SIARAN BERITA, YOGYAKARTA – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Negeri Yogyakarta, melakukan kunjungan edukatif ke Konservasi Penyu Pantai Pelangi dan melakukan aksi bersih pantai pada Kamis, 4 Juni 2026 di Pantai Pelangi, Kabupaten Bantul, DIY. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab yang merupakan poin 12 Sustainable Development Goals (SDGs), sekaligus mendukung upaya pelestarian ekosistem pesisir dan habitat penyu.
Melalui tema pelestarian lingkungan pesisir, peserta diajak memahami keterkaitan antara pola konsumsi masyarakat, pengelolaan limbah, dan keberlanjutan ekosistem laut. Sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat terbawa aliran sungai hingga bermuara di laut dan memberikan dampak negatif terhadap lingkungan pesisir.
Kegiatan diawali dengan sesi edukasi yang disampaikan oleh pengelola Konservasi Penyu Pantai Pelangi. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai siklus hidup penyu, proses konservasi, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam upaya pelestarian penyu di Indonesia. “Biasanya penyu akan mendarat di malam hari untuk bertelur. Sekitar bulan April hingga Agustus. Mereka membuat sarang dan setelah bertelur akan kembali lagi ke laut,” jelas Anisa, salah satu pengurus Konservasi Penyu Pantai Pelangi. Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai berbagai ancaman yang dihadapi habitat penyu, salah satunya pencemaran lingkungan akibat sampah plastik.
Selain mengikuti edukasi, mahasiswa turut berpartisipasi dalam aksi bersih pantai di kawasan Pantai Pelangi. Kegiatan ini difokuskan pada pengumpulan sampah yang didominasi oleh sampah kiriman yang terbawa aliran arus laut atau Sungai Opak dan bermuara di pesisir pantai. Keberadaan sampah tersebut berpotensi mengganggu ekosistem pesisir, termasuk kawasan Pantai Pelangi yang menjadi salah satu lokasi konservasi dan tempat penyu bertelur. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai konservasi, tetapi juga melihat secara langsung dampak dari pengelolaan limbah yang kurang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen mahasiswa dalam mendukung SDGs poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Melalui edukasi dan aksi bersih pantai, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai keterkaitan antara pola konsumsi masyarakat, pengelolaan limbah, dan pelestarian lingkungan pesisir. Untuk kedepannya, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Upaya sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mengelola sampah dengan baik, serta menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah nyata yang dapat dilakukan untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan dan kelestarian ekosistem pesisir.
Penulis: Listiya Suci, Christania Noveni, Moreno Febriansyah, Mizan Al-Khasani
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































