Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Siaran Berita
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2025
  • Berita Utama
    Kemen PPPA Perkuat Penataan Daycare Nasional untuk Cegah Kekerasan terhadap Anak

    Kemen PPPA Perkuat Penataan Daycare Nasional untuk Cegah Kekerasan terhadap Anak

    Dokumentasi Unsplash Milik Delsie

    Refleksi Hari Anak Sedunia: Sudahkah Anak Indonesia Benar Benar Terlindungi?

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan, Dorong Nelayan Gorontalo Naik Kelas

    Kampung Literasi Pekijing

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Coretax Sistem Pajak Gagal yang Bikin Denda 1 Juta Rupiah

    Terrible! Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda

    anyaran

    Program Pendidikan 2026 Fokus pada Mutu dan Inklusivitas, Peran Akademisi Jadi Kunci

    Kisah guru SD

    Minimnya Fasilitas Menuju Sekolah Viral! Kisah Guru SD jaga Murid Menyeberangi Arus Deras Jadi Sorotan

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

  • Ekonomi & Bisnis
    Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000, Ini Cara Jitu Raup Dollar Lewat Guest Post Marketplace

    Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000, Ini Cara Jitu Raup Dollar Lewat Guest Post Marketplace

    Kinerja WIKA Beton Q1 2026

    Proyeksi Kinerja Saham WIKA Beton 2026 Didukung Penguatan Kontrak dan Tata Kelola

    WhatsApp Image 2025 11 04 at 16.31.16 b32cf40a

    Dari Dapur ke Ekonomi Rakyat: MBG Jadi Motor Baru Penciptaan Jutaan Lapangan Kerja dan UMKM Naik Kelas

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

    Pelabuhan WIKA Beton (Foto: WTON)

    Tembus 80 Ribu Muatan, Pelabuhan Kontingensi WIKA Beton Jadi Jalur Alternatif Vital Mudik 2026

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    images 10

    Tingkatkan Literasi Tapal Batas, Ratusan Buku Gratis Dibagikan di Perbatasan Aceh Singkil-Tapanuli

    Screenshot 20260619 170041 Chrome

    Rapat Komisi IX DPR dan BGN Digelar Tertutup, Bahas Anggaran dan Program MBG

    Screenshot 2026 06 19 at 15.47.51

    Ibadah Umat Kristiani Perkuat Pembinaan Rohani Pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Simalungun

    IMG 20260619 WA0023

    Kampung Batik Kauman: Menelusuri Kampung Batik Kauman, Jejak Tradisi yang Bertahan di Tengah Modernisasi Surakarta

    6742db348efbb

    Akademisi: Stabilitas Harga Pangan Harus Dipahami Berdasarkan Data, Bukan Narasi Kepanikan

    1781664684357 1

    Badai Berkepanjangan Melumpuhkan Pesisir Aceh Singkil: Ratusan Nelayan Tradisional Terjebak Utang dan Menjerit Menanti Jaminan Hidup

    1000053572

    Krisis Infrastruktur Berkepanjangan: Jalan Poros Aceh Singkil Hancur Lebur, Ancam Nyawa Pengguna Jalan dan Lumpuhkan Urat Nadi Perekonomian Daerah

    6a07f8f0d5366

    Korporasi Desa Merah Putih Didorong Jadi Pilar Hilirisasi dan Pertumbuhan Ekonomi Desa

    WhatsApp Image 2026 06 15 at 19.27.35

    Liburan Sambil Belajar, KBS Hadirkan Pengalaman Wisata yang Berbeda

  • Properti dan Infrastruktur
    Vyorelle Vireya BSD City Klaster Hunian Terbaru Raih Antusiasme Positif Pasar

    Vyorelle Vireya BSD City Klaster Hunian Terbaru Raih Antusiasme Positif Pasar

    Island Villa: Hunian Ultra-Luxury Terbaru di NavaPark BSD City

    Island Villa: Hunian Ultra-Luxury Terbaru di NavaPark BSD City

    Prospera Hub, Business Loft Modern Bernilai Investasi Tinggi di Grand Wisata Bekasi

    Prospera Hub, Business Loft Modern Bernilai Investasi Tinggi di Grand Wisata Bekasi

    Concrete Level Crossing (CLC) untuk Revitalisasi Perlintasan Rel Kereta Api

    Wika Beton Concrete Level Crossing (CLC) untuk Revitalisasi Perlintasan Rel Kereta Api

    Klaster Castilo di Terravia BSD City, Hunian American Classic Modern dengan Harga Mulai dari Rp1,9 Miliaran

    Klaster Castilo di Terravia BSD City, Hunian American Classic Modern dengan Harga Mulai dari Rp1,9 Miliaran

    Wander Alley Walk, Pusat Bisnis dan Investasi Baru di Kawasan Transit-Oriented Development (TOD) BSD City

    Wander Alley Walk, Pusat Bisnis dan Investasi Baru di Kawasan Transit-Oriented Development (TOD) BSD City

    Kuno! Hari Gini Masih Kirim Press Release Properti Lewat Email? Tinggalkan Cara Lama dan Publikasikan Sendiri Secara Gratis di Berita-Properti.com

    Kuno! Hari Gini Masih Kirim Press Release Properti Lewat Email? Tinggalkan Cara Lama dan Publikasikan Sendiri Secara Gratis di Berita-Properti.com

    Bumi Serpong Damai - BSD City

    PT Bumi Serpong Damai Tbk dan PT ASIX Indonesia Cerdas, Kembangkan Pusat Riset Inovasi Teknologi, Akademi Artificial Intelligence (AI) & Robotik di BSD City

    Kota Deltamas

    Dari Kawasan Industri menjadi Kota Mandiri Terintegrasi, Kota Deltamas Targetkan prapenjualan Rp2,08 triliun pada 2026

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil

No products in the cart.

Siaran Berita
  • Berita Utama
    Kemen PPPA Perkuat Penataan Daycare Nasional untuk Cegah Kekerasan terhadap Anak

    Kemen PPPA Perkuat Penataan Daycare Nasional untuk Cegah Kekerasan terhadap Anak

    Dokumentasi Unsplash Milik Delsie

    Refleksi Hari Anak Sedunia: Sudahkah Anak Indonesia Benar Benar Terlindungi?

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan, Dorong Nelayan Gorontalo Naik Kelas

    Kampung Literasi Pekijing

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Coretax Sistem Pajak Gagal yang Bikin Denda 1 Juta Rupiah

    Terrible! Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda

    anyaran

    Program Pendidikan 2026 Fokus pada Mutu dan Inklusivitas, Peran Akademisi Jadi Kunci

    Kisah guru SD

    Minimnya Fasilitas Menuju Sekolah Viral! Kisah Guru SD jaga Murid Menyeberangi Arus Deras Jadi Sorotan

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

  • Ekonomi & Bisnis
    Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000, Ini Cara Jitu Raup Dollar Lewat Guest Post Marketplace

    Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000, Ini Cara Jitu Raup Dollar Lewat Guest Post Marketplace

    Kinerja WIKA Beton Q1 2026

    Proyeksi Kinerja Saham WIKA Beton 2026 Didukung Penguatan Kontrak dan Tata Kelola

    WhatsApp Image 2025 11 04 at 16.31.16 b32cf40a

    Dari Dapur ke Ekonomi Rakyat: MBG Jadi Motor Baru Penciptaan Jutaan Lapangan Kerja dan UMKM Naik Kelas

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

    Pelabuhan WIKA Beton (Foto: WTON)

    Tembus 80 Ribu Muatan, Pelabuhan Kontingensi WIKA Beton Jadi Jalur Alternatif Vital Mudik 2026

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    images 10

    Tingkatkan Literasi Tapal Batas, Ratusan Buku Gratis Dibagikan di Perbatasan Aceh Singkil-Tapanuli

    Screenshot 20260619 170041 Chrome

    Rapat Komisi IX DPR dan BGN Digelar Tertutup, Bahas Anggaran dan Program MBG

    Screenshot 2026 06 19 at 15.47.51

    Ibadah Umat Kristiani Perkuat Pembinaan Rohani Pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Simalungun

