Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Salah satu sasaran fisik yang tengah dikerjakan adalah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik I Wayan Pasta, yang sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan dan kurang layak untuk ditempati.
Rumah berukuran 9 meter x 5,5 meter tersebut kini sedang menjalani proses rehabilitasi oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat. Dinding rumah yang sebelumnya terbuat dari bedeg bambu yang telah lapuk dimakan usia dan rayap, kini diganti menggunakan batako yang lebih kokoh dan tahan lama. Sebelum direhabilitasi, sebagian dinding rumah bahkan terpaksa ditutup menggunakan kain bekas spanduk dan terpal sebagai pelindung agar angin dingin tidak langsung masuk ke dalam rumah.
Rehabilitasi RTLH ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD melalui program TMMD dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan hunian yang aman, sehat, dan layak. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi nyata tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, dengan menghadirkan pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Pelaksanaan rehabilitasi dilakukan secara bergotong royong antara personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli dengan warga sekitar. Semangat kebersamaan dan kekeluargaan tampak dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pembongkaran bagian rumah yang sudah tidak layak hingga pemasangan dinding batako sebagai pengganti dinding lama. Kolaborasi tersebut menjadi cerminan kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli, Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., mengatakan bahwa rehabilitasi RTLH bukan sekadar membangun fisik rumah, tetapi juga membangun harapan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Melalui program TMMD ini kami ingin memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak huni. Rumah yang kokoh akan memberikan rasa nyaman bagi penghuninya sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Inilah semangat TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa, yaitu membangun bersama rakyat demi meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Letkol Inf Yugi Prastawa.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari semakin eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang terus dipelihara.
Program rehabilitasi RTLH di Desa Sekardadi diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi penerima manfaat, tidak hanya dari sisi kelayakan tempat tinggal, tetapi juga meningkatkan kesehatan, keamanan, dan kenyamanan keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan di desa dapat berjalan lebih cepat melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Melalui berbagai sasaran fisik maupun nonfisik yang dilaksanakan selama TMMD Ke-129 TA 2026, Kodim 1626/Bangli terus berkomitmen mendukung percepatan pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. Semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan TMMD menjadi fondasi penting dalam memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Program TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 1626/Bangli menjadi bukti nyata komitmen TNI AD untuk terus hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Dengan mengusung semangat “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, TNI bersama seluruh elemen masyarakat akan terus bersinergi mewujudkan pembangunan yang merata, meningkatkan kesejahteraan warga, serta semakin memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai kekuatan utama dalam membangun bangsa.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































