Yogyakarta, 25 Oktober 2025 — Dalam mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) bukan hanya tugas generasi muda, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat termasuk lanjut usia. Sekolah Lansia Al-Afiyah di Potorono, Banguntapan, Bantul, adalah contoh nyata penerapan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (Education for Sustainable Development/ESD) dengan program yang mendukung SDG 3 (Good Health and Well-Being) dan SDG 4 (Quality Education).
Sekolah Lansia Al-Afiyah didirikan pada tahun 2024 dengan dukungan BKKBN dengan tujuan membantu orang tua tetap aktif, sehat, dan bahagia. Tujuannya tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup orang tua.
Dalam mendukung SDG 3, program kami menekankan pentingnya Kesehatan fisik dan mental melalui kegiatan seperti senam lansia, penyuluhan dan pembuatan aromaterapi. Program-program ini menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama dan bagian dari gaya hidup berkelanjutan. Lansia tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif menjaga kesehatannya sendiri.
Penerapan SDG 4 tercermin dalam program sharing session “Berbagi Pengalaman Hidup”. Peserta saling bertukar cerita, nilai moral, dan pelajaran yang membentuk karakter yang dapat meningkatkan empati, keyakinan diri, dan kolaborasi sosial di antara peserta melalui pembelajaran inklusif dan bermakna. Kegiatan ini sejalan dengan prinsip ESD yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman nyata. Prinsip ESD yang menekankan pembelajaran sepanjang hayat, kesetaraan akses, dan pemberdayaan individu tercermin dalam kegiatan ini. Lanjut usia tidak dianggap sebagai objek pembelajaran sebaliknya, mereka dianggap sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi bagi generasi berikutnya. Hal ini meningkatkan nilai sosial, meningkatkan arti belajar, dan menunjukkan bahwa pendidikan tidak terbatas pada usia.
Program kami di sekolah lansia dapat membuktikan melalui penerapan SDG 3 dan 4 bahwa peningkatan kualitas hidup manusia adalah bagian dari pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berkaitan dengan lingkungan atau ekonomi saja, tetapi pendidikan yang memberdayakan dan menyehatkan menunjukkan bahwa belajar sepanjang hayat adalah fondasi utama menuju masyarakat yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