    IMG 20260619 WA0023

    Kampung Batik Kauman: Menelusuri Kampung Batik Kauman, Jejak Tradisi yang Bertahan di Tengah Modernisasi Surakarta

    6742db348efbb

    Akademisi: Stabilitas Harga Pangan Harus Dipahami Berdasarkan Data, Bukan Narasi Kepanikan

    1781664684357 1

    Badai Berkepanjangan Melumpuhkan Pesisir Aceh Singkil: Ratusan Nelayan Tradisional Terjebak Utang dan Menjerit Menanti Jaminan Hidup

    1000053572

    Krisis Infrastruktur Berkepanjangan: Jalan Poros Aceh Singkil Hancur Lebur, Ancam Nyawa Pengguna Jalan dan Lumpuhkan Urat Nadi Perekonomian Daerah

    6a07f8f0d5366

    Korporasi Desa Merah Putih Didorong Jadi Pilar Hilirisasi dan Pertumbuhan Ekonomi Desa

    WhatsApp Image 2026 06 15 at 19.27.35

    Liburan Sambil Belajar, KBS Hadirkan Pengalaman Wisata yang Berbeda

  • Properti dan Infrastruktur
    Vyorelle Vireya BSD City Klaster Hunian Terbaru Raih Antusiasme Positif Pasar

    Vyorelle Vireya BSD City Klaster Hunian Terbaru Raih Antusiasme Positif Pasar

    Island Villa: Hunian Ultra-Luxury Terbaru di NavaPark BSD City

    Island Villa: Hunian Ultra-Luxury Terbaru di NavaPark BSD City

    Prospera Hub, Business Loft Modern Bernilai Investasi Tinggi di Grand Wisata Bekasi

    Prospera Hub, Business Loft Modern Bernilai Investasi Tinggi di Grand Wisata Bekasi

    Concrete Level Crossing (CLC) untuk Revitalisasi Perlintasan Rel Kereta Api

    Wika Beton Concrete Level Crossing (CLC) untuk Revitalisasi Perlintasan Rel Kereta Api

    Klaster Castilo di Terravia BSD City, Hunian American Classic Modern dengan Harga Mulai dari Rp1,9 Miliaran

    Klaster Castilo di Terravia BSD City, Hunian American Classic Modern dengan Harga Mulai dari Rp1,9 Miliaran

    Wander Alley Walk, Pusat Bisnis dan Investasi Baru di Kawasan Transit-Oriented Development (TOD) BSD City

    Wander Alley Walk, Pusat Bisnis dan Investasi Baru di Kawasan Transit-Oriented Development (TOD) BSD City

    Kuno! Hari Gini Masih Kirim Press Release Properti Lewat Email? Tinggalkan Cara Lama dan Publikasikan Sendiri Secara Gratis di Berita-Properti.com

    Kuno! Hari Gini Masih Kirim Press Release Properti Lewat Email? Tinggalkan Cara Lama dan Publikasikan Sendiri Secara Gratis di Berita-Properti.com

    Bumi Serpong Damai - BSD City

    PT Bumi Serpong Damai Tbk dan PT ASIX Indonesia Cerdas, Kembangkan Pusat Riset Inovasi Teknologi, Akademi Artificial Intelligence (AI) & Robotik di BSD City

    Kota Deltamas

    Dari Kawasan Industri menjadi Kota Mandiri Terintegrasi, Kota Deltamas Targetkan prapenjualan Rp2,08 triliun pada 2026

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Siaran Berita
No Result
View All Result
Home Opini

Implementasi pembatasan akses media sosial oleh pemerintah sebagai upaya preventif terhadap online grooming dan pedofilia pada anak di bawah usia 16 tahun

Yusuf Maulana by Yusuf Maulana
20 June 2026
in Opini
A A
0
WhatsApp Image 2026 06 20 at 18.59.32
858
SHARES
1.2k
VIEWS

Abstract

Melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permenkomdigi) Nomor 9 Tahun 2026, Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas membatasi akses media sosial untuk anak di bawah 16 tahun. Kebijakan ini diluncurkan guna membendung lonjakan kasus online grooming dan pedofilia di ruang digital. Studi ini bertujuan membedah efektivitas pembatasan tersebut sekaligus memetakan hambatan pelaksanaannya di lapangan melalui pendekatan komparatif internasional. Menggunakan metode studi kepustakaan kualitatif deskriptif, penulis menganalisis draf regulasi, laporan lembaga, dan literatur ilmiah dari tahun 2019 hingga 2026.

Hasil analisis menunjukkan bahwa pembatasan usia memang membawa potensi preventif yang besar. Kendati demikian, keberhasilan aturan ini di lapangan sangat bertumpu pada kematangan infrastruktur verifikasi usia, diplomasi hukum lintas yurisdiksi, serta kesadaran literasi digital di tingkat keluarga. Melalui studi komparatif bersama Australia, Uni Eropa, dan Singapura, ditemukan adanya kesenjangan regulasi serta kesiapan teknologi yang cukup lebar di Indonesia. Artikel ini diharapkan mampu menyumbang kerangka berpikir bagi perlindungan anak digital yang sesuai konteks Indonesia, sekaligus menjadi rujukan taktis dalam mengeksekusi Permenkomdigi No. 9 Tahun 2026 secara adil dan efektif.

Kata Kunci: Online Grooming, Pedofilia, Pembatasan Media Sosial, Perlindungan Anak Digital, Permenkomdigi No.9/2026, Verifikasi Usia Digital.

Abstract

Through the Minister of Communication and Digital Regulation (Permenkomdigi) No. 9 of 2026, the Government of Indonesia has taken a decisive step by restricting social media access for children under the age of 16. This policy serves as a direct response to the alarming rise in online grooming and pedophilia cases across digital platforms. This study examines the effectiveness of these age-based restrictions as a preventive measure while identifying the primary implementation challenges faced on the ground. Employing a qualitative descriptive literature review, this research analyzes regulatory documents, institutional reports, and academic literature published between 2019 and 2026.

The findings demonstrate that while age restrictions hold substantial preventive potential, their ultimate success heavily depends on robust age-verification infrastructure, cross-jurisdictional legal cooperation, and digital literacy within families. Furthermore, a comparative analysis of policies in Australia, the European Union, and Singapore highlights significant regulatory and technological gaps that Indonesia must overcome. Ultimately, this study contributes to a contextual framework for digital child protection in Indonesia, offering practical insights for policymakers to enforce Permenkomdigi No. 9 of 2026 fairly and effectively.

Keywords: Online Grooming, Pedophilia, Social Media Restrictions, Digital Child Protection, Permenkomdigi No. 9 of 2026, Digital Age Verification.

1. Pendahuluan

Lansekap digital di Indonesia saat ini tengah berkembang dengan sangat pesat. Merujuk pada laporan We Are Social dan Hootsuite (2024), jumlah pengguna internet di dalam negeri telah menembus angka 215,6 juta orang, atau mencakup 77,2 persen dari total populasi nasional. Menariknya, kelompok remaja berusia 13 hingga 18 tahun menjadi motor penggerak utama dalam adopsi media sosial ini. Sebanyak 89,3 persen di antaranya menghabiskan waktu di TikTok setiap hari, disusul oleh Instagram sebesar 78,6 persen, dan YouTube sebanyak 74,2 persen. Gempuran perangkat murah dan paket data yang semakin terjangkau menjadi alasan mengapa penetrasi digital ini bisa merangsek cepat hingga ke wilayah-wilayah pelosok.

Namun, akselerasi digital ini juga membawa ancaman serius yang kerap luput dari perhatian publik: online grooming dan eksploitasi seksual anak melalui media sosial. Online grooming adalah proses manipulatif yang dilakukan predator dewasa untuk membangun kepercayaan dengan korban anak melalui platform digital, dengan tujuan akhir eksploitasi seksual (Whittle et al., 2013). Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat peningkatan kasus yang mengkhawatirkan: dari 241 kasus eksploitasi anak berbasis online pada tahun 2021 meningkat menjadi 338 kasus pada tahun 2024, atau naik sebesar 40,2 persen dalam tiga tahun. Sebanyak 68 persen kasus tersebut bermula dari kontak pertama melalui direct message media sosial (KPAI, 2024).

