Makassar, 30 Mei 2026 – Tim mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIMAS) bertajuk “Pencatatan Laporan Keuangan Sederhana Berbasis Google Spreadsheet dan Literasi Keuangan Digital bagi UMKM Cafe Tayangi di Gowa” pada Jumat (30/5). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital serta membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menerapkan sistem pencatatan keuangan yang lebih efektif, akurat, dan terstruktur.
Program ABDIMAS ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang diketuai oleh Muh. Ikram bersama delapan anggota tim, yaitu Andhini Irpiani, Andreas Hartanto Tjandra, Chervin Chaersatian Juwanda, Jennifer Laurenta, Jerriel Xavierd Chanvel, Muh. Azhar Raihan Rahim Fajar, Muh. Bilal Hermansyah, dan Valen Madelyn Wijaya Wongputri. Dalam pelaksanaannya, tim memperoleh supervisi langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan, Yuyun Karystin Meilisa Suade, S.M., M.M., guna memastikan program berjalan sesuai kebutuhan mitra dan memberikan dampak yang nyata bagi pengembangan usaha.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Cafe Tayangi yang berlokasi di Jl. Mustafa Dg. Bunga No.89, Paccinongang, Kec. Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 92113. Cafe Tayangi merupakan UMKM yang dimiliki dan dikelola oleh Abdul Azis Junisal Idrus.

Melalui program ini, tim mahasiswa memfasilitasi proses migrasi sistem pencatatan keuangan Cafe Tayangi dari metode konvensional yang masih mengandalkan pencatatan manual menggunakan buku dan kalkulator menuju sistem digital berbasis Google Spreadsheet. Selain memberikan pendampingan teknis terkait penggunaan platform digital, tim juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan usaha yang baik sebagai fondasi dalam pengambilan keputusan bisnis.
Materi yang diberikan mencakup penyusunan laporan keuangan sederhana, pencatatan arus kas masuk dan keluar, pengelompokan transaksi usaha, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi administrasi keuangan. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha didorong untuk membangun manajemen keuangan yang lebih akuntabel dengan memperkuat pengetahuan, perilaku, dan sikap keuangan yang sehat.
Ketua tim pelaksana, Muh. Ikram, menyampaikan bahwa digitalisasi pencatatan keuangan merupakan langkah penting bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usahanya.
“Banyak pelaku UMKM yang memiliki potensi usaha yang baik, namun belum didukung oleh sistem pencatatan keuangan yang memadai. Melalui kegiatan ini, kami berharap Cafe Tayangi dapat lebih mudah memantau kondisi keuangannya, menyusun laporan usaha secara lebih rapi, serta memanfaatkan data keuangan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan bisnis,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik Cafe Tayangi, Abdul Azis Junisal Idrus, menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh tim mahasiswa. Menurutnya, pendampingan yang diberikan memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pencatatan keuangan digital dalam pengelolaan usaha sehari-hari.
“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami cara mengelola keuangan usaha secara lebih terstruktur. Sebelumnya, pencatatan masih dilakukan secara manual sehingga cukup sulit untuk melihat kondisi keuangan secara menyeluruh. Dengan adanya sistem berbasis Google Spreadsheet, pencatatan menjadi lebih praktis dan mudah dipantau,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ABDIMAS ini, diharapkan Cafe Tayangi dapat mengimplementasikan sistem pencatatan keuangan digital secara berkelanjutan serta meningkatkan kapasitas pengelolaan usahanya. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung transformasi digital UMKM sekaligus mendorong terciptanya ekosistem usaha yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan bisnis modern.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































