Mahasiswa Pengabdian masyarakat (PM) Reguler 29 Sub Kelompok 2 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Guru Aktif, Anak Kreatif: Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Alat Permainan Edukatif (APE) bagi Guru TK di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.” Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun modul ajar yang kreatif sekaligus mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran yang menarik bagi anak usia dini.
Program diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan guru dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi, masih ditemukan keterbatasan dalam penyusunan modul ajar, minimnya penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE), serta kurang optimalnya pemanfaatan media pembelajaran yang mampu meningkatkan partisipasi peserta didik. Kondisi tersebut menjadi dasar penyusunan program pelatihan dan pendampingan bagi guru TK di Desa Lasem.
Dalam pelaksanaannya, para guru memperoleh materi mengenai penyusunan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka, konsep pembelajaran aktif, serta strategi pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE) sebagai media belajar yang menyenangkan. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik penyusunan modul ajar dan simulasi penggunaan berbagai media pembelajaran yang telah dikembangkan oleh tim mahasiswa.
Berbagai inovasi media pembelajaran diperkenalkan dalam kegiatan ini, di antaranya banner permainan ular tangga edukatif, video pembelajaran interaktif, platform Wordwall, serta worksheet edukatif yang dirancang sesuai karakteristik anak usia dini. Media tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan sehingga peserta didik lebih mudah memahami materi pembelajaran.
Tidak hanya memberikan pelatihan, mahasiswa KKN juga mendampingi guru saat menerapkan modul ajar dan media pembelajaran di dalam kelas. Pendampingan dilakukan untuk memastikan guru mampu mengimplementasikan metode pembelajaran kreatif secara mandiri serta memperoleh masukan terkait pengelolaan kelas dan teknik penyampaian materi.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri guru dalam menyusun modul ajar serta menggunakan media pembelajaran berbasis APE. Guru mulai menerapkan metode belajar sambil bermain (learning by playing), sedangkan peserta didik terlihat lebih aktif, antusias, berani menjawab pertanyaan, serta mampu bekerja sama dengan teman selama proses pembelajaran berlangsung.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim mahasiswa menyerahkan modul ajar, media pembelajaran, serta panduan penggunaan APE kepada pihak sekolah agar dapat dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar secara berkelanjutan. Diharapkan, inovasi pembelajaran yang telah diperkenalkan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Desa Lasem dan menjadi inspirasi bagi guru untuk terus mengembangkan pembelajaran yang kreatif serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Oleh : Maurheen Queena Hamada dan Muchammad Rizal, S.Psi., M.Psi.
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer
































































![Blok M Jadi Surga Nongkrong Gen Z di Jakarta Selatan 53 Kepadatan pengunjung kawasan Blok M
[Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi]](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/06/1000862511-360x180.jpg)