Merespons ancaman ini, sejumlah negara telah mengambil langkah regulatif yang tegas. Australia melalui Online Safety Amendment Act 2024 menetapkan batas usia minimum 16 tahun untuk platform media sosial utama. Uni Eropa melalui Digital Services Act (DSA) 2022 mewajibkan proteksi khusus bagi pengguna di bawah umur. Singapura melalui Online Safety Act 2022 mengharuskan platform besar menyediakan kontrol orang tua yang efektif. Di Indonesia, pemerintah merespons dengan menerbitkan Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform media sosial memverifikasi usia pengguna dan membatasi akses bagi anak di bawah 16 tahun—sebuah langkah bersejarah yang menjadikan Indonesia salah satu negara Asia pertama yang mengadopsi kebijakan sejenis.

Meski demikian, kajian akademis mengenai efektivitas dan tantangan implementasi kebijakan ini di konteks Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian Nafi’an (2022) dan Marpaung et al. (2023) berfokus pada aspek pidana kejahatan siber terhadap anak, namun tidak menganalisis mekanisme kebijakan preventif berbasis pembatasan akses. Cahyani dan Rahayu (2023) membahas literasi digital anak tanpa menyentuh dimensi regulasi platform. Gap inilah yang mendorong penelitian ini. Pertanyaan penelitian yang dijawab adalah: (1) Sejauh mana kebijakan pembatasan akses media sosial berpotensi efektif sebagai upaya preventif terhadap online grooming? (2) Apa saja tantangan kritis implementasinya di Indonesia? Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas kebijakan tersebut dan merumuskan rekomendasi implementasi yang kontekstual berbasis studi komparatif internasional.

2. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode studi kepustakaan (library research). Pemilihan metode ini didasarkan pada sifat objek kajian yang berupa kebijakan publik dan fenomena sosial, di mana kedalaman analisis kontekstual lebih relevan daripada pengukuran statistik. Teknik analisis isi (content analysis) diterapkan terhadap dokumen kebijakan dan literatur ilmiah, dilengkapi analisis komparatif (comparative analysis) terhadap regulasi perlindungan anak digital di Australia, Uni Eropa, dan Singapura. Pemilihan ketiga negara ini didasarkan pada tiga kriteria: (a) ketersediaan regulasi spesifik pembatasan usia media sosial yang telah diundangkan, (b) relevansi kontekstual sebagai benchmark internasional, dan (c) ketersediaan data evaluasi pasca-implementasi yang dapat diakses secara publik.

Kriteria Inklusi dan Eksklusi Sumber

Tabel 1. Kriteria Inklusi dan Eksklusi Sumber Literatur

Dimensi

Kriteria Inklusi

Kriteria Eksklusi

Tahun publikasi

2019–2026 (diperluas untuk regulasi fondasi)

Di bawah tahun 2019, kecuali sumber regulasi primer

Jenis publikasi

Jurnal terindeks Scopus/WoS, laporan lembaga resmi, regulasi

Blog, opini media, laporan non-resmi tanpa peer review

Bahasa

Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Bahasa lain tanpa terjemahan resmi

Relevansi topik

Perlindungan anak digital, grooming, kebijakan media sosial

Topik keamanan siber umum yang tidak spesifik ke anak

Database

Scopus, Google Scholar, portal regulasi resmi pemerintah

Sumber yang tidak dapat diverifikasi keasliannya

Sumber: Disusun oleh Penulis (2026)

Keabsahan temuan dijaga melalui triangulasi sumber: setiap klaim analitis dikonfirmasi minimal dari tiga sumber independen. Sebagai contoh, klaim tentang meningkatnya kasus grooming dikonfirmasi melalui: (a) laporan KPAI 2024, (b) data Internet Watch Foundation 2023, dan (c) studi Livingstone & Stoilova (2021). Adapun keterbatasan penelitian ini mencakup: (1) tidak tersedianya data evaluasi Permenkomdigi No.9/2026 mengingat regulasi baru saja diterbitkan, sehingga analisis efektivitas bersifat prospektif; dan (2) keterbatasan akses terhadap data internal platform global yang bersifat proprietary.

 

3. Hasil dan Pembahasan

3.1 Fenomena Online Grooming dan Pedofilia di Era Digital

Online grooming merupakan proses bertahap yang oleh Lanning (2018) dikategorikan ke dalam empat fase: (1) seleksi korban (targeting), (2) pembangunan kepercayaan (trust building), (3) desensitisasi seksual (desensitization), dan (4) eksploitasi. Berdasarkan data KPAI (2024), profil korban grooming di Indonesia menunjukkan pola yang konsisten: 72 persen korban berusia antara 12–15 tahun, 68 persen berjenis kelamin perempuan, dan platform yang paling sering digunakan sebagai medium kontak awal adalah Instagram (41%), TikTok (29%), dan WhatsApp (18%). Temuan ini menegaskan bahwa anak pada fase remaja awal merupakan kelompok paling rentan, bertepatan dengan periode di mana mereka mulai aktif bermedia sosial secara mandiri.

Modus operandi pelaku yang paling umum di konteks Indonesia mencakup: (a) penyamaran identitas sebagai remaja sebaya untuk membangun kedekatan emosional, (b) pemberian hadiah virtual atau pulsa sebagai instrumen manipulasi, (c) perpindahan komunikasi bertahap dari platform publik ke aplikasi pesan terenkripsi, dan (d) ancaman penyebaran konten sebagai mekanisme kontrol pasca-eksploitasi (KPAI, 2024; UNICEF Indonesia, 2023). Pola ini menunjukkan bahwa grooming bukan peristiwa spontan, melainkan kejahatan terencana yang membutuhkan waktu dan akses berkelanjutan ke korban—dua kondisi yang sangat difasilitasi oleh ketiadaan pembatasan akses usia di platform media sosial.

Data Internet Watch Foundation (IWF, 2024) mengungkapkan bahwa 92 persen konten pelecehan seksual anak (Child Sexual Abuse Material/CSAM) yang ditemukan di internet berasal dari atau disebarkan melalui platform media sosial dan layanan pesan instan. Angka ini diperoleh dari analisis IWF terhadap 392.723 URL yang dilaporkan sepanjang tahun 2023, menjadikannya salah satu dataset paling komprehensif tentang distribusi CSAM secara global.

3.2 Studi Komparatif Kebijakan Pembatasan Akses Internasional

Analisis komparatif terhadap kebijakan empat yurisdiksi mengungkapkan spektrum pendekatan yang luas, dari pelarangan total hingga regulasi fungsional berbasis kontrol orang tua. Tabel 2 merangkum perbandingan tersebut untuk memetakan kesenjangan regulasi (regulatory gap) yang dihadapi Indonesia sebelum diterbitkannya kebijakan pembatasan usia yang baru.

Tabel 2. Perbandingan Kebijakan Pembatasan Akses Media Sosial untuk Anak (Kondisi Pra-2026)

Negara

Regulasi

Batas Usia

Mekanisme Verifikasi

Sanksi Pelanggaran

Australia

Online Safety Amendment Act 2024

16 tahun

Verifikasi aktif oleh platform (teknologi & prosedural)

AUD 50 juta per pelanggaran

Uni Eropa

DSA 2022 + GDPR 2016

16 tahun

Persetujuan orang tua wajib; larangan targeted ads anak

4% dari global turnover tahunan

Singapura

Online Safety Act 2022

Tidak ada batas eksplisit

Kontrol orang tua wajib; nonaktifkan rekomendasi konten berbahaya

Belum dirinci secara spesifik

Indonesia

UU PA No.35/2014 + UU ITE No.19/2016 (fragmentasi)

Belum ada ketentuan khusus

Belum ada mekanisme verifikasi usia

Belum ada sanksi khusus platform

Sumber: Analisis Penulis berdasarkan Australian Government (2024); European Commission (2022); Singapore Government (2022); Kemkomdigi (2016)

Dari perbandingan di atas, terlihat bahwa sebelum tahun 2026, Indonesia mengalami ketertinggalan regulasi siber yang cukup substansial. Guna merespons kesenjangan teknis dan kekosongan hukum tersebut, pemerintah mengambil langkah progresif di tahun ini dengan mengesahkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permenkomdigi) Nomor 9 Tahun 2026. Melalui regulasi baru ini, Indonesia resmi mengadopsi standar global perlindungan anak digital dengan menetapkan batas usia minimum 16 tahun.

