KRAKSAAN, Ada kabar segar bagi para mahasiswa dan dosen di Institut Badri Mashduqi (IBAMA). Literasi data di kampus bakal naik kelas. Pada Senin (20/04), IBAMA resmi menandatangani kerja sama strategis (MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo untuk menghadirkan program Pojok Statistik.
Acara yang digelar di Ruang Pertemuan Jabung 3, Kantor Bupati Probolinggo ini dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi se-kabupaten. IBAMA mengirimkan dua delegasi pentingnya: Bapak Misbahul Ulum, S.E. (mewakili Rektor) dan Malikul Habsi, M.Pd. (Koordinator BPS IBAMA sekaligus perwakilan LP3M).
Bukan Sekadar Simbol, Tapi Solusi Riset
Seringkali, kendala utama dalam menyusun skripsi atau jurnal adalah sulitnya akses ke data yang valid. Nah, hadirnya Pojok Statistik di IBAMA adalah jawaban konkret atas masalah tersebut.
Nantinya, BPS tidak hanya menyediakan data, tapi juga memberikan pendampingan langsung. Mahasiswa akan diajari cara membaca, mengolah, hingga membedah data agar penelitian mereka punya dasar yang kuat dan tidak asal tebak.
“Kami ingin setiap riset yang lahir dari IBAMA itu punya taring. Basis datanya harus kuat dan akurat. Ini komitmen kami di LP3M untuk terus menaikkan standar mutu publikasi ilmiah kita, baik di level nasional maupun internasional,” ungkap Bapak Malikul Habsi dengan optimis.
Melahirkan Generasi “Melek Data”
BPS Kabupaten Probolinggo sendiri berharap program ini bisa membumikan statistik di kalangan anak muda. Tidak main-main, IBAMA juga sudah menyiapkan 12 Agen Pojok Statistik yang akan menjadi penggerak utama di lapangan.
Langkah ini membuktikan bahwa Institut Badri Mashduqi sangat adaptif dengan perkembangan zaman. Di era di mana data adalah “emas baru”, IBAMA memilih untuk berada di garda terdepan dalam mendukung program Satu Data Indonesia.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































