Higashihiroshima, Jepang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 melaksanakan Program Diskusi Pertukaran Budaya Indonesia–Jepang: Mengenal Budaya, Industri, dan Komoditas Kedua Negara di Hiroshima International Plaza (HIP), Higashihiroshima, Jepang, pada Kamis (2/4/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30–12.30 JST tersebut diikuti oleh tiga mahasiswa KKN Internasional Unhas, tiga orang tua lokal Jepang yang terdiri atas mantan profesor Universitas Hiroshima dan mantan karyawan Mazda, serta dosen pendamping kegiatan bapak Dr. Ir. Syarifuddin Mabe Parenreng, S.T., M.T., IPU., CSRS., CRMP.
Program ini diselenggarakan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat untuk memperkuat pemahaman lintas budaya antara Indonesia dan Jepang. Melalui pendekatan diskusi partisipatif, mahasiswa dan peserta dari Jepang diberikan ruang untuk saling bertukar pengalaman, pandangan, serta pengetahuan mengenai kehidupan sosial, budaya, pendidikan, industri, dan komoditas unggulan kedua negara.
Diskusi berlangsung dalam suasana yang hangat dan komunikatif. Mahasiswa KKN Internasional Universitas Hasanuddin memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia, mulai dari nilai-nilai sosial, pakaian adat, sistem pendidikan, hingga potensi industri dan komoditas unggulan nasional. Sebaliknya, para peserta dari Jepang membagikan pengalaman mereka mengenai budaya kehidupan masyarakat Jepang, penerapan nilai disiplin dan kebersihan, perkembangan sistem pendidikan, serta kemajuan industri berdasarkan pengalaman akademik dan profesional yang mereka miliki.
Berbeda dengan seminar yang bersifat satu arah, program ini dirancang sebagai ruang dialog sehingga seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan selama kegiatan memperkaya pemahaman peserta mengenai karakteristik sosial dan budaya masing-masing negara, sekaligus menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka menjadi kunci dalam membangun hubungan antarbangsa yang harmonis.
Bagi mahasiswa KKN Internasional, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, berpikir kritis, dan beradaptasi di lingkungan internasional. Sementara itu, peserta dari Jepang memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai Indonesia, tidak hanya dari sisi budaya, tetapi juga mengenai sistem pendidikan, perkembangan industri, serta komoditas yang menjadi potensi unggulan bangsa.
Melalui program ini, Universitas Hasanuddin terus mendorong mahasiswa untuk berperan aktif sebagai duta budaya Indonesia di tingkat internasional. Program Diskusi Pertukaran Budaya Indonesia–Jepang di Hiroshima International Plaza menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut, sekaligus memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang melalui dialog, saling belajar, dan pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