Meskipun saat ini Indonesia telah resmi memasuki arena regulasi global tersebut, tantangan nyata berikutnya yang dihadapi dalam fase implementasi awal ini adalah membangun infrastruktur verifikasi teknis dan mekanisme sanksi hukum yang setara dengan Australia atau Uni Eropa. Dalam konteks ini, Australia menjadi model benchmark yang paling relevan karena memiliki kesamaan karakteristik: penetrasi media sosial yang tinggi di kalangan remaja, tantangan penegakan hukum lintas platform, dan urgensi perlindungan keamanan digital yang sejalan dengan sistem di Indonesia.

3.3 Efektivitas Kebijakan Pembatasan Akses sebagai Upaya Preventif

Sejumlah penelitian mendukung efektivitas pembatasan akses berbasis usia sebagai upaya preventif. Livingstone dan Stoilova (2021), dalam kajian terhadap kebijakan perlindungan anak digital di 18 negara menggunakan metode systematic review, menemukan korelasi signifikan antara regulasi usia minimum yang disertai mekanisme verifikasi dengan penurunan paparan anak terhadap konten berbahaya. Penting dicatat bahwa efektivitas ini bersifat kondisional—tidak berdiri sendiri, melainkan bergantung pada ekosistem pendukung yang matang.

Di sisi lain, argumen kontra juga perlu dipertimbangkan secara seimbang. Livingstone et al. (2022) memperingatkan bahwa pembatasan usia tanpa disertai edukasi justru dapat mendorong anak menggunakan platform secara sembunyi-sembunyi, mempersulit pengawasan orang tua. Studi Przybylski dan Orben (2022) yang dipublikasikan di Nature Human Behaviour menemukan bahwa hubungan antara penggunaan media sosial dan kesehatan mental anak lebih kompleks dari yang sering diasumsikan, menantang narasi kausal sederhana bahwa pembatasan akses secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan anak.

Terkait kesiapan infrastruktur Indonesia, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) melaporkan cakupan kepemilikan KTP-el sebesar 97,8 persen untuk penduduk usia ≥17 tahun per Desember 2024. Namun, integrasi API Dukcapil dengan platform digital komersial masih dalam tahap negosiasi, dengan BSSN sebagai koordinator teknis. Tantangan utamanya adalah membangun protokol autentikasi yang memenuhi standar privasi data internasional (ISO 27001) tanpa mengekspos data kependudukan sensitif ke entitas swasta asing.

Penggunaan VPN sebagai metode bypass merupakan tantangan teknis yang nyata. Survei APJII (2024) Menunjukkan fakta bahwa 34,7 persen pengguna internet Indonesia berusia 15–24 tahun pernah menggunakan VPN, dengan alasan utama mengakses konten yang diblokir. Angka ini mengisyaratkan bahwa tanpa regulasi VPN yang paralel, kebijakan pembatasan akses berisiko menjadi tidak efektif bagi segmen pengguna muda yang melek teknologi.

3.4 Tantangan Implementasi di Indonesia: Analisis Multidimensi

Eksekusi kebijakan oleh Permenkomdigi No.9/2026 di Indonesia menghadapi tantangan yang bersifat multidimensi. Tabel 3 membandingkan dimensi yang sudah dan belum terartikulasi dalam diskursus kebijakan yang ada.

Tabel 3. Dimensi Tantangan Implementasi: Analisis Kesenjangan

✅ Sudah Dibahas (Artikel Terdahulu)

❌ Dimensi Baru yang Ditambahkan

• Fragmentasi regulasi• Kapasitas teknis terbatas• Resistensi platform global• Risiko hak digital anak

• Tantangan sosial-budaya: orang tua yang justru memfasilitasi akses• Resistensi pengguna muda via VPN• Beban pembuktian lintas yurisdiksi• Ketimpangan akses digital antar wilayah• Peran operator telekomunikasi (ISP) dalam implementasi

Sumber: Analisis Penulis (2026)

 

Di antara dimensi yang belum cukup terartikulasi, tantangan sosial-budaya layak mendapat perhatian khusus. Survei KPAI (2023) menemukan bahwa 43 persen orang tua yang anaknya menjadi korban eksploitasi online sebelumnya telah memberikan izin dan bahkan memfasilitasi akses anak ke platform yang bersangkutan—sebuah paradoks yang menunjukkan bahwa regulasi teknis semata tidak cukup tanpa transformasi kesadaran orang tua. Fenomena ini diperparah oleh ketimpangan akses digital antar wilayah: penetrasi internet di Jawa dan Bali mencapai 82 persen, sementara di Papua dan Maluku hanya 47 persen (BPS, 2024), menciptakan risiko bahwa kebijakan akan diterapkan secara tidak merata.

Tantangan beban pembuktian dan penegakan hukum lintas yurisdiksi juga merupakan hambatan struktural yang Sangat krusial. Sebagian besar platform media sosial beroperasi dari yurisdiksi Amerika Serikat atau Uni Eropa, sehingga permintaan data dan tindakan penegakan hukum membutuhkan mekanisme Mutual Legal Assistance Treaty (MLAT) yang prosesnya bisa memakan waktu berbulan-bulan. Indonesia hingga saat ini belum meratifikasi Budapest Convention on Cybercrime (Council of Europe, 2001), sehingga kerangka kerja sama hukum internasionalnya masih lemah dibandingkan Australia dan negara-negara Eropa.

4. Kesimpulan

4.1 Ringkasan Temuan

Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Permenkomdigi No.9/2026 tentang pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun memiliki landasan konseptual yang kuat sebagai upaya preventif terhadap online grooming dan pedofilia. Tiga temuan utama dapat dirumuskan: pertama, online grooming merupakan ancaman terukur dengan tren peningkatan 40,2 persen dalam tiga tahun terakhir, dan media sosial merupakan medium utamanya; kedua, studi komparatif internasional menunjukkan bahwa kebijakan pembatasan usia yang disertai mekanisme verifikasi efektif menghasilkan dampak preventif yang signifikan jika diimplementasikan dalam ekosistem pendukung yang matang; ketiga, Indonesia menghadapi kesenjangan multidimensi—regulasi, infrastruktur teknis, sosial-budaya, dan literasi digital—yang harus diatasi secara simultan agar kebijakan ini tidak sekadar simbolis.

4.2 Rekomendasi Operasional

Berdasarkan temuan di atas, penelitian ini merumuskan lima rekomendasi strategis dengan lembaga penanggung jawab, langkah operasional, dan indikator keberhasilan yang terukur:

Tabel 4. Matriks Rekomendasi Operasional Implementasi Permenkomdigi No.9/2026

No.

