GRESIK — Ismadiya Dwi Noviani Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar pelatihan optimalisasi platform Linktree bagi perangkat dan Humas Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Program ini bertujuan menghidupkan kembali layanan informasi digital desa yang selama ini terkendala akibat media sosial resmi tidak aktif dan website desa yang sudah tidak dapat diakses.
Kegiatan yang berlangsung pada Juli 2026 merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat berjudul “Penguatan Branding dan Pelayanan Informasi Desa Berbasis Digital melalui Pelatihan Optimalisasi Platform Linktree bagi Humas Desa Lasem Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik” yang dijalankan oleh empat mahasiswa lintas program studi di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muchammad Rizal, S.Psi., M.Psi.
Program ini berawal dari temuan lapangan bahwa Desa Lasem sebenarnya memiliki banyak potensi yang belum terekspos secara digital. Desa dengan jumlah penduduk sekitar 2.701 jiwa ini menyimpan Situs Sentono, cagar budaya peninggalan Kerajaan Majapahit, tradisi Satu Suro, serta puluhan pelaku UMKM rumahan yang bergerak di bidang makanan dan jajanan olahan.
“Selama ini informasi desa masih disampaikan secara manual, dari mulut ke mulut, papan pengumuman, atau grup WhatsApp terbatas. Padahal potensi yang dimiliki Desa Lasem cukup besar untuk ditampilkan ke masyarakat luas,” ujar Ismadiya.
Ismadiya Dwi Noviani selaku mahasiswa KKN, menjelaskan bahwa tim memilih Linktree sebagai solusi karena kemudahan pengelolaannya dibanding website yang membutuhkan biaya domain dan perawatan rutin. “Linktree menjadi solusi yang praktis. Desa tidak perlu repot mengurus domain atau server cukup satu tautan yang memuat semua informasi penting,” katanya.
Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari sosialisasi pentingnya branding desa berbasis digital, pelatihan pembuatan akun Linktree, pendampingan penyusunan struktur informasi, hingga integrasi tautan media sosial, kontak layanan, dan lokasi kantor desa yang terhubung dengan Google Maps. Tahap akhir program ditutup dengan uji coba penggunaan platform secara langsung oleh perangkat desa.
Hasil program, halaman Linktree resmi bernama “Desa Lasem Sidayu – Pusat Informasi Desa Lasem” kini telah aktif dan memuat sejumlah menu layanan, di antaranya Dokumentasi, Profil Desa, Layanan, Penghargaan Desa, Statistik Desa, hingga katalog UMKM. Seluruh perangkat desa yang mengikuti pelatihan dinyatakan telah mampu memperbarui informasi dan mengelola konten secara mandiri tanpa bergantung pada tim mahasiswa.
Salah satu anggota tim, Dandy Putra Santoso, yang bertanggung jawab dalam pengembangan teknis platform, menuturkan proses pelatihan berjalan lancar berkat antusiasme perangkat desa. “Peserta cukup aktif bertanya dan langsung mempraktikkan cara mengisi tautan, mengunggah dokumentasi, sampai menghubungkan Linktree ke akun Instagram desa,” ujarnya.
Kepala Desa Lasem, H. Khoiri, S.Pd., menyambut baik program ini dan berharap keberadaan Linktree dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh perangkat desa untuk mendukung transparansi informasi dan mempromosikan potensi desa, termasuk produk UMKM warga.
Tim pengabdian turut memberikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah desa agar program ini tidak berhenti di tengah jalan dengan perlunya pendampingan berkelanjutan, perluasan pelatihan kepada karang taruna dan masyarakat umum, serta alokasi anggaran khusus untuk pengelolaan informasi digital desa ke depan.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian Kuliah Kerja Nyata mahasiswa Untag Surabaya yang selaras dengan program pemerintah dalam mendorong transformasi Desa Digital di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Gresik.
Mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































