Beji, Pasuruan – Empat bulan mungkin terdengar singkat, tetapi bagi tim Asistensi Mengajar SMK Negeri 1 Beji yang menamakan diri AMROJI (Asistensi Mengajar SMK Negeri 1 Beji), waktu tersebut menjadi perjalanan penuh cerita, tantangan, dan pengalaman berharga yang tidak akan mudah dilupakan.
Sejak Februari hingga Mei 2026, enam mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang hadir di lingkungan SMK Negeri 1 Beji untuk mendampingi proses pembelajaran pada Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Namun, kegiatan mereka ternyata jauh lebih luas daripada sekadar berdiri di depan kelas dan menyampaikan materi.
Setiap pagi, anggota AMROJI sudah berada di gerbang sekolah untuk mengikuti kegiatan piket salam, menyambut siswa dengan senyum dan sapaan hangat. Bagi sebagian orang, kegiatan ini terlihat sederhana. Namun, dari sinilah kedekatan dengan siswa mulai terjalin.
“Awalnya kami datang sebagai mahasiswa, tetapi lama-kelamaan siswa menganggap kami seperti kakak sendiri. Banyak yang mulai bercerita, bertanya tentang kuliah, bahkan sekadar bercanda saat jam istirahat,” ungkap salah satu anggota AMROJI.
Di ruang kelas dan bengkel praktik, AMROJI mendampingi siswa kelas X dan XI TITL dalam berbagai materi ketenagalistrikan. Mulai dari penggunaan jangka sorong dan mikrometer sekrup, rangkaian seri-paralel, instalasi motor listrik, gerbang logika, hingga smart relay. Tidak hanya praktik, mereka juga memperkenalkan materi yang dekat dengan perkembangan teknologi saat ini, seperti Internet of Things (IoT), energi terbarukan, dan wawasan dunia kerja.
Yang menarik, sistem pembelajaran blok yang diterapkan di SMK Negeri 1 Beji membuat anggota AMROJI belajar melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Pengalaman mengajar di kelas pertama menjadi bahan refleksi untuk memperbaiki metode pembelajaran di kelas berikutnya.
“Kadang apa yang berhasil di satu kelas belum tentu berhasil di kelas lain. Dari situ kami belajar bahwa setiap siswa memiliki karakter yang berbeda dan guru harus mampu menyesuaikan pendekatannya,” tambahnya.
Namun, kisah AMROJI tidak hanya berhenti di dalam kelas. Mereka juga terlibat dalam berbagai kegiatan sekolah, mulai dari upacara bendera, membantu perbaikan fasilitas sekolah, mendampingi latihan upacara, hingga kegiatan sosial selama bulan Ramadan. Salah satu momen yang paling berkesan adalah saat berbagi takjil bersama siswa dan guru di sekitar lingkungan sekolah.
Kebersamaan juga terasa ketika mendampingi siswa dalam kunjungan industri ke PLTA Sengguruh dan PLTA Sutami. Di sana, mahasiswa dan siswa sama-sama belajar melihat bagaimana teori yang dipelajari di sekolah diterapkan langsung di dunia industri.
Bagi AMROJI, pengalaman paling berharga justru datang dari hal-hal kecil yang sering kali tidak tertulis dalam modul pembelajaran. Mulai dari menghadapi siswa yang sulit fokus, membantu siswa memahami materi yang dianggap rumit, hingga menyaksikan rasa percaya diri siswa tumbuh setelah berhasil menyelesaikan praktik.
Program Asistensi Mengajar ini menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga tentang membangun hubungan, menumbuhkan karakter, dan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna.
Menjelang berakhirnya program, ada satu hal yang disadari seluruh anggota AMROJI: menjadi guru ternyata bukan hanya soal mengajar, tetapi juga tentang belajar. Belajar memahami karakter manusia, belajar berkomunikasi, belajar bekerja sama, dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.
Kini program telah selesai, tetapi cerita dan kenangan yang terukir di SMK Negeri 1 Beji akan terus menjadi bagian dari perjalanan mereka. Karena bagi AMROJI, empat bulan di sekolah bukan sekadar menjalankan program kampus, melainkan sebuah pengalaman yang mengubah cara pandang mereka terhadap dunia pendidikan.
“Kami datang untuk mengajar, tetapi pulang dengan membawa jauh lebih banyak pelajaran.” — AMROJI 2026.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer
































































