Bandung – MSM Parking Group menyusun rencana strategis penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari langkah ekspansi bisnis dan peningkatan kualitas layanan sistem parkir digital di berbagai wilayah Indonesia.
Langkah tersebut diambil seiring meningkatnya kebutuhan sistem parkir otomatis dan cashless di sektor layanan publik, kawasan komersial, hingga infrastruktur transportasi. Dalam rencana ini, perusahaan menegaskan akan memprioritaskan perekrutan tenaga profesional yang telah memiliki pengalaman di bidangnya, khususnya pada posisi teknis, teknologi informasi, bisnis, hingga operasional lapangan.
“Pertumbuhan proyek menuntut kesiapan organisasi yang matang. Pengalaman lapangan menjadi faktor penting agar implementasi sistem berjalan stabil dan berkelanjutan,” demikian disampaikan manajemen MSM Parking dalam keterangan internal perusahaan.
Fokus pada Kualitas SDM di Tengah Ekspansi Wilayah
MSM Parking mencatat bahwa perluasan proyek tidak lagi terbatas di kota besar, tetapi juga menjangkau wilayah Indonesia Timur, Jawa Timur, serta kawasan pariwisata seperti Bali. Kondisi ini mendorong perusahaan untuk menyiapkan struktur SDM yang mampu bekerja lintas wilayah dengan kompleksitas regulasi dan karakter daerah yang berbeda.
Dalam rencana penguatan SDM tersebut, MSM Parking membuka kebutuhan pada beberapa posisi strategis, mulai dari staf ahli teknis dan hukum, staf IT dan pengembangan program, business development, teknisi lapangan, hingga tenaga penjualan (sales).
Seluruh posisi tersebut dirancang untuk mendukung operasional sistem parkir digital yang terintegrasi, baik dari sisi perencanaan, implementasi, hingga layanan purna jual.
Pengalaman Lapangan Jadi Pertimbangan Utama
Berbeda dengan rekrutmen umum, MSM Parking menekankan bahwa rencana perekrutan kali ini bukan berorientasi pada jumlah, melainkan pada kualitas dan kesiapan kandidat.
Kandidat yang diutamakan adalah mereka yang:
Pernah terlibat langsung dalam proyek teknis, infrastruktur, atau teknologi
Memahami dinamika kerja sama dengan pemerintah daerah atau sektor komersial
Memiliki rekam jejak operasional dan kemampuan pengambilan keputusan di lapangan
Pendekatan ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko teknis, hukum, dan operasional yang kerap muncul dalam proyek berskala besar.
Penguatan Organisasi untuk Jangka Panjang
Selain memenuhi kebutuhan operasional, rencana penguatan SDM juga diarahkan untuk mendukung visi jangka panjang perusahaan. MSM Parking menargetkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan menjaga standar layanan dan reputasi perusahaan di tingkat nasional.
Manajemen menilai bahwa sistem parkir digital tidak hanya soal teknologi, tetapi juga menyangkut tata kelola, kepatuhan regulasi, serta kepercayaan mitra dan masyarakat.
“SDM yang berpengalaman menjadi fondasi agar transformasi sistem parkir bisa berjalan konsisten dan memberi manfaat jangka panjang,” ujar perwakilan perusahaan.
Peran Regional Jadi Perhatian
Dalam rencana tersebut, MSM Parking juga menyiapkan penguatan peran manajemen wilayah, termasuk koordinasi dengan cabang dan penanggung jawab regional di Indonesia Timur, Surabaya, Malang, dan Denpasar, Bali. Penguatan ini diharapkan mampu mempercepat respons operasional sekaligus menjaga kualitas layanan di setiap daerah.
Penutup
Dengan menyusun rencana penguatan SDM berbasis pengalaman dan kompetensi, MSM Parking menegaskan arah bisnisnya sebagai perusahaan parkir nasional yang tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia.
Langkah ini diharapkan mampu mendukung ekspansi perusahaan sekaligus menjaga keberlanjutan sistem parkir digital yang tertib, transparan, dan profesional di berbagai daerah Indonesia.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































