Bogor – Kalimat singkat terlontar dari Grand Master Kwak Young Min dalam sambutan beliau saat menyaksikan secara langsung semangat, kedisiplinan, dan akhlak para santri dalam kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Taekwondo Geup Periode II Tahun 2026 yang diselenggarakan di Pesantren Qur’an elTAHFIDH, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Sabtu (6/6/2026).
Kehadiran Grand Master Kwak Young Min menjadi momen istimewa bagi keluarga besar elTAHFIDH Indonesia dan Taekwondo Penghafal Al-Qur’an Indonesia (PPTEI). Pasalnya, beliau merupakan perwakilan Kukkiwon (World Taekwondo Headquarters) untuk Indonesia sekaligus pemegang Sabuk Hitam Kehormatan Dan VIII Kukkiwon, sebuah tingkat kehormatan yang sangat dihormati dalam dunia taekwondo internasional.
Dalam kunjungannya, Grand Master Kwak Young Min tidak hanya menyaksikan proses ujian para peserta, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para santri penghafal Al-Qur’an yang mengikuti pembinaan taekwondo di lingkungan pesantren.

Menurutnya, perpaduan antara pendidikan Al-Qur’an, pembinaan akhlak, dan latihan bela diri yang diterapkan di elTAHFIDH Indonesia menghadirkan gambaran Islam yang damai, disiplin, dan penuh nilai-nilai kemanusiaan.
“Islam belum terlalu banyak di negara asal Saya, tapi pada hari ini saya menemukan Islam yang indah di sini,” ungkap Grand Master Kwak Young Min di hadapan para santri, pelatih, dan pengurus yang hadir.
Pernyataan tersebut disambut haru dan penuh rasa syukur oleh seluruh peserta kegiatan. Bagi para santri, apresiasi dari tokoh dunia taekwondo tersebut menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam hafalan Al-Qur’an maupun prestasi olahraga.
Membangun Generasi Qur’ani yang Kuat dan Berkarakter
Pembina Taekwondo Penghafal Al-Qur’an Indonesia (PPTEI), Dr. H. Jhon Edy Rahman, menjelaskan bahwa taekwondo di lingkungan pesantren bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter.

Menurutnya, santri harus dipersiapkan menjadi generasi yang memiliki keseimbangan antara kekuatan spiritual, intelektual, dan fisik.
“Kami ingin melahirkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, memiliki akhlak yang baik, sehat jasmani, disiplin, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ujar beliau sebagai Pembina upacara.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Grand Master Kwak Young Min menjadi bukti bahwa pembinaan santri berbasis Al-Qur’an mampu mendapatkan perhatian hingga tingkat internasional.
Ujian Taekwondo yang Berbeda dari Biasanya
Berbeda dengan ujian taekwondo pada umumnya, para peserta UKT di elTAHFIDH tidak hanya dituntut menguasai teknik dasar, ketepatan gerakan, dan kedisiplinan latihan. Mereka juga dibina untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat. Para santri menunjukkan kemampuan terbaik mereka melalui berbagai materi ujian, mulai dari teknik dasar, poomsae, hingga aspek kedisiplinan dan mental bertanding.
Kehadiran Grand Master Kwak Young Min semakin menambah motivasi para peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.

Dari Pesantren untuk Dunia
Kegiatan ini menjadi simbol keberhasilan sinergi antara pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan olahraga dalam mencetak generasi unggul.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, elTAHFIDH Indonesia melalui PPTEI terus berupaya menghadirkan model pendidikan yang tidak hanya fokus pada kecerdasan akademik, tetapi juga membangun karakter, ketangguhan mental, kesehatan fisik, dan kedekatan kepada Al-Qur’an.
Kunjungan Grand Master Kwak Young Min menjadi pengakuan tersendiri bahwa pesantren mampu melahirkan generasi yang berdaya saing global tanpa meninggalkan identitas keislamannya.
Dari sebuah pesantren di Cileungsi, Bogor, lahir pesan kuat bahwa penghafal Al-Qur’an tidak hanya mampu menjaga kalamullah di dalam dada, tetapi juga siap menjadi generasi yang tangguh, disiplin, berprestasi, dan membawa wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin kepada dunia.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































