Bantaeng, 24 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin, Nur Husna dari Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, melaksanakan program kerja bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani melalui Pelatihan dan Pembuatan Pestisida Nabati Berbasis Bahan Alami Lokal sebagai Upaya Mendukung Pertanian Ramah Lingkungan” pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Kantor Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan-bahan alami lokal sebagai alternatif pengendalian hama yang lebih aman, ekonomis, dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan pestisida nabati yang mudah dibuat menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitar masyarakat, yaitu sereh, daun sirih, daun sirsak, daun pepaya, dan bawang putih. Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan mampu mengolah bahan-bahan tersebut menjadi pestisida nabati yang efektif dalam membantu mengendalikan hama tanaman, sehingga penggunaan pestisida kimia dapat dikurangi. Selain lebih aman bagi kesehatan petani dan konsumen, pemanfaatan pestisida nabati juga dapat menjaga kualitas tanah, air, serta kelestarian lingkungan.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Bonto Jai, Ibu Sekretaris Desa Bonto Jai, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Bonto Jai, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bonto Jai, Ibu Majelis Taklim Desa Bonto Jai, Ketua Forum Anak Desa Bonto Jai, anggota Karang Taruna Desa Bonto Jai, serta mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, penyampaian materi mengenai manfaat pestisida nabati, demonstrasi pembuatan, praktik bersama peserta, diskusi dan tanya jawab.
Pelaksanaan kegiatan mendapat sambutan dan antusiasme yang baik dari peserta. Peserta memperoleh pemahaman mengenai manfaat pestisida nabati, mengetahui tahapan pembuatannya, serta mampu mempraktikkan proses pembuatannya secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya lokal yang mudah diperoleh sehingga dapat mengurangi biaya produksi sekaligus mendukung penerapan pertanian yang lebih berkelanjutan di Desa Bonto Jai.
Program kerja ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghasilkan produk pertanian yang berkelanjutan, SDG 5 (Kesetaraan Gender) melalui pemberdayaan Kelompok Wanita Tani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian desa, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan bahan alami lokal dan pengurangan penggunaan pestisida kimia, serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui upaya menjaga kualitas lingkungan, kesuburan tanah, dan keanekaragaman hayati.
Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Bonto Jai, 24 Juli 2026
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































