GRESIK — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggagas program pemanfaatan drum bekas sebagai komposter untuk mengatasi persoalan sampah organik rumah tangga di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Program ini menyasar Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat sebagai mitra utama pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan yang berlangsung saat 9 Juni ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemanfaatan Drum sebagai Solusi Pembuatan Komposter Pengelolaan Sampah Organik dengan Mitra Sasarannya Ibu-Ibu PKK di Desa Lasem Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik”. Program dijalankan oleh empat mahasiswa lintas program studi, yaitu Stefania Sombo Djata (Teknik Sipil), Alika Putri Madya Aru (Ilmu Komunikasi), Amanda Calista Davina (Psikologi), dan Akbar Syahrul Budimansyah (Teknik Mesin), di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muchammad Rizal, S.Psi., M.Psi.
Ketua tim pelaksana, Muchammad Rizal, menjelaskan bahwa program ini berangkat dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan sampah organik rumah tangga di Desa Lasem selama ini hanya dibakar atau dibuang begitu saja di lahan terbuka. “Kebiasaan membakar sampah organik itu sebenarnya berdampak pada pencemaran udara dan tanah, padahal sampah tersebut bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.

Untuk menjawab persoalan tersebut, tim mahasiswa merancang dan membuat komposter aerob dari drum plastik bekas berkapasitas 120 liter yang dilengkapi lubang ventilasi, lubang pengaduk di bagian tengah, serta keran pembuangan air lindi di bagian bawah. Proses pengomposan dipercepat menggunakan larutan EM4 (Effective Microorganisms 4) sebagai bioaktivator, sehingga waktu pengomposan yang secara alami bisa memakan waktu berbulan-bulan dapat dipersingkat menjadi sekitar dua hingga empat minggu.
Salah satu anggota tim, Stefania Sombo Djata, yang bertanggung jawab dengan alatnya, mengatakan komposter dirakit dan diuji coba terlebih dahulu sebelum diserahkan kepada mitra. “Alatnya kami pastikan berfungsi dengan baik, tidak ada kebocoran, sebelum benar-benar dipakai oleh Ibu-Ibu PKK,” katanya.

Sosialisasi dan pelatihan penggunaan komposter dilaksanakan di balai Desa Lasem dan dihadiri sekitar 15 orang Ibu-Ibu PKK. Materi yang disampaikan meliputi dampak pencemaran akibat pembakaran sampah, prinsip kerja komposter aerob, hingga manfaat ekonomis pupuk kompos bagi tanaman pekarangan. Setiap peserta juga menerima Buku Panduan Praktis Penggunaan Drum Komposter sebagai bahan belajar mandiri.
Anggota tim lainnya, Alika Putri Madya Aru, yang berperan dalam dokumentasi dan komunikasi program, menuturkan antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang pelatihan. “Ibu-ibu PKK sangat aktif bertanya, terutama soal cara merawat komposter dan memanfaatkan hasil kompos untuk tanaman di rumah masing-masing,” ujarnya.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, drum komposter secara resmi diserahkan kepada mitra saat malam inagurasi, disertai pembentukan kelompok kecil pengelola komposter dari anggota Ibu-Ibu PKK yang berkomitmen merawat dan mengoperasikan alat secara mandiri setelah masa KKN mahasiswa berakhir. Tim turut memproduksi dokumentasi kegiatan dalam bentuk video pendek untuk dipublikasikan di media sosial.
Selama proses pengomposan awal, tim sempat menjumpai kendala berupa bau yang muncul dari drum. Kendala tersebut diatasi dengan menambahkan sekam atau daun kering serta memperbaiki pengaturan ventilasi, sebagaimana telah diantisipasi dalam buku panduan yang dibagikan kepada peserta.
Program ini menjadi salah satu upaya nyata mahasiswa KKN Untag Surabaya dalam mendukung pengelolaan sampah organik berbasis rumah tangga di tingkat desa, sekaligus memberdayakan Ibu-Ibu PKK sebagai agen perubahan lingkungan yang mampu menularkan praktik baik tersebut kepada warga lain di Desa Lasem.
Liputan ini merupakan bagian dari publikasi luaran wajib program pengabdian kepada masyarakat mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































