Novel Belenggu karya Armijn Pane terbit pada tahun 1940-an, mengisahkan seseorang yang terbelenggu batinnya. Tokoh-tokoh dalam novel ini mengalami persoalan yang berbeda, namun tetap bisa melakukan perlawanan dengan cara masing-masing. Pergulatan antara keinginan dan perasaan yang mengakibatkannya terbelenggunya batin.
Sebuah ikatan sakral (pernikahan) yang seharusnya membuat nyaman dalam menjalankannya bersama-sama, namun pada kenyataannya masih ada yang belum bisa merasakan hal tersebut. Seperti yang dialami oleh Sukartono, Sumartini (Tini), dan Yah (Rohayah) dalam novel ini. Tono yang merasa kesepian emosional dalam pernikahannya dan kembali tertarik pada cinta masa lalunya. Tini yang memiliki idealisme modern yang membuat hubungannya dengan Tono menjadi renggang karena perbedaan pandangan. Sedangkan, Yah masih memiliki perasaan yang sama kepada masa lalunya, yaitu Tono.
Ia terus berada di antara dua perasaan yang berbeda. Keadaan ini menunjukkan bahwa Tono terbelenggu oleh keraguannya sendiri. Hal tersebut terlihat ketika Yah berkata kepadanya, “Lupakan, bunuh kenangan-kenangan itu. Lepaskan belenggu itu. Mengapa terikat kepada masa lampau?”. Kutipan tersebut menunjukkan bahwa masalah utama Tono bukan sekadar cinta, melainkan ketidakmampuannya melepas diri dari konflik batin dan kenangan yang terus membayanginya.
Tono memiliki kehidupan yang bisa dikatakan ideal, ia seorang dokter yang berhasil dan memiliki istri yang cerdas serta modern, yaitu Tini. Namun, ia merasakan kekosongan dan kesepian emosional. Tini lebih aktif pada kegiatan sosial dan pemikiran-pemikiran modernnya, sementara Tono menginginkan kehangatan, perhatian, dan kedekatan dalam rumah tangganya bersama Tini. Perbedaan kebutuhan emosional ini membuat keduanya semakin menjauh meskipun tetap sebagai suami istri. Dengan demikian, karena Tono merasa tidak memperoleh pemahaman dan kenyamanan yang diharapkannya dari Tini, Sukartono mencari dan menemukan kembali perasaan nyaman ketika berhubungan dengan Yah yang bisa memberikan kenyamanan yang diharapkannya. Hal ini membuktikan bahwa Tono terbelenggu bukan hanya terjebak di antara cinta pada dua perempuan, tetapi ketidakmampuannya menyelesaikan konflik batin dalam dirinya sendiri.
Tini digambarkan sebagai perempuan yang mandiri, kritis, memiliki kebebasan dalam menentukan hidupnya, perempuan modern yang melakukan emansipasi perempuan dari pendidikan, aktif kegiatan sosial, dan pandangannya tentang kesetaraan gender. Ia berusaha ingin menunjukkan bahwa perempuan mampu berperan dalam masyarakat dan tidak hanya mengurus rumah tangga. Ia sebenarnya tidak bermaksud mengabaikan suaminya, tapi karena kegiatannya di luar lebih membutuhkan banyak waktu daripada di rumah. Sedangkan, Yah mengalami belenggu masa lalu yang membayangi kehidupannya dalam membentuk cara pandangnya pada diri sendiri juga hubungan percintaannya. Dengan demikian, Yah tidak hanya terikat oleh perasaan cinta saja tapi juga bayang-bayang masa lalu yang sulit dilepaskan. Namun, pada akhirnya walaupun Yah merasakan kembali kenyamanan itu, ia merasa hubungannya dengan Tono menghambat kebahagian hidupnya dengan sikap Tono yang tidak bisa memberikan keputusan yang tegas.
Dengan demikian, novel Belenggu ini jika dikaitkan dengan masa sekarang masih relevan dengan kehidupan perempuan mengenai tuntutan peran ganda yang harus bisa antara mengurus rumah tangga dan pekerjaan dengan norma sosial, ketika salah satu tidak terpenuhi perempuan merasa bersalah juga mendapat penilaian yang buruk dari lingkungan, tekanan sosial, dan kesulitan menyeimbangkan kehidupan pribadi dengan masyarakat. Hal inilah yang membuat terbelenggu batin dengan ketidakmampuan memahami cinta dan diri sendiri yang menjadi tantangan bagi sebagian perempuan hingga saat ini.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































