan kemahasiswaan di lokasi wisata Leuwipamipiran pada Senin (15/06). Objek wisata alam yang menyuguhkan pesona sungai jernih dan kesejukan vegetasi hutan ini terletak di kawasan hutan yang dikelola secara lestari oleh Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ciamis.
Destinasi wisata Leuwipamipiran sendiri merupakan salah satu wujud nyata dari program perosotan kolaborasi atau sinergi pengelolaan berbasis masyarakat. Lokasi ini dikelola bersama secara harmonis antara Perum Perhutani KPH Ciamis dengan Kelompok Masyarakat Bubuayligar. Kehadiran para mahasiswa dalam agenda ini diharapkan mampu memberikan stimulus positif dan inovasi baru bagi optimalisasi potensi wisata lokal.
Menanggapi inisiatif tersebut, Administratur Perhutani/KKPH Ciamis, Tofik Hidayat, melalui Kepala Sub Seksi (KSS) Komunikasi Perusahaan, Yoyo Hidayat, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus dan anggota BEM Unigal. Pihak manajemen menilai bahwa keterlibatan aktif elemen akademisi, khususnya generasi muda, sangat krusial dalam menjaga sekaligus mempromosikan destinasi wisata berbasis lingkungan (ekowisata).
“Kami dari jajaran manajemen Perhutani KPH Ciamis sangat mengapresiasi langkah konkret dan kontribusi yang ditunjukkan oleh rekan-rekan BEM Unigal hari ini. Kepedulian mereka terhadap wisata Leuwipamipiran yang berada di kawasan hutan merupakan bukti bahwa mahasiswa tidak hanya fokus padaakademik, tetapi juga peka terhadap potensi lingkungan sekitar dan pemberdayaan masyarakat lokal,” ujar Yoyo Hidayat saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.
Dalam kegiatan ini, sinergi di lapangan terlihat sangat erat. Perwakilan mahasiswa bersama petugas eksekutif lapangan dari Perhutani serta anggota Kelompok Bubuayligar bergotong-royong melakukan penataan estetika lokasi wisata. Salah satu fokus utama kegiatan adalah pemasangan papan edukasi dan himbauan lingkungan bermaterial kayu yang estetik dan ramah lingkungan.
Papan penunjuk dan himbauan tersebut memuat pesan-pesan penting bagi para pelancong, di antaranya adalah pesan tegas yang dikemas unik dan humanis: ‘Cukup Kamu yang Ditinggal, Sampah Jangan’, dilanjutkan dengan pesan keselamatan, ‘Nikmati Alamnya, Tapi Tetap Jaga Keselamatannya’, serta peringatan mitigasi bencana lokal seperti ‘Jika Hujan Segeralah Naik’. Langkah edukatif ini diambil demi memastikan para wisatawan yang datang ke Leuwipamipiran dapat menikmati liburan dengan aman tanpa merusak keasrian ekosistem hutan sekitarnya.
Dengan adanya kegiatan kolaboratif ini, diharapkan kawasan wisata alam Leuwipamipiran semakin dikenal luas oleh publik, memiliki manajemen keselamatan pengunjung yang lebih terstruktur, serta mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar hutan secara berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































