Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Sub Kelompok 2 sukses mengimplementasikan program Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa pemasangan sistem penerangan berbasis panel surya di Desa Raci Kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Program ini difokuskan pada area tempat penyimpanan pupuk guna mendukung keamanan dan kelancaran aktivitas petani maupun pembudidaya tambak pada malam hari.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang bulan Juni hingga Juli 2026 ini dilatarbelakangi oleh kondisi minimnya pencahayaan di area vital tersebut. Berdasarkan hasil observasi tim mahasiswa yang terdiri dari Adhitya Ferry Firmansyah, Siti Alimaturrohmah, Edo Hendrawan Putra Irnanto, dan Jifanti Rahmadana Putri, kegelapan di sekitar gudang pupuk meningkatkan risiko kecelakaan kerja dan kerawanan terhadap gangguan keamanan fasilitas.
“Kami melihat area penyimpanan pupuk sering digunakan warga pada malam hari untuk pengambilan stok dan pengawasan, namun terkendala jarak pandang yang terbatas,” ujar salah satu anggota tim pelaksana. Penggunaan listrik konvensional juga dianggap memberatkan mitra karena adanya biaya operasional tambahan, sehingga solusi energi terbarukan menjadi pilihan yang paling efisien.
Teknologi yang diterapkan adalah unit Solar Street Light All in One berdaya 16W yang mengintegrasikan panel surya, baterai, dan lampu LED dalam satu perangkat. Sistem ini bekerja secara otomatis dengan sensor cahaya yang akan menyalakan lampu saat malam hari selama 10-12 jam setelah melakukan pengisian daya selama 6-8 jam di siang hari.
Ketua Tim Pengusul, Achmad Naufal Irsyadi, S.Hum., M.Li., menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung indikator kinerja utama perguruan tinggi melalui pengabdian masyarakat. Selain pemasangan fisik, tim juga memberikan edukasi dan menyerahkan buku panduan pemeliharaan sistem kepada mitra.
“Harapan kami, masyarakat Desa Raci Kulon dapat merawat fasilitas ini secara mandiri agar manfaatnya berkelanjutan. Program ini bisa jadi percontohan bagi desa lain untuk memanfaatkan energi matahari sebagai solusi infrastruktur yang hemat biaya dan ramah lingkungan,” jelasnya.
Keberadaan lampu tenaga surya ini disambut baik oleh pemilik fasilitas dan warga sekitar. Kini, area penyimpanan pupuk yang sebelumnya gelap gulita telah memiliki visibilitas yang memadai, sehingga aktivitas pertanian di Desa Raci Kulon tetap produktif tanpa rasa khawatir akan masalah keamanan di malam hari.
#UntagSurabaya #KitaUntagSurabaya #KKNUntagSurabaya #UntagSurabayaKeren #SolusiTepatGunaKKN2026 #SolarPanel #RaciKulon #Gresik #SubKelompok2
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































