BANYUWANGI — Di tengah tren membangun citra diri di media sosial, seorang pelaku usahakecil sekaligus content creator asal Banyuwangi, Yasir Jakalba, menilai banyak orang kelirumemahami arti personal branding.
Menurut Yasir, personal branding kerap disalahartikan sebagai upaya tampil sempurnadengan foto menarik dan kata-kata motivasi. Padahal, kata dia, inti dari personal brandingjauh lebih sederhana sekaligus lebih sulit dijalankan.
“Personal branding itu bukan topeng yang kita pakai, tapi bayangan yang mengikuti setiaplangkah kita. Ia adalah reputasi yang kita ulang terus-menerus sampai orang lain hafal siapakita bahkan sebelum bertemu,” ujar Yasir.
Pengalaman itu, menurutnya, ia pelajari langsung dari lapangan. Sebagai pemilik usahagorden yang mempekerjakan belasan karyawan, ia menyadari bahwa pelanggan tidakmembeli dari logo, melainkan dari orang yang mereka percaya.
“Ketika pelanggan yakin saya jujur soal ukuran, jujur soal bahan, dan tidak menghilangsetelah barang dibayar, kepercayaan itu menempel pada nama saya. Itulah brand yangsesungguhnya — bukan yang kita klaim, tapi yang orang lain rasakan,” tuturnya.
Yasir menilai prinsip lama itu tidak berubah di era digital, hanya panggungnya yangmembesar. Jika dulu reputasi menyebar dari mulut ke mulut di satu kampung, kini satu videobisa membentuk kesan ribuan orang dalam semalam. Kondisi itu, menurutnya, adalah kabarbaik sekaligus jebakan.
“Banyak yang tergoda membangun citra yang tidak mereka miliki isinya. Konten pertamamungkin menipu, tapi konten kesepuluh akan membongkarnya,” kata dia.
Ia menyarankan siapa pun yang ingin membangun nama untuk memulai dari kejujurantentang siapa dirinya hari ini, bukan siapa yang ingin terlihat. Menurut Yasir, orang tidakjatuh cinta pada kesempurnaan, melainkan pada konsistensi.
“Kalau orang sudah berkata ‘soal ini tanya dia saja’, kalimat itu lebih berharga daripadaribuan pengikut yang tidak percaya apa pun,” pungkasnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































