GRESIK — Guna memperkuat ketahanan keluarga dan meminimalisasi dampak kelelahan emosional akibat beban peran ganda, tim mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya sukses menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Gresik. Kegiatan psikoedukasi bertajuk “Ibu Bahagia, Keluarga Harmonis: Pengelolaan Stres dan Keseimbangan Emosi” ini menyasar puluhan kader penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Program intervensi sosial ini dijalankan secara kolaboratif oleh tim mahasiswa lintas program studi (Psikologi, Ekonomi Pembangunan, dan Teknik Sipil) Untag Surabaya yang beranggotakan Deviany Iqlima Aisyah R, Ayu Nur Azizah, Ibra Amazil, dan Arrezel Dzakiy Putra D. Pelatihan diinisiasi sebagai respons nyata terhadap tingginya kerentanan stres psikologis harian yang kerap dihadapi kaum ibu di lingkungan domestik maupun sosial. Perwakilan tim mahasiswa, Deviany Iqlima Aisyah R, mengungkapkan bahwa tuntutan peran ganda menjadi pemicu utama menurunnya kesejahteraan mental perempuan di tingkat pedesaan. Selain harus menyelesaikan seluruh urusan rumah tangga dan pola asuh anak, para ibu juga aktif dalam berbagai agenda sosial kemasyarakatan. “Jika tumpukan tekanan emosional ini dibiarkan tanpa adanya mekanisme pengelolaan (coping) yang sehat, kestabilan psikologis ibu akan terganggu. Hal ini secara langsung dapat merusak keharmonisan interaksi antaranggota keluarga,” jelasnya di lokasi kegiatan. Guna mengatasi persoalan tersebut, tim mahasiswa Untag Surabaya menerapkan metode intervensi psikoedukasi interaktif. Tidak sekadar memaparkan materi teoretis, puluhan ibu PKK yang hadir juga diajak secara langsung mempraktikkan keterampilan klinis sederhana untuk meredakan ketegangan psikologis. Beberapa di antaranya meliputi latihan pernapasan dalam (deep breathing), metode jeda pengondisian emosi (time-out sehat), hingga rekonstruksi dialog batin melalui penguatan self-talk positif. Efektivitas program pengabdian ini dibuktikan melalui pengukuran ilmiah pra-tindakan (pre test) dan pasca-tindakan (post-test) menggunakan analisis statistik Paired Samples T-Test terhadap 31 responden. Hasil olah data menunjukkan lompatan pemahaman kompetensi psikologis peserta yang sangat signifikan, yakni dari nilai rata-rata awal sebesar 81,94 meroket hingga mencapai 96,77 setelah intervensi diberikan, dengan tingkat signifikansi mutlak (p = 0,001). Respons positif pun datang dari para peserta di lapangan. Salah satu perwakilan pengurus PKK Desa Asempapak menyampaikan rasa syukur dan menyambut baik kehadiran rekan-rekan mahasiswa dari Untag Surabaya. Menurutnya, pelatihan ini membuka mata para ibu bahwa merawat kesehatan mental diri sendiri bukanlah tindakan yang egois, melainkan modal utama agar kami bisa mengasuh anak dan mendampingi suami dengan suasana rumah yang tenang dan damai. Sebagai wujud nyata dari keberlanjutan program, tim mahasiswa Untag Surabaya juga menyerahkan secara simbolis cetakan produk inovasi berupa Modul Pengelolaan Stres dan Regulasi Emosi kepada pihak perangkat desa dan pengurus PKK. Modul praktis ini diproyeksikan menjadi buku panduan mandiri bagi para kader untuk disosialisasikan secara meluas pada rapat-rapat rutin bulanan warga di tingkat RT dan RW. Pasca-pelatihan ini, tim mahasiswa juga berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan berkala secara daring melalui grup koordinasi kader PKK guna memastikan bahwa keterampilan manajemen stres yang telah diajarkan dapat benar-benar dipraktikkan secara konsisten dalam kehidupan sehari hari. Melalui keberhasilan program ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental perempuan di tingkat akar rumput semakin meningkat. Misi pembentukan karakter generasi masa depan yang unggul kini dapat diawali dari langkah nyata para mahasiswa dalam menciptakan iklim emosional rumah tangga yang bahagia dan harmonis.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































