Bantul (MTsN 6 Bantul) — Guru Bahasa Indonesia MTsN 6 Bantul mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Bantul yang diselenggarakan pada Selasa (6/1/2026) di Laboratorium Komputer MTsN 6 Bantul. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan pemahaman guru terhadap Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai jawaban atas tantangan pendidikan, khususnya dalam membangun empati, etika berbahasa, dan kepedulian terhadap lingkungan melalui pendekatan ekoteologi.
Dalam kegiatan tersebut, Bu Anita Isdarmini, M.Pd., menegaskan bahwa kehadiran KBC di madrasah merupakan bentuk ikhtiar pendidikan untuk merespons fenomena menurunnya empati peserta didik. Ekoteologi diposisikan sebagai kurikulum karena telah memenuhi syarat perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran. Melalui Panca Cinta, guru Bahasa Indonesia diarahkan untuk merancang pembelajaran yang berorientasi pada proses bermakna, reflektif, dan berfokus pada ketercapaian capaian pembelajaran, bukan sekadar penuntasan materi.
Guru Bahasa Indonesia MTsN 6 Bantul memandang bahwa mata pelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai ketaatan, etika, dan kepekaan sosial. Nilai-nilai tersebut dapat dihadirkan melalui puisi, lagu, teks sastra, maupun aktivitas berbahasa yang kontekstual dengan kehidupan peserta didik. Selain itu, pembelajaran bahasa yang mengakomodasi aspek visual, kinestetik, dan reflektif diyakini mampu membentuk kebiasaan berbahasa yang santun serta membangun budaya positif di lingkungan madrasah.
Salah satu guru Bahasa Indonesia MTsN 6 Bantul, Novara Lusy, menyampaikan bahwa KBC memberikan warna baru dalam pembelajaran. “Melalui KBC, kami lebih fokus pada makna dan proses pembelajaran. Bahasa Indonesia tidak hanya diajarkan sebagai materi, tetapi sebagai sarana membentuk karakter, empati, dan kesadaran peserta didik terhadap lingkungan dan kehidupan,” ujarnya. Melalui MGMP ini, guru Bahasa Indonesia MTsN 6 Bantul berharap sinergi antarguru semakin kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah yang humanis, beretika, dan berkelanjutan. (Day)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