Rekomendasi

Lembaga Penanggung Jawab

Langkah Operasional

Indikator Keberhasilan (KPI)

1

Pengembangan sistem verifikasi usia terintegrasi

Kemkomdigi + Kemendagri + BSSN

Integrasi API Dukcapil ke platform digital; pilot project 3 platform utama dalam 12 bulan

≥80% akun baru terverifikasi secara valid; error rate <5%

2

Penerbitan regulasi perlindungan anak digital komprehensif

DPR RI + Kemkomdigi + KPAI

Susun RUU Perlindungan Anak Digital; harmonisasi UU PA, UU ITE, dan Permenkomdigi No.9/2026

RUU disahkan dalam 24 bulan; Platform kepatuhan ≥90%

3

Program literasi digital nasional untuk orang tua & anak

Kemendikbud + KPAI + Kemkomdigi

Integrasikan modul keamanan digital di kurikulum SD-SMA; pelatihan orang tua via PKK & penyuluhan

Peningkatan skor literasi digital 25% dalam 3 tahun

4

Penguatan kerjasama internasional & lintas platform

Kemlu + POLRI + BSSN

Ratifikasi Budapest Convention; MoU dengan 5 platform utama dalam 18 bulan

Waktu respons laporan CSAM <24 jam; penghapusan konten ≥95%

5

Regulasi VPN dan pembaruan daftar blokir DNS

Kemkomdigi + ISP (Telkom, Indosat)

Wajib daftar VPN komersial; pembaruan blacklist DNS setiap 72 jam

Penurunan akses bypass ≥40% dalam tahun pertama

Sumber: Analisis Penulis (2026); Jangka pendek: 0–12 bulan; Menengah: 12–36 bulan; Panjang: 36–60 bulan

Implikasi Teoritis: Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka analisis kebijakan perlindungan anak digital yang mengintegrasikan dimensi teknis, hukum, dan sosial-budaya—melampaui pendekatan regulatif tunggal yang dominan dalam literatur sebelumnya.

Implikasi Praktis: Temuan penelitian ini dapat langsung digunakan oleh Kemkomdigi, KPAI, dan BSSN sebagai referensi dalam menyusun panduan teknis implementasi Permenkomdigi No.9/2026, terutama dalam merancang sistem verifikasi usia yang privasi-sensitif dan program edukasi yang menyentuh segmen orang tua.

4.3 Agenda Penelitian Lanjutan

Penelitian ini membuka sejumlah pertanyaan yang membutuhkan kajian lanjutan:

Tabel 5. Agenda Penelitian Lanjutan

Horizon

Topik Riset

Pendekatan yang Disarankan

Jangka Pendek(0–1 thn)

Evaluasi kesiapan teknis API Dukcapil untuk verifikasi usia

Studi kelayakan teknis + wawancara mendalam dengan pengembang BSSN & Kemendagri

Jangka Menengah(1–3 thn)

Pengukuran efektivitas Permenkomdigi No.9/2026 pasca implementasi

Studi longitudinal berbasis data kasus KPAI sebelum dan sesudah regulasi

Jangka Panjang(3–5 thn)

Dampak pembatasan akses terhadap literasi digital generasi muda

Penelitian kohort lintas daerah dengan metode campuran (mixed methods)

Sumber: Analisis Penulis (2026)

Daftar Pustaka

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2024). Laporan Survei Pengguna Internet Indonesia 2024. Jakarta: APJII.

Australian Government. (2024). Online Safety Amendment (Social Media Minimum Age) Act 2024. Canberra: Department of Infrastructure, Transport, Regional Development, Communications and the Arts.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2024. Jakarta: BPS.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). (2024). Laporan Tahunan Keamanan Siber Indonesia 2023/2024. Jakarta: BSSN.

Cahyani, R., & Rahayu, S. (2023). Literasi digital anak dalam perspektif perlindungan dari kejahatan siber. Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia, 15(2), 112–129.

Choo, K. K. R. (2009). Online child grooming: A literature review on the misuse of social networking sites for grooming children for sexual offences. AIC Reports Research and Public Policy Series, 103, 1–57.

Council of Europe. (2001). Convention on Cybercrime (Budapest Convention), ETS No. 185. Strasbourg: Council of Europe.

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). (2024). Laporan Cakupan KTP-Elektronik Nasional Desember 2024. Jakarta: Kemendagri.

European Commission. (2022). Regulation (EU) 2022/2065 of the European Parliament and of the Council – Digital Services Act. Official Journal of the European Union.

Internet Watch Foundation (IWF). (2024). Annual Report 2023: Trends in Online Child Sexual Abuse Material. Cambridge: IWF.

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi). (2026). Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pembatasan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah Usia 16 Tahun. Jakarta: Kemkomdigi.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2023). Survei Pola Asuh Digital Orang Tua Indonesia 2023. Jakarta: KPAI.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2024). Laporan Pengawasan Perlindungan Anak Berbasis Online 2024. Jakarta: KPAI.

Lanning, K. V. (2018). Child molesters: A behavioral analysis for professionals investigating the sexual exploitation of children (5th ed.). Alexandria, VA: National Center for Missing & Exploited Children.

Livingstone, S., & Stoilova, M. (2021). The 4Cs: Classifying online risk to children. CO:RE Short Report Series on Key Topics. Hamburg: Leibniz-Institut für Medienforschung.

Livingstone, S., Mascheroni, G., & Staksrud, E. (2022). European research on children’s internet use: Assessing the past and anticipating the future. New Media & Society, 20(3), 1103–1122.

Marpaung, L., Sihombing, E., & Gultom, M. (2023). Penegakan hukum pidana terhadap eksploitasi seksual anak di dunia maya. Jurnal Hukum Pidana dan Kriminologi, 4(1), 45–62.

Nafi’an, M. I. (2022). Perlindungan hukum anak korban kejahatan siber dalam perspektif UU ITE dan UU Perlindungan Anak. Jurnal Hukum dan Peradilan, 11(2), 225–244.

Przybylski, A. K., & Orben, A. (2022). Teenage screen time and subjective wellbeing: A reanalysis and extension of Twenge et al. (2018). Nature Human Behaviour, 6(4), 519–527.

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Jakarta: Sekretariat Negara.

Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jakarta: Sekretariat Negara.

Singapore Government. (2022). Online Safety (Miscellaneous Amendments) Act 2022. Singapore Statutes Online.

UNICEF Indonesia. (2023). Laporan Situasi Anak Indonesia 2023: Keamanan Digital Anak. Jakarta: UNICEF Indonesia.

We Are Social & Hootsuite. (2024). Digital 2024: Indonesia. Global Digital Insights Report.

Whittle, H., Hamilton-Giachritsis, C., Beech, A., & Collings, G. (2013). A review of online grooming: Characteristics and concerns. Aggression and Violent Behavior, 18(1), 62–70.

 


Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

 

Share343Tweet215Share60Pin77SendShare
Leaderboard Satu Rumah
Previous Post

Dukung Circular Manufacturing, Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta Gelar Pelatihan CAD/CAM Berbasis Efisiensi Material untuk Siswa SMKN 58 Jakarta

Next Post

Mahasiswa Program Studi Biologi Soroti Pengaruh Media Digital terhadap Bahasa dan Budaya dalam Perspektif Pancasila

Yusuf Maulana

Yusuf Maulana

Related Posts

12e6f879 a575 4555 9a50 7b6e32d7cb18

Sistem Informasi Menjadi Tantangan Manajemen di Lab Store Universitas Pamulang

20 June 2026
Dokumentasi saat sesi wawancara (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Mahasiswa Program Studi Biologi Soroti Pengaruh Media Digital terhadap Bahasa dan Budaya dalam Perspektif Pancasila

20 June 2026
Dokumentasi Unsplash Milik Aerps

Krisis Kepercayaan Era Deepfake: Ketika Mata dan Telinga Tak Lagi Bisa Dipercaya

20 June 2026
Sumber: Ilustrasi AI, 2026.

Aice dan Pelajaran Penting tentang Etika Bisnis serta Hak Pekerja

20 June 2026
Next Post
Dokumentasi saat sesi wawancara (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Mahasiswa Program Studi Biologi Soroti Pengaruh Media Digital terhadap Bahasa dan Budaya dalam Perspektif Pancasila

Pembekalan Calon Peserta Jamnas oleh BPOM di Bima

Balai POM di Bima Bekali Calon Peserta Jambore Nasional XII dengan Materi Keamanan Pangan

