Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Dusun Kaliwot, Desa Bungah, Kabupaten Gresik, menginisiasi program pemberdayaan masyarakat melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa Alat Pres Rebana. Program tersebut dirancang sebagai upaya meningkatkan efisiensi proses produksi pada UMKM NK Rebana sehingga mampu mendukung produktivitas usaha secara lebih optimal.
UMKM NK Rebana menjadi mitra pelaksanaan program yang dijalankan oleh Subkelompok 8 KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Tim pelaksana terdiri atas lima mahasiswa, yaitu Rachma Vika Azizah Citra Ningrum (Teknik Arsitektur), Eka Putra Ariyandi (Teknik Sipil), Achmad Faris Fizabilillah (Ekonomi Pembangunan), Rachmalia Suci Pradana (Psikologi), dan Nenvira Nafanina (Psikologi). Penyerahan Alat Pres Rebana kepada mitra dilaksanakan pada 8 Juli 2026 di Dusun Kaliwot RT 18, Desa Bungah, Kabupaten Gresik sebagai bentuk implementasi program Teknologi Tepat Guna.
Sosialisasi penggunaan Alat Pres Rebana disampaikan oleh anggota subkelompok kepada pemilik UMKM NK Rebana. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai cara pengoperasian, fungsi, serta manfaat alat dalam mendukung proses produksi. Penggunaan teknologi ini diharapkan mampu mempermudah proses pengepresan kulit rebana, mengurangi beban kerja, serta meningkatkan efisiensi waktu sehingga kapasitas produksi dapat terus berkembang.
Pelaksanaan program yang diawali dengan kegiatan observasi, wawancara, dan identifikasi kebutuhan mitra yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 19/6/2026 bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi produksi yang berlangsung. Hasil penggalian data menunjukkan bahwa proses pemasangan dan pengepresan kulit rebana masih dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia.
“Proses pengepresan kulit rebana masih dilakukan secara manual. Tatakan pengepresan yang digunakan terbuat dari kayu dengan pengunci berbahan besi sehingga, dalam penggunaan jangka panjang, permukaan kayu mudah mengalami pengikisan akibat tekanan yang terus-menerus dari besi”, ucap Bapak Dedi selaku pemilik UMKM NK Rebana. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala yang memengaruhi efektivitas proses produksi. Metode tersebut telah diterapkan selama bertahun-tahun dan masih mampu menghasilkan produk yang layak. Proses manual memerlukan waktu yang relatif lebih lama, membutuhkan tenaga yang besar, serta berpotensi menghambat peningkatan efisiensi apabila diterapkan secara berkelanjutan seiring meningkatnya kebutuhan produksi.
Berdasarkan hasil identifikasi permasalahan tersebut, tim KKN merancang dan mengembangkan Alat Pres Rebana sebagai solusi yang sesuai dengan kebutuhan mitra. Penerapan Teknologi Tepat Guna ini diharapkan mampu menghasilkan tekanan yang lebih merata pada proses pengepresan, mempercepat waktu produksi, mengurangi penggunaan tenaga manual, serta mendukung peningkatan produktivitas UMKM. Kehadiran alat tersebut juga menjadi bentuk penerapan inovasi sederhana yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh mitra dalam mengembangkan usahanya.
Program penerapan Teknologi Tepat Guna Alat Pres Rebana menunjukkan komitmen mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dalam mendukung pemberdayaan UMKM melalui inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa dan mitra diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta mendorong daya saing UMKM lokal agar mampu berkembang secara berkelanjutan
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































