Gresik – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk “Penguatan Branding dan Pelayanan Informasi Desa Berbasis Digital Melalui Pelatihan Optimalisasi Platform Linktree” di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan informasi desa sekaligus memperkuat branding Desa Lasem melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya sistem informasi digital di Desa Lasem. Selama ini, penyebaran informasi kepada masyarakat masih dilakukan secara konvensional melalui papan pengumuman, komunikasi dari mulut ke mulut, maupun grup WhatsApp. Di sisi lain, media sosial dan website desa yang pernah dimiliki sudah tidak aktif sehingga informasi mengenai pelayanan publik, kegiatan desa, serta potensi UMKM belum dapat diakses secara luas.
Sebagai solusi, mahasiswa KKN mengembangkan platform informasi berbasis Linktree yang mengintegrasikan berbagai layanan dan informasi desa dalam satu tautan digital. Platform tersebut memuat profil desa, layanan administrasi, kontak perangkat desa, berita dan dokumentasi kegiatan, media sosial resmi, katalog UMKM, serta informasi potensi wisata dan budaya Desa Lasem.
Selain membangun platform digital, tim KKN juga menyelenggarakan pelatihan bagi humas dan perangkat Desa Lasem mengenai pengelolaan Linktree, penyusunan konten digital, dokumentasi kegiatan, serta strategi branding desa. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan untuk mengelola media informasi secara mandiri sehingga platform dapat terus dimanfaatkan setelah program KKN berakhir.
Dosen Pembimbing Lapangan, Muchammad Rizal, S.Psi., M.Psi., menyampaikan bahwa transformasi digital di tingkat desa menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas.
“Digitalisasi desa bukan hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat dan perangkat desa mampu memanfaatkan teknologi tersebut untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kepala Desa Lasem menyambut baik program tersebut dan berharap platform yang telah dikembangkan dapat menjadi pusat informasi resmi desa serta mendukung promosi berbagai potensi lokal, khususnya produk-produk UMKM.
Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi pemerintahan desa, mempermudah masyarakat memperoleh informasi, serta memperkuat citra Desa Lasem sebagai desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Ke depan, platform digital tersebut akan dikelola secara mandiri oleh humas desa dengan pendampingan awal dari mahasiswa KKN sehingga keberlanjutan program tetap terjaga.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa, digitalisasi diharapkan menjadi salah satu upaya nyata dalam mendorong pelayanan publik yang lebih efektif sekaligus meningkatkan daya saing desa di era transformasi digital.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