12e6f879 a575 4555 9a50 7b6e32d7cb18

Sistem Informasi Menjadi Tantangan Manajemen di Lab Store Universitas Pamulang

Please login to join discussion

Instagram Updates

  • Ketika Drama Menuju Realita: Nilai Sosial dari Drakor Teach You a Lesson  Saat ini ketika drama Korea telah menjadi bagian dari keseharian banyak orang berbagai kisah diberikan dengan tema yang beragam seperti romansa, keluarga, hingga kehidupan sosial yang ceritanya bukan hanya membuat kita menjadi realistis tetapi juga menyadari bahwa hal-hal tersebut masih sering kita temui sampai hari ini. Salah satunya adalah drama Korea yang baru saja saya tonton berjudul Teach You a Lesson, drama ini bercerita tentang Biro Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP) yang di bentuk oleh Kementrian Pendidikan Korea Selatan untuk menangani kasus-kasus yang ada di sekitar sekolah atau ranah pendidikan seperti bullying, kekerasan seksual atau bahkan tekanan mental yang di berikan dari keluarga ataupun orang terdekat....  https://siaran-berita.com/ketika-drama-menuju-realita-nilai-sosial-dari-drakor-teach-you-a-lesson/
  • Gali Potensi Anak Usia 4 Tahun, Mahasiswa UIN Banten Pantau Tumbuh Kembang Melalui Wawancara Orang Tua di Daycare UIN Banten  Serang – Pemantauan tumbuh kembang anak pada masa golden age memerlukan kerja sama yang baik antara orang tua dan lembaga pendidikan. Dalam upaya mendukung hal tersebut, Cindy Prihartini, mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, melakukan wawancara dengan salah satu orang tua murid di Daycare UIN Banten untuk mengetahui perkembangan anak usia 4 tahun. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi perkembangan anak dalam aspek kemandirian, sosial-emosional, serta kemampuan kognitif dan komunikasi setelah mengikuti aktivitas di daycare. Pada aspek kemandirian, Cindy menggali informasi mengenai kemampuan anak dalam berpakaian dan makan secara mandiri. Berdasarkan hasil wawancara, orang tua menyampaikan bahwa anak mulai menunjukkan perkembangan dalam melakukan aktivitas sehari-hari....  https://siaran-berita.com/gali-potensi-anak-usia-4-tahun-mahasiswa-uin-banten-pantau-tumbuh-kembang-melalui-wawancara-orang-tua-di-daycare-uin-banten/
  • Peringati HJB ke-544: Gelanggang Putra Si Macan Tutul Hadiri Silaturahmi Akbar Perguruan Silat se-Kota Bogor, Asep Yusuf Tekankan Pentingnya Akar Budaya  BOGOR, 19 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) bersama Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) sukses menggelar acara Silaturahmi dan Latihan Bersama Perguruan Silat se-Kota Bogor. Acara akbar ini menjadi momentum penting bagi ratusan pesilat dari berbagai aliran untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus melestarikan warisan budaya leluhur Nusantara. Salah satu perguruan yang turut andil dalam menyemarakkan kegiatan ini adalah Perguruan Silat Gelanggang Putra Si Macan Tutul Bogor. Di bawah kepemimpinan Ketua Perguruan Pusat, M. Syahrudin (yang akrab disapa Ki Elun), perguruan yang berpusat di Kampung Duren, Ciomas-Bogor ini mengirimkan delegasi terbaiknya, termasuk dari barisan cabang Kampung Pasir Bagade Nagrak, Sukaraja-Bogor (Kawasan Belakang Galery Summarecon)....  https://siaran-berita.com/peringati-hjb-ke-544-gelanggang-putra-si-macan-tutul-hadiri-silaturahmi-akbar-perguruan-silat-se-kota-bogor-asep-yusuf-tekankan-pentingnya-akar-budaya/
  • Kasus Pinkflash: Ketika Kosmetik Murah Menyimpan Risiko Tersembunyi  Pinkflash adalah merek kosmetik asal China yang masuk ke pasar Indonesia sekitar tahun 2020. Harganya yang terjangkau dan kemasannya yang estetik — dengan tampilan yang kental nuansa K-beauty — membuat merek ini cepat naik daun, terutama di kalangan Gen Z dan mahasiswa. Bahkan berdasarkan data dari Pinkflash sempat menempati urutan keempat sebagai produk kosmetik terlaris di Tokopedia dan Shopee pada periode Maret–April 2024, dengan total penjualan lebih dari 591.000 unit dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Tapi di balik popularitasnya itu, Pinkflash terseret kasus yang cukup serius: beberapa produknya terbukti mengandung bahan pewarna berbahaya yang dilarang oleh BPOM....  https://siaran-berita.com/kasus-pinkflash-ketika-kosmetik-murah-menyimpan-risiko-tersembunyi/
  • Bukan debunking tapi prebunking, strategi Gen Z imunisasi diri dari hoaks  Kamu pernah nggak, baru aja selesai nulis caption panjang buat ngelurusin berita hoaks di grup keluarga, eh ternyata beritanya udah dishare ratusan kali? Atau udah capek-capek kirim link fact-check ke teman, tapi dia malah makin yakin sama versi yang salah? Kalau iya, selamat datang di jebakan terbesar perang melawan hoaks di Indonesia. Kita selalu telat. Debunking hoaks sudah terlambat sejak awal Selama ini, respons paling umum terhadap penyebaran hoaks di Indonesia adalah debunking alias meluruskan informasi palsu yang sudah beredar. Platform seperti Cekfakta.com, TurnBackHoax, bahkan akun resmi Komdigi sudah aktif melakukannya....  https://siaran-berita.com/bukan-debunking-tapi-prebunking-strategi-gen-z-imunisasi-diri-dari-hoaks/
  • Maas Ya Maf: Ketika Otak dan Mulut Tidak Lagi Satu Frekuensi  Atau mungkin kamu pernah mendengar seseorang berkata, "Kamu suka kuciing sama main... eh, main sama kucing?" Kalimat yang "Maas ya maf... eh, maaf ya mas."keluar terdengar lucu, tetapi hampir semua orang pernah mengalaminya. Jika typo identik dengan kesalahan saat mengetik, ternyata kesalahan serupa juga bisa terjadi ketika kita berbicara. Di era digital, istilah typo sering digunakan untuk menggambarkan salah ketik pada pesan atau unggahan media sosial. Namun, dalam komunikasi lisan, fenomena yang mirip sebenarnya memiliki istilah tersendiri, yaitu slip of the tongue atau dalam beberapa kasus disebut spoonerism. Fenomena ini terjadi ketika otak dan mulut tidak bekerja secara sinkron sehingga kata-kata yang ingin diucapkan tertukar, bercampur, atau keluar dalam urutan yang salah....  https://siaran-berita.com/maas-ya-maf-ketika-otak-dan-mulut-tidak-lagi-satu-frekuensi/
  • Dina Rusiana Raih Prestasi Gemilang, Jadi The Winner Lomba Video Pendek Tribun Jambi  Jambi – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Jurnalistik Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi. Dina Rusiana, mahasiswi semester VI asal Kabupaten Sarolangun, berhasil meraih gelar The Winner dalam ajang Lomba Video Pendek yang diselenggarakan melalui kolaborasi Tribun Jambi dan PT Sinar Anugerah Sukses (SAS). Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa UIN STS Jambi dalam menghasilkan karya kreatif yang berkualitas dan mampu bersaing di tengah perkembangan industri media digital. Dina Rusiana merupakan putri dari Bapak Hayatul Hamdi dan Ibu Nurham. Prestasi yang diraihnya tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga bagi Program Studi Jurnalistik Islam dan seluruh sivitas akademika UIN STS Jambi....  https://siaran-berita.com/dina-rusiana-raih-prestasi-gemilang-jadi-the-winner-lomba-video-pendek-tribun-jambi/
  • Peningkatan Literasi Digital dan Keterampilan Desain UI/UX Melalui Pelatihan Figma Berbasis Experiential Learning di SMAN 4 Purwokerto  Mahasiswa Program Studi S1 Informatika Universitas Telkom Purwokerto Kelompok 10 berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa "Pelatihan Dasar UI/UX Design" bagi siswa-siswi SMAN 4 Purwokerto. Kegiatan yang dilaksanakan pada 4-8 Mei 2026 ini diikuti oleh 82 siswa dari tiga kelas (X.7, X.10, dan X.4). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan dasar siswa dalam merancang produk digital melalui pengenalan konsep User Interface (UI) dan User Experience (UX) menggunakan aplikasi desain profesional Figma. Tim yang terdiri dari Ahmad Tegar Kahfi Asyngarinanto (Ketua), Naufal Adika Azmi, Faqih Abdullah, dan Verdi Pangestu di bawah bimbingan Dosen Annisaa Utami, S.Kom., M.Cs., menyampaikan materi dengan pendekatan experiential learning yang mencakup pemaparan konsep, demonstrasi langsung, serta praktik pembuatan wireframe dan prototype....  https://siaran-berita.com/peningkatan-literasi-digital-dan-keterampilan-desain-ui-ux-melalui-pelatihan-figma-berbasis-experiential-learning-di-sman-4-purwokerto/
  • Meningkatkan Loyalitas dan kualitas kepengurusan dalam Membangun Organisasi yang Unggul  Di dalam sebuah organasasi, keberhasilan program kerja tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga oleh kualitas dan loyalitas para pengurus yang menjalakannya. Namun, dalam praktinya, tidak sedikit pengurus yang masih belum memahami peran dan tanggung jawabnya secara optimal. Kurangnya komunikasi, koordinasi, serta sarta memiliki terhadap organisasi sering kali menjadi tantangan yang dapat menghambat perkembangan organisasi itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kapasitas dan komitmen pengurus melalui kegiatan upgrading kepengurusan. Kegiatan upgrading kepengurusan merupakan salah satu sarana yang efektif untuk membentuk pengurus yang lebih kompeten, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi....  https://siaran-berita.com/meningkatkan-loyalitas-dan-kualitas-kepengurusan-dalam-membangun-organisasi-yang-unggul/
Square Media Wanita
WhatsApp Image 2026 05 31 at 15.26.43
Profil

