Lima mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menciptakan HUSKIVA BAG, tas penyimpanan ikan berbasis sabut kelapa yang dilengkapi teknologi insulasi termal berlapis. Produk ini dirancang untuk membantu menjaga hasil tangkapan tetap segar selama perjalanan sekaligus memberikan kemudahan bagi pengguna saat beraktivitas.
Inovasi tersebut merupakan hasil kolaborasi Ulfa Nur Azizah dan Devita Nisa Pravita Sari dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Nur Hayati dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Mega Pita Pramudyah dari Fakultas Sastra (FS), serta Tiara Yunita Rachman dari Fakultas Vokasi (FV). Selama proses pengembangannya, tim mendapat pendampingan dari dosen Ibu Dyah Palupi Rohmiati, M.Pd. Melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu, tim mengembangkan produk yang memadukan pemanfaatan sumber daya lokal dengan teknologi insulasi termal.
Produk HUSKIVA BAG berawal dari semakin berkembangnya aktivitas sport fishing yang turut meningkatkan kebutuhan akan berbagai perlengkapan pendukung. Berdasarkan data Spherical Insights (2025), pasar perlengkapan sport fishing dunia mencapai USD16,41 miliar pada 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD27,83 miliar pada 2035. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap media penyimpanan hasil tangkapan juga terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penghobi sport fishing.
Perjalanan sport fishing umumnya berlangsung selama beberapa jam sehingga hasil tangkapan perlu segera disimpan pada suhu rendah agar kualitasnya tetap terjaga. Bagi para sport fishing membawa pulang ikan dalam kondisi segar menjadi kepuasan tersendiri sekaligus mencerminkan keberhasilan selama memancing. Namun, sebagian besar pemancing masih menggunakan kotak styrofoam yang mudah retak, kurang praktis dibawa, serta kemampuan menjaga suhu dinginnya menurun ketika es mulai mencair. Kondisi tersebut mendorong tim untuk menghadirkan media penyimpanan yang lebih praktis dan mampu mempertahankan suhu dingin lebih optimal.

HUSKIVA BAG memanfaatkan sabut kelapa sebagai material insulasi yang dipadukan dengan teknologi insulasi termal berlapis. Kombinasi tersebut dirancang untuk membantu menjaga suhu penyimpanan tetap stabil sehingga kesegaran hasil tangkapan dapat dipertahankan lebih lama. Selain itu, desain tas dibuat lebih ergonomis sehingga mudah dibawa, disimpan, dan digunakan selama aktivitas memancing.
Ketua tim, Ulfa Nur Azizah, mengatakan bahwa HUSKIVA BAG dikembangkan untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang gemar melakukan aktivitas sport fishing dan membutuhkan media penyimpanan ikan yang praktis.
“Kami ingin HUSKIVA BAG tidak hanya menjadi hasil karya mahasiswa, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi para pemancing. Harapannya, produk ini dapat membantu menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus memberikan kemudahan saat dibawa bepergian,” ujar Ulfa.
Ke depan, tim akan terus menyempurnakan desain, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas pemasaran agar HUSKIVA BAG dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak masyarakat. Informasi mengenai perkembangan HUSKIVA BAG dapat diikuti melalui akun Instagram @huskiva.bag dan Facebook Tas Huskiva
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































