Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali — Sebanyak kurang lebih 25 pemuda/i perwakilan dari kalangan profesional dan mahasiswa seluruh Indonesia mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Jejak Santara 9 Edisi Bali yang diselenggarakan oleh komunitas Sewagati Dwipantara. Kegiatan ini mengusung tema “Melangkah Bersama, Membangun Asa di Pulau Dewata” sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya di wilayah yang masih kurang terjangkau.
Rangkaian program kerja dilaksanakan pada 21–30 Juni 2026 dan terbagi dalam tiga bidang divisi, yaitu pendidikan, sosial-lingkungan-pariwisata (Sosparling), dan kesehatan.
Di bidang pendidikan, para delegasi mengajar langsung di SDN 1 Silangjana melalui program eco fun class yang mengenalkan lingkungan sekitar sejak dini, materi skala prioritas untuk melatih pengambilan keputusan siswa, penguatan nilai-nilai Pancasila, serta kegiatan kolase daur ulang yang mengasah kreativitas anak sekaligus menanamkan kesadaran mengelola sampah.
Pada bidang Sosparling, aspek sosial diwujudkan melalui workshop pembuatan gelang tridatu bersama warga sebagai upaya melestarikan kearifan lokal Bali dan pengembangan kreativitas masyarakat. Dari sisi lingkungan, delegasi bersama masyarakat menggelar kerja bakti untuk menjaga kebersihan dan kelestarian desa. Sementara itu, di bidang pariwisata, dilakukan branding wisata daerah dengan membuat konten guna memperkenalkan potensi wisata setempat, di antaranya ALmandaoe BaLi PooL, Air Terjun Candikuning Silangjana, dan Pura Bukit Puncak Cemara Geseng. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan eksistensi destinasi wisata desa di era digital.
Sementara itu, pada bidang kesehatan, program yang dijalankan meliputi Bali kendali DBD sebagai bentuk edukasi mengenai pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Selain itu, diselenggarakan edukasi kenali tubuh yang memberi edukasi kesehatan reproduksi dan pola hidup sehat, layanan cek kesehatan gratis bagi warga, serta pendampingan kegiatan posyandu balita bersama tenaga kesehatan dan kader posyandu guna mendukung pemantauan tumbuh kembang anak.
Melalui Jejak Santara 9, Sewagati Dwipantara berharap dapat melahirkan pemimpin muda yang inspiratif, kolaboratif, dan berdaya saing global. Kegiatan ini juga diharapkan mempererat konektivitas antarmasyarakat Indonesia, mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan sosial di wilayah-wilayah yang membutuhkan.
Ketua Pelaksana Jejak Santara 9 Edisi Bali, Tri Novita, turut menyampaikan harapannya agar setiap program yang dijalankan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Silangjana. “Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Walaupun mungkin dampaknya tidak begitu besar, setidaknya kami dapat meninggalkan pesan dan kesan yang baik,”ujarnya.
Sebagai salah satu delegasi dalam kegiatan ini, pengalaman mengabdi langsung di Desa Silangjana memberikan pembelajaran berharga tentang kebermanfaatan nyata bagi masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama.
#SDG4 #QualityEducation #SDG3 #GoodHealthandWellBeing #SDG8 #DecentWorkandEconomicGrowth #SDG11 #SustainableCommunities #JejakSantara9 #SewagatiDwipantara
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