Berangkat dari Rasa Ingin Tahu terhadap Dunia Keuangan Maulana Gibran Kini Memimpin Perusahaan Teknologi di Usia 22 Tahun

by Redaksi Suara Republik
31 May 2026
0

Siaran Berita, Jakarta, (31/5/2026) - Gelombang transformasi digital yang terus bergerak cepat telah melahirkan banyak perubahan pada berbagai sektor kehidupan,...

Read moreDetails
IMG 20260419 WA0018

Sumpah Profesi Dokter Hewan Tahun 2026 Mengukir Kisah M Mas Aril Mufidlo dari Masa Remaja Penuh Kenakalan Menuju Dedikasi Tinggi Didunia Kesehatan

19 April 2026
kirim berita gratis

Amazing! Kirim Berita Gratis, Mudah dan Cepat

27 August 2024
WhatsApp Image 2026 06 15 at 15.39.25

Wujud Kepedulian Lingkungan, BEM Universitas Galuh Turut Serta Kembangkan Wisata Leuwipamipiran Perhutani Ciamis

16 June 2026
Screenshot 2026 06 17 22321 1

Timnas Indonesia Melesat di Ranking FIFA Setelah Sapu Bersih Dua Pertandingan

17 June 2026
Rumah Prabu Half Page

Siaran-Berita.com adalah portal media berita online yang bersifat terbuka dan inklusif. Kami menyediakan wadah bagi masyarakat umum, penulis lepas, praktisi humas, hingga pengamat untuk berkontribusi dalam bentuk tulisan

KonSiBer

KonSiBer adalah singkatan dari Kontributor Siaran Berita yang merupakan perwakilan dari individu atau instansi yang bertanggung-jawab penuh atas semua tulisan yang diterbitkan di Siaran-Berita.com sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku di Siaran-Berita.com

PEMBERITAHUAN

Siaran-Berita.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Siaran-Berita.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Siaran-Berita.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@siaran-berita.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

PENTING!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Aplikasi Siaran-Berita.com

Untuk memudahkan membaca berita terbaru di Siaran-berita.com segera download aplikasi khusus untuk Android di Google Play dan nikmati kemudahan membaca berita langsung dari gadget Anda

Guest Posts are Welcome!

We’re offering guest post spots on Siaran-BERITA.com | You’ll get 2 permanent do-follow links, homepage exposure, and super fast publishing (1–24 hrs). PayPal accepted Interested?”

Top Stories di Google News dan Halaman 1 Google

Siaran-Berita.com portal berita komunitas dengan mengutamakan optimalisasi SEO untuk setiap beritanya sehingga berita kamu akan langsung muncul di halaman 1 google dan Google News serta selalu menjadi Top Stories Google News, apabila kata kunci ada di judul dan kata kunci muncul beberapa kali didalam tulisan kamu.

Mengapa Tulisan Saya Dihapus?

1. Tidak Ada Gambar/Foto/Ilustrasi
2. Gambar tidak sesuai dengan tulisan
3. Judul Pakai Huruf Besar Semua
4. Menambahkan Link atau Tautan

Backlink

Media Wanita, Pelataran, Berita Properti, Mobil Babe, Ada Apa, Satu Rumah, Puteri Anak & Remaja Banten, Anugerah Lima Bintang, Desta Semesta Anugerah, Anissa Quinn, Shira Dominique, Ry Hyori,

