Banjarmasin, 28 Juli 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Politeknik Hasnur, Eka Nur Islamiah, Norlaili Rahmi, Muhammad Ma’ruf, dan Mawar, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap isu sosial yang berkembang di masyarakat melalui penyusunan artikel edukatif bertajuk “Literasi Digital Jadi Benteng Pertama Melawan Judi Online di Banjarmasin.” Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi.
Dalam kajiannya, para mahasiswa mengangkat fenomena meningkatnya penyebaran judi online yang kini semakin mudah diakses melalui perangkat digital dan media sosial sehingga berpotensi menjangkau berbagai kalangan masyarakat, mulai dari remaja hingga orang dewasa. Judi online tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga berdampak pada meningkatnya risiko kecanduan, konflik keluarga, hingga tindak kriminal. Oleh karena itu, penanganan masalah ini dinilai tidak cukup hanya melalui pemblokiran situs maupun penegakan hukum, melainkan perlu didukung dengan peningkatan literasi digital sebagai langkah pencegahan yang berkelanjutan.
Mahasiswa juga mengusulkan berbagai langkah preventif yang dapat diterapkan, antara lain penyelenggaraan seminar, penyuluhan, dan pelatihan literasi digital di lingkungan sekolah, perguruan tinggi, maupun masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye edukasi melalui penyebaran infografis, video singkat, dan konten informatif mengenai bahaya judi online agar mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya generasi muda.
Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendukung upaya pencegahan dengan tidak menyebarluaskan tautan perjudian, meningkatkan kewaspadaan terhadap modus promosi judi online, serta aktif melaporkan situs atau akun media sosial yang mengandung unsur perjudian kepada pihak berwenang. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat diyakini menjadi fondasi utama dalam menciptakan ruang digital yang aman dan sehat.
Melalui karya ini, Eka Nur Islamiah, Norlaili Rahmi, Muhammad Ma’ruf, dan Mawar berharap edukasi mengenai literasi digital dapat menjadi salah satu solusi dalam menekan penyebaran judi online di Kota Banjarmasin. Selain sebagai bentuk implementasi pembelajaran, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen mahasiswa Politeknik Hasnur dalam memberikan kontribusi nyata melalui penyampaian gagasan yang relevan terhadap permasalahan sosial di era digital.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































