Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dari kelompok 25 “Kehidupan Sehat dan Sejahtera” sukses melaksanakan sosialisasi yang berfokus pada kesehatan dalam upaya mencegah cacingan dan pemahaman mengenai gizi di SDN 060880 Medan Polonia pada Sabtu, 1 November 2025.
Kegiatan ini mengangkat tema “Strategi Pencegahan Penyakit Melalui Pola Hidup Sehat dan Gizi yang Tepat: Pembelajaran dari Kasus Raya” sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pola hidup dan lingkungan yang kurang sehat yang dapat memengaruhi pertumbuhan anak.
Melalui edukasi ini, mahasiswa berharap meningkatnya kesadaran siswa tentang pola hidup sehat sejak dini, seperti makan bergizi, menjaga kebersihan diri, rajin berolahraga, dan istirahat yang cukup.
Proyek dimulai dari pembentukan struktur organisasi, pemilihan isu kesehatan anak, koordinasi dengan sekolah, penyusunan proposal, hingga pembuatan materi visual, poster, video, kuis, serta hadiah sebagai apresiasi.
Kegiatan sosialisasi berlangsung pada pukul 09.30-11.30 WIB. Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi, kuis, permainan, dan senam cuci tangan untuk menjaga suasana tetap menyenangkan. Siswa terlihat antusias dan aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 35–40%, terutama mengenai gizi, kebersihan diri, pentingnya istirahat, dan olahraga. Pihak sekolah merasakan dampak positif dan menilai kegiatan ini memotivasi siswa memperbaiki pola hidup.
Ketua Kelompok 25, Fahriza Andriansyah, menyampaikan harapannya pada program ini. “Saya berharap kegiatan ini bukan hanya memberikan manfaat secara langsung kepada para siswa, tetapi juga bagi guru dan lingkungan sekolah secara keseluruhan,” ujar Fahri.
Wali kelas 5A, Raden Roro Susilawati Ningsih S.Pd, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilainya sangat bermanfaat. “Program ini bagus, materi yang di sampaikan sangat relevan, semoga kedepannya anak-anak mampu mengubah sistem pola hidup mereka menjadi lebih baik ” ungkapnya.
“Kami berharap memang, dengan adanya kerja sama antara guru, mahasiswa, dan orang tua ini dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak tentang pola hidup sehat, dan semoga kegiatan kalian ini ada timbal baliknya bagi siswa dan terkhusus orang tua” tambahnya.
Dua minggu setelah kegiatan, survei lanjutan menunjukkan adanya perubahan perilaku siswa, seperti lebih menjaga kebersihan dan memilih makanan sehat. Program ini juga mendorong ide pembuatan “Tempat Cuci Tangan Kreatif” di sekolah.
Kerja sama antara mahasiswa dan SDN 060880 Medan Polonia terlaksana berkat bimbingan Dosen Fasilitator Dra. Sahlia M.Ag dan Mentor Fadhila Maharani. Kegiatan ini menjadi wujud penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat dan membuktikan bahwa edukasi kesehatan dapat disampaikan secara kreatif serta memberi dampak positif bagi masa depan siswa. Diharapkan kegiatan ini menginspirasi sekolah dan kampus lain untuk mengembangkan program edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