Instagram Updates

  • Ketika Drama Menuju Realita: Nilai Sosial dari Drakor Teach You a Lesson  Saat ini ketika drama Korea telah menjadi bagian dari keseharian banyak orang berbagai kisah diberikan dengan tema yang beragam seperti romansa, keluarga, hingga kehidupan sosial yang ceritanya bukan hanya membuat kita menjadi realistis tetapi juga menyadari bahwa hal-hal tersebut masih sering kita temui sampai hari ini. Salah satunya adalah drama Korea yang baru saja saya tonton berjudul Teach You a Lesson, drama ini bercerita tentang Biro Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP) yang di bentuk oleh Kementrian Pendidikan Korea Selatan untuk menangani kasus-kasus yang ada di sekitar sekolah atau ranah pendidikan seperti bullying, kekerasan seksual atau bahkan tekanan mental yang di berikan dari keluarga ataupun orang terdekat....  https://siaran-berita.com/ketika-drama-menuju-realita-nilai-sosial-dari-drakor-teach-you-a-lesson/
  • Gali Potensi Anak Usia 4 Tahun, Mahasiswa UIN Banten Pantau Tumbuh Kembang Melalui Wawancara Orang Tua di Daycare UIN Banten  Serang – Pemantauan tumbuh kembang anak pada masa golden age memerlukan kerja sama yang baik antara orang tua dan lembaga pendidikan. Dalam upaya mendukung hal tersebut, Cindy Prihartini, mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, melakukan wawancara dengan salah satu orang tua murid di Daycare UIN Banten untuk mengetahui perkembangan anak usia 4 tahun. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi perkembangan anak dalam aspek kemandirian, sosial-emosional, serta kemampuan kognitif dan komunikasi setelah mengikuti aktivitas di daycare. Pada aspek kemandirian, Cindy menggali informasi mengenai kemampuan anak dalam berpakaian dan makan secara mandiri. Berdasarkan hasil wawancara, orang tua menyampaikan bahwa anak mulai menunjukkan perkembangan dalam melakukan aktivitas sehari-hari....  https://siaran-berita.com/gali-potensi-anak-usia-4-tahun-mahasiswa-uin-banten-pantau-tumbuh-kembang-melalui-wawancara-orang-tua-di-daycare-uin-banten/
  • Peringati HJB ke-544: Gelanggang Putra Si Macan Tutul Hadiri Silaturahmi Akbar Perguruan Silat se-Kota Bogor, Asep Yusuf Tekankan Pentingnya Akar Budaya  BOGOR, 19 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) bersama Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) sukses menggelar acara Silaturahmi dan Latihan Bersama Perguruan Silat se-Kota Bogor. Acara akbar ini menjadi momentum penting bagi ratusan pesilat dari berbagai aliran untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus melestarikan warisan budaya leluhur Nusantara. Salah satu perguruan yang turut andil dalam menyemarakkan kegiatan ini adalah Perguruan Silat Gelanggang Putra Si Macan Tutul Bogor. Di bawah kepemimpinan Ketua Perguruan Pusat, M. Syahrudin (yang akrab disapa Ki Elun), perguruan yang berpusat di Kampung Duren, Ciomas-Bogor ini mengirimkan delegasi terbaiknya, termasuk dari barisan cabang Kampung Pasir Bagade Nagrak, Sukaraja-Bogor (Kawasan Belakang Galery Summarecon)....  https://siaran-berita.com/peringati-hjb-ke-544-gelanggang-putra-si-macan-tutul-hadiri-silaturahmi-akbar-perguruan-silat-se-kota-bogor-asep-yusuf-tekankan-pentingnya-akar-budaya/
  • Kasus Pinkflash: Ketika Kosmetik Murah Menyimpan Risiko Tersembunyi  Pinkflash adalah merek kosmetik asal China yang masuk ke pasar Indonesia sekitar tahun 2020. Harganya yang terjangkau dan kemasannya yang estetik — dengan tampilan yang kental nuansa K-beauty — membuat merek ini cepat naik daun, terutama di kalangan Gen Z dan mahasiswa. Bahkan berdasarkan data dari Pinkflash sempat menempati urutan keempat sebagai produk kosmetik terlaris di Tokopedia dan Shopee pada periode Maret–April 2024, dengan total penjualan lebih dari 591.000 unit dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Tapi di balik popularitasnya itu, Pinkflash terseret kasus yang cukup serius: beberapa produknya terbukti mengandung bahan pewarna berbahaya yang dilarang oleh BPOM....  https://siaran-berita.com/kasus-pinkflash-ketika-kosmetik-murah-menyimpan-risiko-tersembunyi/
  • Bukan debunking tapi prebunking, strategi Gen Z imunisasi diri dari hoaks  Kamu pernah nggak, baru aja selesai nulis caption panjang buat ngelurusin berita hoaks di grup keluarga, eh ternyata beritanya udah dishare ratusan kali? Atau udah capek-capek kirim link fact-check ke teman, tapi dia malah makin yakin sama versi yang salah? Kalau iya, selamat datang di jebakan terbesar perang melawan hoaks di Indonesia. Kita selalu telat. Debunking hoaks sudah terlambat sejak awal Selama ini, respons paling umum terhadap penyebaran hoaks di Indonesia adalah debunking alias meluruskan informasi palsu yang sudah beredar. Platform seperti Cekfakta.com, TurnBackHoax, bahkan akun resmi Komdigi sudah aktif melakukannya....  https://siaran-berita.com/bukan-debunking-tapi-prebunking-strategi-gen-z-imunisasi-diri-dari-hoaks/
  • Maas Ya Maf: Ketika Otak dan Mulut Tidak Lagi Satu Frekuensi  Atau mungkin kamu pernah mendengar seseorang berkata, "Kamu suka kuciing sama main... eh, main sama kucing?" Kalimat yang "Maas ya maf... eh, maaf ya mas."keluar terdengar lucu, tetapi hampir semua orang pernah mengalaminya. Jika typo identik dengan kesalahan saat mengetik, ternyata kesalahan serupa juga bisa terjadi ketika kita berbicara. Di era digital, istilah typo sering digunakan untuk menggambarkan salah ketik pada pesan atau unggahan media sosial. Namun, dalam komunikasi lisan, fenomena yang mirip sebenarnya memiliki istilah tersendiri, yaitu slip of the tongue atau dalam beberapa kasus disebut spoonerism. Fenomena ini terjadi ketika otak dan mulut tidak bekerja secara sinkron sehingga kata-kata yang ingin diucapkan tertukar, bercampur, atau keluar dalam urutan yang salah....  https://siaran-berita.com/maas-ya-maf-ketika-otak-dan-mulut-tidak-lagi-satu-frekuensi/
  • Dina Rusiana Raih Prestasi Gemilang, Jadi The Winner Lomba Video Pendek Tribun Jambi  Jambi – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Jurnalistik Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi. Dina Rusiana, mahasiswi semester VI asal Kabupaten Sarolangun, berhasil meraih gelar The Winner dalam ajang Lomba Video Pendek yang diselenggarakan melalui kolaborasi Tribun Jambi dan PT Sinar Anugerah Sukses (SAS). Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa UIN STS Jambi dalam menghasilkan karya kreatif yang berkualitas dan mampu bersaing di tengah perkembangan industri media digital. Dina Rusiana merupakan putri dari Bapak Hayatul Hamdi dan Ibu Nurham. Prestasi yang diraihnya tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga bagi Program Studi Jurnalistik Islam dan seluruh sivitas akademika UIN STS Jambi....  https://siaran-berita.com/dina-rusiana-raih-prestasi-gemilang-jadi-the-winner-lomba-video-pendek-tribun-jambi/
  • Peningkatan Literasi Digital dan Keterampilan Desain UI/UX Melalui Pelatihan Figma Berbasis Experiential Learning di SMAN 4 Purwokerto  Mahasiswa Program Studi S1 Informatika Universitas Telkom Purwokerto Kelompok 10 berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa "Pelatihan Dasar UI/UX Design" bagi siswa-siswi SMAN 4 Purwokerto. Kegiatan yang dilaksanakan pada 4-8 Mei 2026 ini diikuti oleh 82 siswa dari tiga kelas (X.7, X.10, dan X.4). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan dasar siswa dalam merancang produk digital melalui pengenalan konsep User Interface (UI) dan User Experience (UX) menggunakan aplikasi desain profesional Figma. Tim yang terdiri dari Ahmad Tegar Kahfi Asyngarinanto (Ketua), Naufal Adika Azmi, Faqih Abdullah, dan Verdi Pangestu di bawah bimbingan Dosen Annisaa Utami, S.Kom., M.Cs., menyampaikan materi dengan pendekatan experiential learning yang mencakup pemaparan konsep, demonstrasi langsung, serta praktik pembuatan wireframe dan prototype....  https://siaran-berita.com/peningkatan-literasi-digital-dan-keterampilan-desain-ui-ux-melalui-pelatihan-figma-berbasis-experiential-learning-di-sman-4-purwokerto/
  • Meningkatkan Loyalitas dan kualitas kepengurusan dalam Membangun Organisasi yang Unggul  Di dalam sebuah organasasi, keberhasilan program kerja tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga oleh kualitas dan loyalitas para pengurus yang menjalakannya. Namun, dalam praktinya, tidak sedikit pengurus yang masih belum memahami peran dan tanggung jawabnya secara optimal. Kurangnya komunikasi, koordinasi, serta sarta memiliki terhadap organisasi sering kali menjadi tantangan yang dapat menghambat perkembangan organisasi itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kapasitas dan komitmen pengurus melalui kegiatan upgrading kepengurusan. Kegiatan upgrading kepengurusan merupakan salah satu sarana yang efektif untuk membentuk pengurus yang lebih kompeten, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi....  https://siaran-berita.com/meningkatkan-loyalitas-dan-kualitas-kepengurusan-dalam-membangun-organisasi-yang-unggul/

Pintasan

  • Gratis : Cara Kirim Tulisan
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Tayang?
  • Cara Menerbitkan Tulisan Menggunakan Gadget atau Handphone

Baca di Google News

google news siaranberita.com

Pesan Sekarang! Banner ucapan Selamat

  • Banner Ucapan Selamat Banner Ucapan Selamat dan Event Rp2.000.000 Original price was: Rp2.000.000.Rp350.000Current price is: Rp350.000.
  • Tentang Siaran-Berita.com
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Panduan Komunitas
  • Disclaimer
  • Contact Us

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Login
  • Sign Up
  • Cart

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita