Hari Anak Nasional: Puteri Anak Indonesia Audellya Ambara Harsono Hadiahkan Ratusan Buku Bahasa Inggris untuk Anak Pesisir
Momen Hari Anak Nasional (HAN) menjadi ruang refleksi sekaligus aksi nyata bagi Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2025, Audellya Ambara Harsono. Dalam upaya meningkatkan literasi di kawasan pesisir, Audellya menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan buku berbahasa Inggris kepada anak-anak nelayan di Taman Anak Pesisir, Jakarta.
Buku-buku edukatif tersebut dibawa langsung oleh Audellya dari Amerika Serikat melalui program dedikatif bertajuk Books of Hope. Langkah ini sengaja ia gagas bersama pendiri Taman Anak Pesisir, Bang Aceng, untuk menyalakan asa dan membuka cakrawala dunia bagi anak-anak yang tinggal di wilayah pesisir pantai.

Putri kedua dari pasangan Reza Antartika Harsono dan Febrina Ayulestari Wuisan ini mengungkapkan bahwa pemilihan Hari Anak Nasional bukanlah tanpa alasan. Baginya, momen nasional ini merupakan waktu yang paling tepat untuk memberikan apresiasi tertinggi bagi seluruh anak Indonesia melalui hadiah yang bermakna.
“Alasan aku memberikan buku-buku ke anak pesisir di Hari Anak Nasional ini karena aku memandang momen ini seperti perayaan ulang tahun besar bagi seluruh anak-anak Indonesia. Jadi, buku-buku ini adalah hadiah spesial untuk mereka,” ujar Audellya saat memberikan keterangan pers, Senin (27/7/2026).
Audellya menambahkan, Hari Anak Nasional memiliki esensi yang sangat besar dalam mengakui keberadaan dan potensi setiap anak tanpa terkecuali. Menurutnya, anak-anak nelayan di kawasan pesisir memiliki hak yang sama untuk merasa dihargai, cerdas, dan penting bagi masa depan bangsa.

Antusiasme luar biasa terpancar dari wajah anak-anak pesisir sejak barisan antrean mulai mengular. Mereka tampak tertib dan tidak sabar untuk memilih buku bacaan favorit mereka sendiri. Momen haru sekaligus membahagiakan ini diakui Audellya menjadi memori yang membekas sangat dalam di hatinya.
“Waktu aku membagikan buku-buku, mereka senang sekali. Semua anak sangat antusias dan antre dengan rapi. Lucu sekali melihat mereka begitu hati-hati memegang buku baru yang mereka dapatkan,” kenangnya sembari tersenyum.
Kebahagiaan Audellya kian lengkap tatkala melihat banyak anak yang tidak sabar dan langsung membuka lembar demi lembar buku tersebut untuk dibaca di tempat. Ia meyakini, kehadiran buku berbahasa Inggris baru ini dapat memicu motivasi mereka dalam mempelajari bahasa internasional sejak dini.

Tidak sekadar membagikan buku secara pasif, Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2025 ini juga turun langsung mengajar. Guna menciptakan atmosfer belajar yang interaktif dan menyenangkan, Audellya mengemas materi pengenalan bahasa Inggris melalui metode fun learning lewat lagu dan gerakan motorik.

Tembang populer seperti ‘Head, Shoulders, Knees and Toes‘ serta ‘If You’re Happy and You Know It‘ digelorakan bersama untuk mengenalkan kosakata baru. Anak-anak pesisir juga diajak mengenal benda-benda di sekitar mereka, seperti kata table untuk meja, chair untuk kursi, hingga t-shirt untuk kaos.

Perlu diketahui, gerakan Books of Hope bukanlah aksi filantropi pertama yang diinisiasi oleh Audellya Ambara Harsono. Sebelumnya, figur muda yang menginspirasi ini juga telah melakukan aksi serupa dengan mendistribusikan buku bacaan kepada anak-anak marjinal di sekolah kolong jembatan kawasan Jakarta Utara.

Melalui konsistensi pergerakan ini, Audellya menaruh harapan besar agar anak-anak penerima manfaat dapat kian giat membaca, memperkaya kemampuan bahasa Inggris secara mandiri, serta memiliki rasa percaya diri untuk mengaplikasikannya dalam percakapan sehari-hari.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































